Jenis Kain Polo Shirt

Jenis Kain Polo Shirt

Galerikonveksi51.com – Jenis Kain Polo Shirt yang bagus untuk digunakan pada kaos berkerah ini adalah bahan Lacoste. Baju Wangki ini memiliki pilihan jenis bahan yang beragam. Biasanya jenis kain polo shirt yang banyak digunakan adalah Katun (cotton), Viscose, Polyester PE dan Lacoste. Berdasarkan karakteristik, jenis kain polo shirt ini ada yang berbahan tebal, tipis, berpori ataupun halus.

Pengertian Polo Shirt adalah Baju Kaos kasual yang memiliki kerah dengan beberapa kancing di atas dada dan biasanya berlengan pendek. Model baju kaos polo ini ada juga yang berlengan panjang. Polo shirt sering kali identik dengan busana kasual, dikarenakan bentuk modelnya yang sederhana. Oleh karena itu, pilihan jenis kain polo shirt ini sering kali merupakan bahan yang nyaman untuk digunakan. Untuk mengetahui karakteristik bahan apa saja yang digunakan, mari kita simak jenis kain polo shirt berikut ini.

Jenis Kain Polo Shirt

Jenis Kain Lacoste

Jenis Kain Lacoste
Sebenarnya Lacoste adalah nama perusahaan asal Perancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur berpori tadi. Seiring dengan banyaknya penggunaan pakaian tersebut, masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan untuk membuat baju kaos Polo Shirt. Sebanding dengan kualitasnya, bahan ini memiliki harga yang paling tinggi.

Jenis Kain Lacoste Cotton

Kain Lacoste Cotton adalah bahan yang memiliki permukaan yang tidak rata dan agak kasar dengan tekstur bahan berpori atau pola dengan bolong-bolong kecil berbentuk bulat, kotak atau berbentuk rajutan segitiga pada kedua sisi bahannya ( luar dan dalam ). Jenis Kain Lacoste Cotton merupakan bahan yang paling lazim dan bagus untuk pembuatan kaos Polo Shirt. Jenis Kain Lacoste Cotton seperti bahan katun lainnya, juga nyaman dipakai dan adem.

Jenis Kain Lacoste Pique

Kain Lacoste Pique adalah bahan yang karakteristiknya mirip dengan Lacoste Cotton, namun pada sisi bagian dalamnya tidak berpori, lebih lembut, lebih nyaman dan menyerap keringat. Untuk kenyamanan dan harga sama seperti Lacoste Cotton. Jenis Kain Lacoste Pique merupakan bahan terbaik dari jenis Lacoste.

Jenis Kain Lacoste Polyester / PE

Kain Lacoste Polyester / PE adalah bahan yang mengandung campuran polyester, memiliki tesktur dengan pori yang lebih besar dibandingkan dengan Lacoste yang lainnya. Jenis Kain Lacoste Polyester memiliki harga yang terjangkau sehingga tidak se-adem bahan Lacoste yang lain. Kain Lacoste Polyester ada yang berbahan PE (terdapat kandungan Polyester / plastik) tipis dan kurang menyerap keringat, serta bahan Pique (terdapat kandungan katunnya), tebal dan menyerap keringat.

Jenis Kain Katun ( Cotton )

Kain Katun adalah bahan yang sering menjadi andalan untuk usaha distro, clothing dan merek ternama. Terdapat dua jenis bahan kain katun yang banyak digunakan, yaitu :

  1. Katun Combed,
  2. Katun Carded.

Karakteristik yang membedakan dari kedua jenis bahan katun ini adalah dari teknik pabrikasinya yang akan memperoleh hasil akhir yang berbeda. Bahan katun Combed menggunakan teknik Combing sehingga bahan ini dinamakan Combed. Sedangkan Katun Carded menggunakan teknik Carded, sehingga namanya pun menjadi Carded.

Kain Katun Combed memiliki bahan yang lebih halus dengan harga yang lebih tinggi daripada Katun Carded dengan bahan yang agak kasar. Secara sepintas ketika kita memegang bahan Katun Carded terasa lebih tebal, sedangkan Katun Combed ketika di pakai lebih nyaman dan enteng. Selain itu, untuk membedakan tebal tipisnya bahan adalah dari jenis benang yang digunakan.

Karakteristik Benang Bahan Katun Combed

Biasanya kita sering mendengar jenis Katun Combed dengan angka 20S, 24S, 30S dan 40S. Angka ini merujuk kepada ketebalan bahan. Bila kita berpikir bahwa 40S adalah bahan katun Combed yang paling tebal, maka hal tersebut adalah salah! Ketebalan bahan Katun Combed berbanding terbalik dengan besaran angka tersebut. Bila semakin kecil angkanya, maka semakin tebal bahan kainnya.

Bahan Double Cotton

Kain Double Cotton adalah bahan yang lebih tebal dari Katun Combed 20S. Bahan ini disebut juga sebagai Bahan Double Nett / Knit. Bahan Double Cotton ini lebih nyaman dan jatuh (berat ke bawah) ketika dikenakan. Akan tetapi kekurangan dari bahan Double Cotton ini adalah mudah untuk melar apabila sering dicuci dan dipakai, apalagi jika sering tertarik. Hal ini dikarenakan adanya udara pada lapisan kain seperti layaknya spon.

Karakteristik Bahan Kain Katun

Secara umum, karakteristik dari bahan kain katun yang berasal tanaman kapas ini adalah sebagai berikut :

  • Bahan terasa dingin dan sedikit kaku,
  • Menyerap keringat,
  • Pakaian/kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam dalam deterjen,
  • Rentan terhadap jamur,
  • Kain katun tidak bisa terlalu lama didiamkan dalam keadaan basah.

Karena sifatnya yang nyaman ketika dipakai, maka terdapat kombinasi campuran yang menggunakan bahan katun ini, yaitu:

Jenis Kain TC ( Teteron Cotton )

Kain TC atau Teteron Cotton adalah bahan campuran antara Cotton 35% dengan bahan Polyester (Teteron) 65%. Jenis Kain TC masih dalam kategori katun namun kualitasnya di bawah bahan Combed dan Carded sebab merupakan bahan campuran. Dibandingkan bahan Katun, maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan agak panas di badan serta memiliki tekstur lebih kasar. Kelebihannya jenis bahan TC yaitu lebih tahan kusut dan tidak melar meskipun sudah dicuci berkali-kali.

Jenis Kain CVC ( Cotton Viscose )

Kain CVC atau Cotton Viscose adalah campuran dari Cotton Combed 55% dan Viscose 45%. Kelebihan dari Jenis Kain CVC ini memiliki tingkat shrinkage ( susut pola ) lebih kecil dari bahan Katun. Jenis bahan CVC ini juga bersifat menyerap keringat.

Jenis Kain Viscose

Kain Viscose adalah bahan yang terbuat dari serat kayu ( Eucalyptus – sejenis pohon pinus ). Jenis Kain Viscose merupakan bahan yang sering dipergunakan dalam pakaian-pakaian model busana pesta, casual, lingerie, underwear, sampai jaket dikarenakan memiliki tekstur halus dan licin serta lentur.

Karakteristik Jenis Kain Viscose

  • Terasa lembut dan dingin di kulit,
  • Bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat,
  • Menyerap keringat,
  • Bahan pakaian akan rusak apabila direndam dengan diterjen lebih dari 1 jam,
  • Bisa dicuci atau di dry clean.

Jenis Kain Polyester PE

Kain Polyester atau PE adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan juga digunakan untuk produk plastik berupa biji plastik. Jenis Kain Polyester ini dikarenakan dari sifat bahan dasarnya yang terbuat dari butiran plastik, maka bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas ketika dikenakan.

Karakteristik Jenis Kain Polyester PE

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini,
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam,
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Jenis Kain Polo Shirt. Semoga informasi ini dapat membantu bagi anda yang akan membuat Baju Kaos Polo Shirt. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan Polo Shirt silahkan untuk mengunjungi Konveksi Polo Shirt.

Semoga bermanfaat.

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *