Bisnis Konveksi

Bisnis Konveksi

Galerikonveksi51.com – Bisnis konveksi sebagai suatu usaha yang berkembang pesat terutama di Kota Bandung sangatlah wajar, mengenal “main core” dari usaha ini termasuk dalam kategori kebutuhan sandang atau lebih khususnya adalah industri baju atau pakaian. Bila kita melihat faktor kebutuhan dasar manusia yaitu sandang, pangan dan papan, maka otomatis bisnis konveksi ini akan selalu menjadi suatu usaha yang “continued” dikarenakan baju merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Sebelum kita mengenal apa itu bisnis konveksi ada baiknya kita mengenal dulu arti dari konveksi itu sendiri.

PENGERTIAN KONVEKSI

Konveksi adalah sebuah usaha produksi pakaian yang dibuat secara massal. Konveksi secara lebih spesifik adalah industri kecil skala rumah tangga yang merupakan tempat pembuatan pakaian jadi seperti kaos, polo shirt, kemeja, jaket, celana dan sebagainya.

Konveksi telah dikenal masyarakat kita dengan penulisan konveksi, akan tetapi bila merujuk kepada EYD KBBI, maka pengertian konveksi adalah :

Pergerakan molekul-molekul pada fluida (yaitu cairan atau gas) dan rheid yang tak dapat terjadi pada benda padat, karena tidak ada difusi yang dapat terjadi pada benda padat dan merupakan salah satu cara perpindahan panas dan massa utama“.

Sumber : Wiki
Sungguh sangat berbeda jauh dengan pengertian konveksi baju. Penulisan yang benar untuk konveksi adalah “Konfeksi” akan tetapi masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan penulisan “Konveksi“.

Bila kita ingin mengenal lebih jauh tentang bisnis konveksi, biasanya dalam usaha ini hanya memiliki tidak lebih dari 20 buah mesin jahit dan satu mesin obras. Akan tetapi sekarang ini bisnis konveksi telah berkembang lebih jauh lagi dan untuk usaha dalam skala besar memiliki lebih dari mesin-mesin yang disebutkan di atas beserta mesin konveksi lainnya yang lebih lengkap. Bila disimpulkan, maka pengertian bisnis konveksi adalah :

Sebuah usaha yang memproduksi pakaian jadi secara massal dalam skala rumah tangga atau semi-garmen yang memproduksi berbagai macam baju atau pakaian.

BISNIS KONVEKSI DI KOTA BANDUNG

Konveksi di Bandung

Hampir seluruh masyarakat kita mengetahui bahwa bisnis konveksi ini banyak tersedia di Kota Bandung. Selain dari itu masyarakat kita sering mempercayakan kebutuhan akan pakaian pada jasa konveksi yang tersedia di Kota Bandung. Hal ini dikarenakan harga jasanya termasuk dalam kriteria terjangkau dan jauh bersaing dengan jasa konveksi di daerah lain.

Bisnis konveksi ini merupakan suatu usaha yang banyak berkembang di Kota Bandung. Bahkan di Wilayah Bandung sendiri ada sebuah tempat yang hampir seluruh masyarakatnya terjun dalam bisnis konveksi, yaitu di daerah Soreang Kabupaten Bandung. Salah satu alasan kenapa usaha ini banyak berkembang, karena didukung dengan tersedianya pabrik-pabrik tekstil, penyedia kain atau suplier kain yang bisa menjual kain secara eceran (baca : kain yang dijual tidak dalam satu roll kain) dan aplikasi konveksi lainnya yang lengkap.

Keberadaan bisnis konveksi sangat menunjang kemajuan industri pakaian jadi di Indonesia, karena selain mengerjakan pembuatan pakaian dari pemesan untuk pasar lokal, usaha ini pun bisa untuk menerima mengerjakan maklun yaitu mengerjakan proses jahit sebuah pabrik garmen dalam pembuatan pakaian jadi skala besar untuk pasar lokal maupun pasar internasional.

Setelah kita mengenal apa itu bisnis konveksi, maka kita akan coba menguraikan tahapan proses produksinya.

TAHAPAN PROSES PRODUKSI KONVEKSI

Dalam suatu tahapan produksi, ada beberapa proses yang mesti dilakukan agar produksi tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar. Berikut adalah beberapa tahapan dari proses produksi konveksi.

Menyiapkan Material

Jenis Jenis Kain

Pertama-tama adalah menyiapkan material yang dibutuhkan seperti kain, benang, kancing dan material konveksi lain yang dibutuhkan, mengikuti desain produk konveksi yang akan dibuat. Untuk jenis kain bisa lihat di Jenis Kain.

Perencanaan Pola

Desain Baju

Dalam proses ini kita akan menentukan rancangan dari pakaian yang akan dibuat. Dalam proses ini biasanya menggunakan kertas tertentu atau bisa juga menggunakan program komputer seperti Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Corel Draw dan program lainnya.

Proses Potong Kain

Proses Potong Kain

Setelah menentukan rancangan pakaian disini kita akan melakukan pemotongan kain yang sesuai dengan perencanaan, misalkan pemotongan kain untuk dasar pakaian, saku dan atribut lain yang dibutuhkan.

Setting Aplikasi

Setelah proses potong kain selesai, kita akan melakukan setting aplikasi yang digunakan, entah pakaian tersebut menggunakan sablon (untuk jenis sablon bisa lihat di jenis sablon) atau pun bordir (untuk jenis bordir bisa lihat di jenis bordir).

Proses Aplikasi

Sablon Manual

Dalam tahap ini kita akan melakukan penerapan dari setting aplikasi yang telah dilakukan ke dalam pakaian, menggunakan mesin yang sesuai dengan aplikasi yang digunakan.

Proses Jahit

Setelah penerapan aplikasi selesai baru disini kita melakukan proses jahit. Pola jahit disini harus sesuai dengan pola yang telah kita buat seperti disebutkan pada poin nomor 2 di atas.

Quality Control

Setelah proses jahit selesai, maka harus dilakukan proses Quality Control. Proses ini adalah sangat penting sekali mengingat bahwa kita memproduksi pakaian sesuai dengan keinginan konsumen, maka hasil produksi harus sesuai dengan keinginan konsumen. Bila proses Quality Control ini tidak sesuai keinginan, maka mau tidak mau kita harus mengulang langkah-langkah tertentu dalam point di atas.

Steam dan Packing

Setelah melakukan proses Quality Control dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, maka kita akan melakukan proses steam untuk mendapatkan kerapihan dan hasil yang lebih sempurna. Proses steam ini menyempurnakan proses produksi konveksi.
Setelah itu packing dapat dilakukan, bisa menggunakan bahan tertentu seperti plastik pakaian ataupun bahan yang sesuai dengan image yang ingin ditonjolkan usaha konveksi.

Walaupun tidak terlalu mendetail, akan tetapi sesuai dengan bahasan kita untuk mengenal bisnis konveksi, maka selanjutnya kita akan menyebutkan beberapa mesin yang digunakan dalam proses produksi.

MESIN YANG SERING DIPERGUNAKAN DALAM BISNIS KONVEKSI

Mesin Jahit

Mesin jahit ini bermacam-macam seperti :
-Mesin Jahit rantai (untuk kaos dan jeans)
-Mesin Overdeck (untuk jahit benang dilengan dan bawah kaos)
-Mesin Obras
-Mesin Barteks (berfungsi untuk mematikan jahitan)
-Mesin Neci (biasanya dipakai untuk kerudung)

Mesin Bordir

Mesin ini harganya terbilang cukup mahal dan jarang sekali usaha konveksi memiliki mesin ini. Biasanya untuk mesin bordir ini dijadikan sebuah usaha bordir terpisah dari usaha konveksi.

Mesin Pasang Lobang Kancing

Mesin ini dipergunakan sebagai alat untuk membuat lobang pada pakaian sehingga bisa diterapkan kancing. Mesin ini pun dapat dijadikan sebuah usaha terpisah.

Mesin Modif Tekstur

Mesin ini digunakan untuk membuat bordiran semacam rajutan sebagai contoh yang terdapat pada baju koko.

Mesin Potong

Mesin ini tersedia dalam skala kecil dan besar. Mesin ini digunakan sebagai alat untuk memotong pakaian seperti dijelaskan di poin nomor 3 tentang proses tahapan produksi konveksi.

Mesin Steam

Mesin steam ini digunakan dalam proses QC seperti telah disebutkan di atas.

Mesin Sablon

-Meja sablon (jenis-jenisnya : rotari, conveyor, meja ampar, meja angkat)
-Heatgun
-Hairdryer
-Screen sablon
-Mesin Press
-Mesin Curing (biasanya digunakan untuk jenis sablon Plastisol)
-Meja Afdruk
-Compressor
-Jet Washer.

Itulah pembahasan singkat mengenai bisnis konveksi. Kami berharap pembaca bisa lebih mengetahui bahwa bisnis konveksi ini merupakan suatu usaha yang menjanjikan dan bisa diperhitungkan untuk dilakukan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua, khususnya untuk Galeri Konveksi 51. Bila ada informasi lebih lanjut yang ingin ditanyakan seputar bisnis konveksi ini silahkan untuk bertanya kepada kami di kolom komentar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *