Jenis Bahan Kaos

Jenis Bahan Kaos

Galerikonveksi51.com – Jenis bahan kaos terbaik biasanya memiliki karakteristik dengan kualitas yang bagus, nyaman dipakai dan harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kain lainnya. Untuk memilih bahan kaos yang tepat haruslah disesuaikan dengan model, fungsi dan aplikasi sablon yang akan digunakan.

Biasanya jenis bahan kaos dipilih berdasarkan model, fungsi, kualitas dan harga. Contohnya seperti pada distro atau clothing yang sering kali membuat kaos menggunakan bahan katun combed, dikarenakan teksturnya yang lembut dan halus serta mudah diterapkan sablon. Berbeda halnya dengan jenis bahan kaos Katun Carded atau Spandek yang memiliki kualitas dan harga di bawah Katun Combed, sehingga sering digunakan untuk kampanye partai politik.

Dengan terdapatnya beragam kain kaos dari bahan lokal sampai import, mengharuskan para produsen kaos untuk memiliki pengetahuan mengenai karakteristik bahannya. Yang tidak menutup kemungkinan pengetahuan tentang karakteristik kain untuk kaos harus terus diupdate dikarenakan perkembangan modelnya.

Jenis Jenis Bahan Kaos

Jenis bahan kaos semakin bertambah seiring dengan berkembangnya model kaos seperti crew neck (crew neck t-shirt), v-neck, turtleneck, ringer, raglan dan henley. Dengan memiliki pengetahuan tentang kain kaos, maka kita akan lebih mudah untuk menentukan bahan yang akan digunakan untuk membuat Kaos.

Kain Katun Combed (Cotton Combed)

Kain Cotton Combed
Kain Katun Combed adalah bahan yang diperoleh dari serat kapas, dimana serat tersebut memiliki karakteristik benang yang lebih halus (soft), tidak berbulu, hasil rajutannya lebih bagus dan terlihat lebih rata. Hal ini dikarenakan Jenis bahan kain Katun Combed ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya (spinning) menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding, serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus.

Kain Katun Combed merupakan bahan yang banyak digunakan untuk pembuatan kaos Distro dan Clothing ternama. Biasa digunakan oleh produsen kaos internasional maupun lokal.

Sifat dari Kain Katun Combed

  • Serat benang halus,
  • Hasil rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu,
  • Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan,
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas,
  • Tidak mudah kusut,
  • Tidak mudah luntur,
  • Mudah untuk proses sablon.

Kain Katun Carded (Cotton Carded)

Kain Cotton Carded
Kain Katun Carded adalah bahan yang disusun dari benang-benang berbulu dan masih banyak mengandung serat-serat kapas yang pendek dan belum melalui proses washing, sehingga hasil rajutan dan penampilan bahannya cenderung tidak halus dan tidak rata.
Jenis bahan kain Katun Carded ini kualitasnya dibawah Katun Combed biasa disebut juga semi combed.

Sifat dari Kain Katun Carded

  • Serat benang kurang halus (kasar dan kaku) dibandingkan katun combed,
  • Hasil rajutan dan tekstur bahannya kurang rata dibandingkan katun combed,
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas,
  • Tidak mudah kusut,
  • Tidak mudah luntur,
  • Mudah untuk proses sablon.

*Jenis bahan kain katun combed dan carded menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah terdiri dari serat kapas.

Jenis Benang Kain Katun Combed dan Carded

Bila kita mendengar Kain Katun Combed atau Carded memiliki akhiran 20S, 24S, 30S dan 40S, maka hal itu adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi dari bahan kain katun tersebut.

Berikut sedikit penjelasannya :

  1. Benang 20S
    Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.
  2. 2. Benang 24S
    Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.
  3. Benang 30S
    Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.
  4. Benang 40S
    Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

Kain TC (Teteron Cotton)

Kain Teteron Cotton TC
Kain TC adalah bahan dengan campuran dari 35% Katun Combed dan 65% Polyester (Teteron). Bila dibandingkan dengan bahan Katun, maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan terasa agak panas di badan. Kelebihan dari bahan TC adalah lebih tahan dari penyusutan kain (melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali, hal ini dikarenakan adanya bahan polyester yang terkandung didalamnya.

Kain Hyget (Spandek)

Kain Hyget
Kain Hyget adalah bahan yang bersifat elastis namun lebih berat dari spandex biasa dimana lapisan luarnya terlihat mengkilap. Jenis Kain Hyget tidak mudah untuk menyerap keringat. Bahan Kain Hyget terbuat dari plastik,namun lebih tipis dan termasuk dalam kategori Bahan Spandek. Kain Hyget banyak digunakan sebagai bahan pembuatan kaos kampanye partai politik dikarenakan harganya yang sangat murah. Selain itu Kain Hyget bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat jersey (baju bola) dari jenis Super Hyget yang memiliki kualitas lebih baik daripada Bahan Hyget biasa.

Kain PE ( Polyester )

Kain Polyester
Kain PE atau Polyester adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasar yang terbuat dari butiran plastik tersebut, maka Jenis Kain PE tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai.

Karakteristik Kain PE yaitu:

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

Jenis kain yang disebutkan di atas merupakan bahan yang pada umumnya sering digunakan untuk pembuatan Kaos. Namun ada juga beberapa jenis bahan kain kaos lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kaos. Berikut kita ulas sedikit beberapa jenis kain kaos tersebut.

Kain Cotton Slub

Kain Cotton Slub
Kain Cotton Slub adalah bahan katun lembut yang permukaannya memiliki tekstur yang tidak merata. Jenis Kain Cotton Slub ini pada saat proses tenunnya, bahan katun atau kapasnya dipelintir sehingga menimbulkan benjolan-benjolan kecil di permukaannya.

Kain Cotton Tri-Blend

Kain Cotton Tri Blend
Kain Cotton Tri-Blend adalah bahan yang memiliki sifat tidak mudah kusam, halus, lembut dan lentur. Bahan Kain Cotton Tri-Blend diperoleh dari penggabungan 3 serat bahan yaitu polyester, katun dan rayon. Jenis Kain Cotton Tri-Blend memiliki komposisi 50% polyester, 25% katun dan 25% rayon.

Kain Cotton Bamboo (Katun Bambu)

Kain Cotton Bamboo
Kain Cotton Bamboo adalah bahan yang memiliki tekstur halus dan soft. Jenis Kain Cotton Bamboo memiliki daya tahan yang baik terhadap penyusutan serta memiliki hasil rajutan dan permukaan yang terlihat lebih rata.

Kain Cotton Supima

Kain Cotton Supima
Kain Cotton Supima adalah bahan yang terbuat dari benang cotton superior yang berasal dari Kapas Pima. Jenis Kain Cotton Supima ini bahannya diperoleh dari perkebunan kapas di Amerika Serikat (Pima), sehingga dinamakan Supima (Superior Pima). Kapas Pima ini juga dianggap sebagai kapas terbaik di dunia.


Demikianlah informasi tentang jenis bahan kaos beserta karakteristik kainnya. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan kaos silahkan untuk mengunjungi Konveksi Kaos.

Semoga bermanfaat.

Jenis Jenis Kain Topi dan Karakteristiknya

Jenis Kain Topi

Galerikonveksi51.com – Jenis kain topi terbaik dan bagus adalah kesesuaian pemilihan bahan yang digunakan untuk membuat jenis model tertentu. Hal ini dikarenakan jenis kain topi sangatlah beragam dan untuk setiap model topi memiliki karakteristik bahan tertentu pula. Dapat kita bayangkan bila memilih jenis kain topi sekolah menggunakan bahan yang tidak lazim digunakan seperti bahan pada Topi Trucker. Untuk itulah maka GaleriKonveksi51 akan memaparkan pengetahuan singkat tentang jenis kain topi.

Sebelum membahas mengenai jenis kain topi, mari kita simak terlebih dahulu arti topi.
Pengertian Topi :

Topi adalah suatu jenis penutup kepala yang berfungsi untuk melindungi kepala dari panas terik matahari ataupun sebagai pelengkap pakaian yang dapat memiliki tujuan seperti fashion ataupun kegiatan dan acara tertentu.

Seiring dengan perkembangan fashion, maka bentuk topi ini berkembang yang mengakibatkan bertambahnya pilihin dari jenis kain topi. Seperti yang kita ketahui sekarang, terdapat berbagai macam bentuk dan jenis kain topi. Hal ini dapat kita perhatikan pada perbedaan antara Topi Snapback dengan Topi Trucker, terdapat perbedaan yang signifikan antara model dan jenis bahannya bukan ? Nah agar tidak terjadi kesalahan memilih jenis kain topi untuk model tertentu, mari kita simak jenis jenis kain topi yang umumnya sering digunakan.

Jenis Jenis Kain Topi

 

Jenis Kain Matador

Kain Matador adalah bahan yang memiliki serat kasar dan agak tipis. Jenis Kain Matador disebut juga kain SAB. Kain Matador ini sering digunakan untuk dalaman topi dan juga sebagai bahan kain untuk pembuatan topi partai, dikarenakan jenis kain ini sangat murah.

Jenis Kain Royal

Kain Royal adalah bahan dengan karakteristik serat kain yang kasar dan memiliki ketebalan yang cukup untuk pembuatan topi. Jenis Kain Royal hanya memiliki pilihan warna yang kontras saja seperti kebanyakan warna Organisasi Partai Politik. Bahan Kain Royal sering digunakan untuk pembuatan Topi Partai Politik karena harganya yang murah walaupun tidak lebih murah dari kain Matador. Merek Kain Royal yang biasa digunakan adalah Royal Carveno.

Jenis Kain Famatex

Kain Famatex adalah bahan yang memiliki serat halus dan kaku. Jenis Kain Famatex sering digunakan untuk pembuatan Topi Sekolah.

Jenis Kain Master

Kain Master adalah bahan yang memiliki serat halus, kaku dan lebih tipis dari Kain Famatex. Jenis Kain Master sering dijadikan pilihan alternatif untuk pembuatan Topi Sekolah.

Jenis Kain Billy

Kain Billy adalah bahan yang memiliki serat dengan garis miring mirip dengan Kain Drill. Jenis Kain Billy memiliki kandungan bahan polyester dan tidak menyerap air. Kain Billy biasanya digunakan untuk pembuatan Topi Sekolah seperti Paud atau TK.

Jenis Kain Twill Sueding

Kain Twill Sueding adalah bahan berjenis katun yang masih termasuk kategori Kain Drill dengan karakteristik memiliki serat halus, padat dan lebih tipis dan lebih bagus bila dibandingkan dengan Kain Royal. Jenis Kain Twill Sueding memiliki ketersediaan warna yang lebih banyak dari Kain Royal.
Merek Bahan Kain Twill Sueding yang banyak digunakan adalah Tokyo.

Jenis Kain Drill

Kain Drill adalah bahan yang memiliki motif garis miring dan bertekstur halus. Jenis Kain Drill ini memiliki berbagai macam pilihan karakteristik dan warna, sehingga dapat digunakan sebagai pilihan bahan untuk semua model topi. Kain Drill dapat kita lihat sering digunakan untuk pembuatan Topi Snapback.

Jenis Kain Raffel / Rapel / Rafel

Kain Raffel / Rapel / Rafel adalah bahan yang memiliki kemiripan dengan tekstur bahan denim, akan tetapi lebih tipis dan serat benangnya bergaris miring. Jenis Kain Raffel merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan topi, dikarenakan karakter kainnya yang kaku dan tebal. Kain Raffel sering digunakan untuk pembuatan topi yang dapat kita temui pada topi yang dijual di pinggir jalan ataupun pada topi kualitas Distro. Jenis Bahan Kain Raffel untuk pembuatan topi terbagi menjadi Raffel Mentah Polyester, Mentah Katun dan Sueding.

Jenis Kain Denim / Jeans

Kain Denim adalah bahan yang memiliki serat tebal terbuat dari jeans. Jenis Kain Denim ini adalah bahan yang cukup populer karena sering digunakan pada semua model pakaian, seperti kemeja, jaket, celana, rok dan lainnya. Kain Denim yang digunakan sebagai bahan pembuatan topi akan selalu terlihat cocok dengan model topi apapun dan bisa dikombinasikan.

Jenis Kain Kanvas / Canvas

Kain Kanvas / Canvas adalah bahan yang memiliki motif serat bergaris lurus dan bertekstur agak kasar. Jenis Kain Kanvas memiliki ciri tebal dan berbulu pada lapisan atasnya, sehingga benang atau material ringan akan mudah menempel. Beberapa pilihan untuk bahan kain kanvas yaitu :

  • Kain Kanvas Marsoto,
  • Kain Kanvas Ring,
  • Kain Kanvas Sueding,
  • Kain Baby Canvas / Kanvas.

Bahan Kain Kanvas biasanya banyak digunakan untuk pembuatan jaket, akan tetapi bisa menjadi pilihan untuk bahan kain pembuatan topi.

Jenis Kain Laken

Kain Laken adalah bahan yang memiliki bulu dan kainnya lumayan tebal sehingga dengan ciri tersebut sangat mudah dikenali. Jenis Kain Laken biasa disebut juga sebagai Bahan Kain Beludru. Kain Laken sering digunakan sebagai bahan pembuatan topi instansi pemerintahan.

Jenis Kain Double Mess

Kain Double Mess adalah bahan yang memiliki ciri berlobang segi lima atau bulat. Jenis Kain Double Mess yang digunakan untuk pembuatan topi biasanya sudah dilaminasi oleh doof. Kain Double Mess sering digunakan untuk pembuatan Topi Trucker / Jaring.

Jenis Kain Ripstop

Kain Ripstop adalah bahan yang terbuat dari nilon. Jenis Kain Ripstop memiliki ciri khusus berupa kotak-kotak benang yang berfungsi sebagai pengencang kain sehingga tahan dari robekan. Kain Ripstop sering digunakan untuk pembuatan Topi Rimba dan Bucket.
Kurang lebih ada empat tingkatan bahan Kain Ripstop untuk pembuatan topi, yaitu :

  • Ripstop Excelent,
  • Ripstop Standar,
  • Ripstop Executive,
  • Ripstop Victor.

Berikut ulasan singkat mengenai jenis kain topi. Semoga dengan pengetahuan tentang bahan topi dapat menambah wawasan pada saat produksi topi. Bila memiliki kebutuhan untuk membuat topi silahkan untuk mengunjungi Konveksi Topi kami.

Semoga Bermanfaat.

Jenis Kain Kemeja dan Karakteristik Bahan

Jenis Jenis Kain Kemeja

Galerikonveksi51.com. Jenis kain kemeja yang bagus merupakan kesesuaian karakteristik bahan dengan fungsi dan desain jenis baju yang akan dibuat. Apakah jenis kain kemeja yang akan digunakan sudah sesuai dengan fungsi dan desain, atau nyaman kah, bagus kah bila bahan tertentu digunakan untuk membuat kemeja tertentu. Nah bila kita ingin membuat kemeja, tetapi masih bingung mengenai pemilihan bahan, akan sangat bermanfaat sekali bila memiliki pengetahuan tentang jenis kain kemeja.

Pilihan dari jenis kain kemeja ini sangat beragam sekali dan biasanya untuk setiap jenis model tertentu menggunakan bahan tertentu pula. Contohnya bila kita perhatikan jenis kain kemeja yang sering digunakan untuk dipakai bekerja di kantor, biasanya adalah Kain Drill. Akan tetapi seiring dengan terus berkembangnya fungsi dan desain dari kemeja itu sendiri, maka jenis kain kemeja ini memiliki pilihan yang lebih beragam lagi.

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai jenis kain kemeja, mari kita simak terlebih dahulu pengertian dari kemeja.

Pengertian Kemeja

Kemeja adalah sebuah baju atau pakaian atasan yang sifatnya formal ataupun semi-formal, dengan karakteristik memiliki kerah, berkancing, berlengan panjang ataupun pendek dan menutupi tubuh sampai ke perut.

Bila sudah memahami apa itu kemeja, berarti jenis baju ini biasanya terdiri dari kerah, kancing dan bahan kain. Nah dalam kesempatan kali ini, kita hanya akan membahas mengenai jenis kain kemeja saja. Khususnya jenis kain kemeja yang digunakan pada saat produksi Konveksi Kemeja GaleriKonveksi51 dan pilihan bahan jenis kain kemeja yang sering diminta oleh sebagian besar customer.

Jenis Kain Kemeja

– Kain Drill :

  • American Drill ( #1860, 1919, Gloria 1788, Victoria 1668, Espero 1616, Putra Mill, Verlando, Ventura ),
  • Japan Drill ( 2860, Suka-suka, Takashimura, Obor, Cap Tugu, Nagata Drill, Verlando Japan, Taipan Drill ).

– High Twist ( Intercooler ),
– Taipan Tropical,
– Oxford,
– Kanvas, Baby Canvas,
– Wool / Lightweight Wool,
– Dolby,
– Denim,
– Chambray,
– Katun,
– Flanel,
– Acrylic.

Pengertian dan Karakteristik Jenis Kain Kemeja

 

Jenis Kain American Drill

Kain American Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat sedang. Kain ini memiliki karakteristik dengan permukaan kain yang lembut dan tekstur yang halus. Jenis bahan Kain American Drill terbuat dari bahan katun dan polyester, serta dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman saat digunakan.

Jenis Kain Japan Drill

Kain Japan Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat besar. Jenis kain ini memiliki karakteristik lebih kuat dan tebal dibandingkan jenis Kain Drill lainnya. Jenis Kain Japan Drill merupakan kain yang paling populer digunakan untuk membuat seragam khususnya direkomendasikan untuk jenis seragam lapangan.

Jenis Kain Nagata Drill

Kain Nagata Drill adalah jenis kain yang termasuk ke dalam kategori Kain Japan Drill. Kain ini merupakan jenis Kain Japan Drill yang paling disukai karena memiliki komposisi bahan katun lebih banyak dan lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan Kain Japan Drill lainnya yang memiliki lebih banyak kandungan polyester.

Jenis Kain Taipan Drill

Kain Taipan Drill adalah jenis Kain Drill yang terbuat dari campuran 70% katun dengan 30% teteron. Jenis kain ini memiliki karakteristik lentur dan tidak mudah kusut serta memiliki permukaan yang halus. Seperti jenis Kain Drill lainnya, kain Taipan Drill juga dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman untuk digunakan. Jenis kain ini biasanya banyak dipergunakan untuk bahan membuat baju seragam pemerintahan ( PNS ) dengan warna yang umum digunakan adalah Cokelat Khaki.

Jenis Kain High Twist

Kain High Twist adalah jenis bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jaket, jas, semi jas, blazer dan celana. Namun bahan ini sedikit panas dikarenakan mengandung bahan sintetis. Kain High Twist terdiri dari berbagai nama, merek dan kualitas. GaleriKonveksi51 sendiri sering menggunakan merek Intercooler. Untuk pilihan lainnya seperti Maxi Style, Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Staff, Serasi dan lainnya.

Jenis Kain Oxford

Kain Oxford memiliki spesifikasi bahan yang teksturnya rata tidak seperti Kain Drill. Jalinan benang-benang pintalan kainnya terdiri dari semacam jalinan titik-titik seperti pixel dalam resolusi gambar. Secara umum lebih tipis dari Kain Drill. Semakin banyak komposisi bahan cottonnya seperti pada Kain Japan Tropical, maka semakin nyaman dipakai. Biasanya bahan ini sering digunakan pada kemeja di Factory Outlet.

Beberapa merek bahan Oxford / Tropical antara lain :
Taipan Topical, Maryland, Sari Warna.

Jenis Kain Taipan Tropical

Kain Taipan Tropical adalah bahan yang merupakan campuran komposisi polyester dan cotton, dengan perbandingan lebih besar kandungan cotton, sehingga bila dipakai tetap dingin. Jenis kain untuk seragam ini mempunyai serat yang sama dengan oxford dan bahannya lebih halus. Kain Tropical biasanya digunakan untuk kemeja kerja.

Berbagai macam merek bahan Tropical :
Taipan Tropical, Cadillac Trop, Verlando Trop, Pasuka Trop, dsb.

Taipan Tropical memiliki kualitas yang paling baik, kainnya lebih lembut juga memiliki lebih dari 150 warna serta banyak perusahaan besar yang menggunakan bahan ini untuk seragam para karyawannya.

Jenis Kain Kanvas

Kain Kanvas adalah bahan yang memiliki tekstur tebal dan berat. Biasanya dipergunakan untuk jaket lapangan pada pertambangan atau mendaki gunung karena dapat melindungi tubuh dari goresan batu atau benda lainnya. Ketika dipakai biasanya agak gerah karena tebal. Untuk di pasaran jenis kain kanvas yang cukup tebal tapi masih nyaman dipakai sebagai pakaian adalah kanvas marsoto, kanvas oxford. Ketebalan kain menentukan penggunaannya apakah untuk kemeja ataupun jaket. Tersedia juga jenis kain kanvas ribstop dengan variasi guratan kotak kotak di permukaannya. sering di gunakan untuk kemeja-kemeja army karena nampak kuat dan kokoh untuk kemeja lapangan.

Jenis Kain Wool

Kain Wool adalah bahan yang dapat menyerap air. Jenis kain ini berbahan tebal sehingga jika terkena noda akan lebih sulit untuk dibersihkan dan akan menyusut jika cara pencucian dan pengeringannya tidak benar. Jenis lain dari Bahan Wool adalah Lightweight Wool. Sesuai dengan namanya kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Bila dikenakan bahan ini akan terlihat “eye catching” dan memiliki kelebihan sangat awet.

Kelebihan jenis kain wool :
-Sangat tebal dan kuat,
-Daya serap keringat yang tinggi.

Kekurangan jenis kain wool :
-Bahan lebih terasa panas di kulit,
-Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal.

Jenis Kain Dolby

Kain Dolby adalah jenis bahan yang terdiri dari 100% katun dan mengandung satin, sehingga nampak berkilau dan mewah. Memiliki karakteristik tebal, tidak berbulu, halus dan tidak panas. Bahan kain ini hanya memiliki motif garis atau kotak. Jenis Kain Dolby banyak digunakan sebagai seragam hotel berbintang.

Jenis Kain Denim

Kain denim merupakan sejenis bahan kain yang terbuat dari katun twill namun terkesan lebih halus dan tipis. Selain dimanfaatkan sebagai bahan celana, rok, maupun tas, kain denim ini juga dapat digunakan sebagai bahan kemeja. Bahkan pada perkembangannya kain denim yang terkesan keras juga dijadikan bahan untuk membuat busana batik.

Jenis Kain Chambray

Kain chambray adalah bahan yang memiliki tampilan fisik seperti bahan denim namun terkesan lebih halus dan lembut kerena diciptakan dari serat alami berupa kapas merupakan salah satu jenis bahan yang cukup populer untuk membuat kemeja. Permukaan kainnya yang lembut mampu memberikan rasa nyaman tersendiri saat dikenakan sebagai pakaian musim panas.

Jenis Kain Katun

Kain katun atau cotton adalah termasuk kedalam jenis kain rajut (knitting) yang terbuat dari berbahan dasar serat kapas. Kain ini memiliki karakteristik tidak mudah kusut saat dicuci, tidak luntur untuk bahan berwarna, sedikit kaku namun terasa dingin dan menyerap keringat sehingga sangat nyaman saat digunakan sebagai bahan kemeja.

Jenis Kain Flanel

Kain flanel adalah sejenis bahan kain yang memiliki permukaan lembut dan halus karena dibuat melalui serangkaian proses pemanasan dan penguapan. Bahan kain flanel sendiri memiliki karakteristik yang cukup tebal sehingga mampu memberikan rasa hangat kepada pemakainya.

Jenis Kain Acrylic

Kain acrylic adalah jenis bahan yang biasa dimanfaatkan untuk membuat kemeja pria yang penggunaannya dapat dikombinasikan dengan rompi berbahan light weight wools.


Berikut adalah ulasan mengenai jenis kain kemeja yang sering dipergunakan untuk pembuatan kemeja. Setelah kita mengetahui informasi tentang jenis kain kemeja, tentu akan mempermudah untuk pemilihan bahan yang disesuaikan dengan fungsi dan desain kemeja, bukan ? Bila anda ingin mengetahui tentang jenis kain kemeja batik bisa lihat di kain seragam batik.

Untuk anda yang memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi kami pada media komunikasi yang tersedia. Atau anda bisa mengisi kolom komentar di bawah artikel jenis kain kemeja ini.
Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Jenis Jenis Kain Training

Jenis Kain Training

Galerikonveksi51.com – Jenis jenis kain training olahraga biasanya terdiri dari pemilihan bahan pakaian untuk baju kaos, celana dan jaket. Pemilihan model pakaian yang akan dibuat menentukan jenis kain training olahraga yang akan digunakan. Secara umum bila kita ingin menentukan jenis kain training olahraga, maka kita harus menentukan terlebih dahulu pilihan baju apa yang akan termasuk ke dalam kategori  paket dari pakaian training olahraga tersebut.

Pemilihan dari jenis kain training olahraga sangat mempengaruhi kenyamanan pakaian ketika dikenakan dalam beraktivitas. Dengan menentukan jenis kain training olahraga yang tepat, akan sangat mendukung kelancaran dari aktivitas olahraga tersebut. Hal ini dikarenakan olahraga merupakan aktivitas fisik dimana sebisa mungkin seseorang tidak terganggu dengan hal-hal lain diluar aktivitas olahraganya, contohnya seperti pemilihan pakaian olahraga yang salah.

Untuk menentukan jenis kain training olahraga, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang pengertian dari pakaian tersebut.

Pengertian Baju Training Olahraga

Baju Training Olahraga, atau training pack / spak adalah seperangkat pakaian olahraga yang biasanya terdiri dari atasan (kaos, polo shirt atau jaket) dan bawahan (celana pendek ataupun panjang) bisa juga dilengkapi dengan topi dan atribut lainnya.

Secara garis besar pakaian training olahraga terdiri dari :

  1. Kaos atau Polo Shirt ( Lengan panjang atau pendek ),
  2. Celana ( Panjang atau pendek ),
  3. Jaket atau Sweater ( hoodie ),
  4. Topi ( biasanya sebagai pelengkap atau tambahan ).

Pemilihan jenis kain training olahraga yang tidak tepat, selain akan mengganggu aktivitas dan kenyamanan dari aktivitas olahraga, juga bisa mengakibatkan model pakaian olahraganya sendiri menjadi tidak sesuai. Untuk itu mari kita mengenal lebih jauh sifat dan karakteristik jenis kain traning olahraga yang umumnya digunakan untuk membuat baju training, khususnya yang sering digunakan oleh Galeri Konveksi 51 dalam membuat pakaian training olahraga.

JENIS KAIN TRAINING OLAHRAGA

 

KAIN KATUN COMBED ( COTTON COMBED )

Jenis Kain Katun Combed ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya / spinning menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus. Bahan ini adalah yang terbaik dan biasa digunakan oleh produsen kaos internasional maupun lokal. Kain katun combed adalah kain yang sangat umum dipakai produsen kaos baik oleh merek clothing ataupun distro.

Sifat dari Kain Katun Combed :

  • Serat benang halus,
  • Hasil Rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu,
  • Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan,
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas,
  • Tidak mudah kusut,
  • Tidak mudah luntur,
  • Mudah untuk proses sablon.

JENIS BENANG
Bila kita mendengar jenis-jenis Kain Katun Combed seperti 20S, 24S, 30S dan 40S, maka hal itu adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi dari bahan kain katun combed. Berikut sedikit penjelasannya;

Benang 20S
Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 24S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 30S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

Benang 40S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

KAIN POLYESTER / PE

Jenis Kain Polyester / PE ini terbuat dari serat sintetis (buatan) dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasarnya tersebut, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai. Terbuat dari butiran plastik sehingga terasa panas di badan dan tidak menyerap keringat.

Karakteristik dari bahan ini yaitu :

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini,
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam,
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

KAIN TC ( TETERON COTTON )

Jenis Kain TC (teteron cotton) ini adalah campuran dari 35% kain Katun Combed dan 65% kain Polyester ( Teteron ). Bila dibandingkan dengan kain Katun, kain TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan terasa agak panas di badan. Kelebihan dari kain TC adalah lebih tahan dari penyusutan kain (melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali, hal ini dikarenakan adanya bahan polyester yang terkandung didalamnya.

KAIN HYGET

Jenis Kain Hyget adalah kain yang dibuat dari campuran polyester dan cotton, akan tetapi lebih tipis. Bahan Hyget yang banyak digunakan adalah tipe Hyget Serana, biasanya untuk membuat baju kaos olahraga seperti kaos sepak bola, futsal, dan voli.

KAIN SPANDEK

Jenis Kain spandek adalah bahan kain yang bertekstur licin, ringan, sangat lentur dan terlihat mengkilat. Bahan Spandek banyak digunakan sebagai bahan utama pembuatan celana yoga, aerobic, celana sepeda dan juga pakaian renang.

KAIN DRI FIT

Jenis Kain Dri Fit merupakan bahan kaos yang terbuat dari campuran polyester, spandek dan nilon. Memiliki karakteristik sifat lentur dan padat. Jenis bahan Kain Dri Fit seringkali digunakan untuk membuat Baju Jersey dan juga kegiatan olahraga lainnya, seperti tenis dan golf.

KAIN WAFER

Jenis Kain Wafer adalah kain yang memiliki pola berbentuk wajik pada bagian permukaannya. Bahan Kain Wafer biasanya digunakan untuk membuat seragam sepak bola atau futsal.

KAIN RIBSTOP

Jenis Kain Ribstop adalah jenis kain yang memiliki teksture kotak-kotak.

KAIN TASLAN

Jenis Kain Taslan adalah terkenal paling eksklusif, karena bahan ini ada sub nya yang anti air. Sebenarnya bahan taslan ini banyak macamnya seperti taslan salur, taslan korea, taslan lokal, dan lain-lain. Biasanya digunakan untuk membuat jaket.

KAIN MILKY

Jenis Kain Milky adalah bahan kain sejenis parasut dengan lapisan yang tipis dan berisik bila permukaan kain saling bergesekan. Contoh pemakaian untuk bahan ini seperti pada jaket-jaket hadiah dari dealer motor.

KAIN MICRO / DESPO

Jenis Kain Micro / Despo ini adalah bahan yang memiliki karekteristik seperti parasut namun agak tipis. Biasanya digunakan untuk membuat jaket.

KAIN SCOTT / SCOTT PUMA

Jenis Kain Scott Puma adalah bahan yang mirip dengan parasut akan tetapi lebih tebal dengan permukaan yang halus, tidak berisik bila bergesekan dan tidak mudah kusut.

KAIN ADIDAS

Jenis Kain Adidas memiliki sifat bahan kain yang ringan dan menyerap keringat meskipun tidak sebagus bahan kain cotton. Sifat bahannya tidak berbeda jauh seperti bahan wafer, hanya beda di motif saja dan umum dipergunakan pada seragam olahraga seperti pada produk-produk Adidas sehingga disebut sebagai bahan kain adidas.

KAIN DIADORA

Jenis Kain Diadora ini umum dipergunakan pada jaket atau celana training olahraga dan baju yang bersifat sporty. Sifat bahan ini mengkilap ketika terkena sinar matahari sehingga menimbulkan kesan mewah meskipun harganya tidak terlalu mahal. Bahan ini ketika dicuci tidak melar namun bila menggunakan mesin cuci atau disikat dapat merusak serat kainnya, sama seperti bahan umum lainnya.

KAIN LOTTO

Jenis Kain Lotto ini digunakan sebagai bahan kaos olahraga. Tekstur bahan ini tidak mengkilat, lembut apabila dipegang dan elastis. Bahan ini memiliki tingkat ketebalan sama halnya seperti bahan kain cotton. Bahan ini sering dipakai sebagai bahan pembuatan kaos olahraga team sepak bola.

Demikian pembahasan singkat dari jenis kain training olahraga. Bila membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan untuk bertanya di kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Jenis Jenis Kain Seragam

Jenis Jenis Kain Seragam

Galerikonveksi51.com – Jenis Kain Seragam memiliki banyak sekali pilihan dikarenakan baju seragam sendiri memiliki jenis model yang sangat bervariasi. Contoh dari variasi model seragam seperti Seragam Sekolah, Kerja atau Kantor, Pramuka, Dinas Pemerintahan ( PNS ) dan masih banyak yang lainnya. Untuk satu model seragam bisa terdiri dari berbagai jenis kain seragam mengikuti dari kualitas bahan dan fungsinya. Sebelum kita membahas jenis jenis kain seragam mari kita mengenal terlebih dahulu pengertian dari seragam.

Pengertian Seragam

Seragam adalah seperangkat pakaian standar yang hanya khusus dikenakan oleh anggota suatu organisasi sewaktu berpartisipasi dalam aktivitas organisasi tersebut.

Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas jenis jenis kain seragam yang biasa digunakan oleh GaleriKonveksi51 sebagai pilihan bahan kain yang disediakan untuk costumer. Jenis kain seragam yang akan diulas adalah jenis bahan yang sering diminta oleh sebagian besar customer. Kita tidak akan membahas mengenai jenis kain seragam menurut kategori model seragam tertentu, dikarenakan untuk baju seragam sendiri pilihan bahannya sangat banyak dan biasanya pilihan bahan tersebut ditentukan oleh pemesan baju seragam.

Jenis Jenis Kain Seragam

Untuk pilihan jenis jenis kain seragam biasanya terdiri dari :

– Kain Drill :

  • American Drill (#1860, 1919, Gloria 1788, Victoria 1668, Espero 1616, Putra Mill, Verlando, Ventura),
  • Japan Drill (2860, Suka-suka, Takashimura, Obor, Cap Tugu, Nagata Drill, Verlando Japan, Taipan Drill).

– High Twist (Intercooler),
– Taipan Tropical,
– Oxford,
– Kanvas, Baby Canvas,
– Wool / Lightweight Wool,
– Dolby,
– Kain untuk Seragam Batik :

  • Katun ( Prima, Primisima, Polisima ),
  • Dobby.

Pengertian Dari Jenis Bahan Kain Seragam

 

Jenis Kain American Drill

Kain American Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat sedang. Kain ini memiliki karakteristik dengan permukaan kain yang lembut dan tekstur yang halus. Jenis bahan Kain American Drill terbuat dari bahan katun dan polyester, serta dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman saat digunakan.

Jenis Kain Japan Drill

Kain Japan Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat besar. Jenis kain ini memiliki karakteristik lebih kuat dan tebal dibandingkan jenis Kain Drill lainnya. Jenis Kain Japan Drill merupakan kain yang paling populer digunakan untuk membuat seragam khususnya direkomendasikan untuk jenis seragam lapangan.

Jenis Kain Nagata Drill

Kain Nagata Drill adalah jenis kain yang termasuk ke dalam kategori Kain Japan Drill. Kain ini merupakan jenis Kain Japan Drill yang paling disukai karena memiliki komposisi bahan katun lebih banyak dan lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan Kain Japan Drill lainnya yang memiliki lebih banyak kandungan polyesternya.

Jenis Kain Taipan Drill

Kain Taipan Drill adalah jenis Kain Drill yang terbuat dari campuran 70% katun dengan 30% teteron. Jenis kain ini memiliki karakteristik lentur dan tidak mudah kusut serta memiliki permukaan yang halus. Seperti jenis Kain Drill lainnya, kain Taipan Drill juga dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman untuk digunakan. Jenis kain ini biasanya banyak dipergunakan untuk bahan membuat baju seragam pemerintahan ( PNS ) dengan warna yang umum digunakan adalah Cokelat Khaki.

Jenis Kain High Twist

Kain High Twist adalah jenis bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jaket, jas, semi jas, blazer dan celana. Namun bahan ini sedikit panas dikarenakan mengandung bahan sintetis. Kain High Twist terdiri dari berbagai nama, merek dan kualitas. GaleriKonveksi51 sendiri sering menggunakan merek Intercooler. Untuk pilihan lainnya seperti Maxi Style, Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Staff, Serasi dan lainnya.

Jenis Kain Oxford

Kain Oxford memiliki spesifikasi bahan yang teksturnya rata tidak seperti Kain Drill. Jalinan benang-benang pintalan kainnya terdiri dari semacam jalinan titik-titik seperti pixel dalam resolusi gambar. Secara umum lebih tipis dari Kain Drill. Semakin banyak komposisi bahan cottonnya seperti pada Kain Japan Tropical, maka semakin nyaman dipakai. Kain Oxford ini biasanya digunakan untuk Seragam Sekolah.

Beberapa merek bahan Oxford/ Tropical antara lain :

  1. Taipan Topical
  2. Maryland
  3. Sari Warna

Jenis Kain Taipan Tropical

Kain Taipan Tropical adalah bahan yang merupakan campuran komposisi polyester dan cotton, dengan perbandingan lebih besar kandungan cotton, sehingga bila dipakai tetap dingin. Jenis kain untuk seragam ini mempunyai serat yang sama dengan oxford dan bahannya lebih halus. Kain Tropical biasanya digunakan untuk seragam kerja.

Berbagai macam merek bahan Tropical :
Taipan Tropical, Cadillac Trop, Verlando Trop, Pasuka Trop, dsb.

Biasanya GaleriKonveksi51 sering menggunakan merek bahan kain Taipan Tropical dikarenakan memiliki kualitas yang paling baik, kainnya lebih lembut juga memiliki lebih dari 150 warna serta banyak perusahaan besar yang menggunakan bahan ini untuk seragam para karyawannya.

Jenis Kain Kanvas

Kain Kanvas adalah bahan yang memiliki tekstur tebal dan berat. Biasanya dipergunakan untuk jaket lapangan pada pertambangan atau mendaki gunung karena dapat melindungi tubuh dari goresan batu atau benda lainnya. Ketika dipakai biasanya agak gerah karena tebal. Untuk di pasaran jenis kain kanvas yang cukup tebal tapi masih nyaman dipakai sebagai pakaian adalah kanvas marsoto, kanvas oxford. Ketebalan kain menentukan penggunaannya apakah untuk kemeja ataupun jaket. Tersedia juga jenis kain kanvas ribstop dengan variasi guratan kotak kotak di permukaannya. sering di gunakan untuk kemeja-kemeja army karena nampak kuat dan kokoh untuk kemeja lapangan.

Jenis Kain Wool

Kain Wool memiliki bahan yang dapat menyerap air. Jenis kain ini berbahan tebal sehingga jika terkena noda akan lebih sulit untuk dibersihkan dan akan menyusut jika cara pencucian dan pengeringannya tidak benar. Jenis lain dari Bahan Wool adalah Lightweight Wool. Sesuai dengan namanya kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Bila dikenakan bahan ini akan terlihat “eye catching” dan memiliki kelebihan sangat awet.

Kelebihan jenis kain wool :

  • Sangat tebal dan kuat,
  • Daya serap keringat yang tinggi.

Kekurangan jenis kain wool :

  • Bahan lebih terasa panas di kulit,
  • Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal.

Jenis Kain Dolby

Kain Dolby adalah jenis bahan yang terdiri dari 100% katun dan mengandung satin, sehingga nampak berkilau dan mewah. Memiliki karakteristik tebal, tidak berbulu, halus dan tidak panas. Bahan kain ini hanya memiliki motif garis atau kotak. Jenis Kain Dolby banyak digunakan sebagai seragam hotel berbintang.

Jenis Kain Seragam Untuk Kemeja Batik

 

Jenis Kain Katun

Kain Katun merupakan kain yang paling umum digunakan untuk membuat kemeja seragam batik. Kain katun memiliki beberapa tingkatan atau grade. Kain katun yang biasa digunakan, yaitu Prima, Primisima dan Polisima. Bila kita bandingkan tingkatannya, maka Kain Katun Primisima memiliki bahan yang lebih bagus dari Katun Prima, sedangkan Kain Katun Polisima adalah yang paling bagus diantara keduanya. Karakteristik dari masing-masing kain katun tersebut pun, memiliki beberapa tingkatan berdasarkan kasar atau halus, tipis dan tebal. Semua karakteristiknya tergantung dari campuran serat kapas yang digunakan dalam pembuatan kain tersebut.

Kain Katun Prima adalah jenis kain yang terbuat dari bahan kapas. Karena sifatnya yang mudah menyerap bahan pewarna alami maupun kimia, kain jenis ini cocok dipakai sebagai bahan dasar pembuatan batik tulis.

Kain Katun Primisima atau sering juga disebut Kain Primis adalah kain katun yang umumnya lebih tebal dengan serat lebih besar dibanding katun prima. Yang paling banyak dipakai sebagai bahan pembuatan batik tulis adalah kain katun primis. Kain batik dengan bahan dasar katun primis biasanya memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan yang berbahan dasar katun lainnya.

Jenis Kain Dobby

Kain Dobby adalah jenis bahan yang terbuat dari campuran kapas dan polyster. Campuran bahan alami dan sintetis ini menghasilkan kain katun yang terlihat memiliki motif serat kotak-kotak atau garis-garis dan terkadang abstrak. Jenis Kain Dobby ini merupakan kain bermotif yang dihasilkan dari proses tenun, teknik tenun dobby ini pertama kali dikembangkan sekitar tahun 1840. Motif pada kain dobby memiliki pola geometris dan beberapa motif yang terkenal adalah Herringbone, Dobby Baron, Dobby Crystal, Dobby Salur dan Dobby Kotak-kotak.

Berikut penjelasan singkat mengenai jenis jenis kain seragam yang sering digunakan oleh GaleriKonveksi51 untuk pembuatan baju seragam. Untuk jasa pembuatan seragam sendiri bisa dilihat di Konveksi Seragam GaleriKonveksi51. Bila ada informasi lain yang ingin ditanyakan silahkan menghubungi kami melalui media komunikasi yang disediakan atau pada kolom komentar.
Semoga informasi singkat ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Jenis-Jenis Kain

Jenis Jenis Kain

Galerikonveksi51.com – Jenis-jenis kain yang sering digunakan untuk membuat bermacam-macam model pakaian memiliki karakteristik bahan yang berbeda. Selain memberikan kenyamanan, kualitas dan fungsi pemilihan jenis kain juga bisa mendukung model dari suatu baju atau pakaian.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai jenis jenis kain pada baju yang sangat berperan penting dalam industri pakaian khususnya usaha konveksi. Dikatakan demikian, dikarenakan jenis kain menjadi faktor penentu dari pakaian yang akan dibuat. Bila tidak menguasai karakteristik jenis bahan kain, akan mengakibatkan pakaian yang dibuat menjadi tidak sesuai dengan model dan fungsinya.

Sebelum kita membahas mengenai jenis-jenis kain, mari kita terlebih dahulu mengenal arti dari kain itu sendiri.

Pengertian kain adalah suatu bahan dari hasil tenunan benang, baik dari benang kapas, sutra atau sintesis, dimana prosesnya disebut dengan tekstil, biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat baju ataupun produk tertentu yang menggunakan bahan dasar kain dan memiliki banyak jenis yang diperuntukkan untuk fungsi serta maksud tertentu dengan kualitas yang berbeda-beda.
note: untuk tambahan informasi mengenai pengertian kain bisa lihat di Wiki

Jenis Jenis Kain dan Karakteristik Bahan

Jenis-jenis kain sangat beragam dengan berbagai macam karakteristik, fungsi dan kualitasnya. Dari berbagai ragam jenis kain yang tersedia, tidak bisa sembarang kain digunakan untuk semua model pakaian, dikarenakan setiap model pakaian memiliki karakteristik, fungsi dan tujuannya tersendiri.

Pemilihan jenis-jenis kain sangat menentukan kesesuaian dan kenyamanan dari model pakaian. Apabila pemilihan jenis-jenis kain tersebut tidak sesuai, akan mengakibatkan pakaian menjadi unfashionable dan uncomfortable.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka sangat penting bagi para pelaku usaha yang bergerak dalam bidang industri pakaian untuk mengetahui masing-masing karakteristik dari jenis bahan kain. Dikarenakan kain ini sangat beragam dan akan membingungkan bagi orang awam, mari kita mengenal lebih jauh karakteristik, fungsi dan kualitas dari jenis-jenis kain tersebut.

KAIN KATUN COMBED (COTTON COMBED)

Kain Cotton Combed
Kain Katun Combed ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya / spinning menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus. Bahan ini adalah yang terbaik dan biasa digunakan oleh produsen kaos internasional maupun lokal. Kain katun combed adalah kain yang sangat umum dipakai produsen kaos baik oleh merek clothing ataupun distro.

Sifat dari Kain Katun Combed :

  • Serat benang halus.
  • Hasil Rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu.
  • Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan.
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas.
  • Tidak mudah kusut.
  • Tidak mudah luntur.
  • Mudah untuk proses sablon.

JENIS BENANG

Bila kita mendengar jenis-jenis Kain Katun Combed seperti 20S, 24S, 30S dan 40S, maka hal itu adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi dari bahan kain katun combed. Berikut sedikit penjelasannya;

Benang 20S
Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 24S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 30S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

Benang 40S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

KAIN KATUN CARDED (COTTON CARDED)

Kain Cotton Carded
Kain Katun Carded ini kualitasnya dibawah kain Katun Combed, biasa disebut juga semi combed. Jenis kain ini disusun dari benang-benang yang berbulu dan masih banyak mengandung serat-serat kapas yang pendek dan belum melalui proses washing.

Sifat dari Kain Katun Carded :

  • Serat benang kurang halus (kasar dan kaku) dibandingkan katun combed.
  • Hasil rajutan dan tekstur bahannya kurang rata dibandingkan katun combed.
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas.
  • Tidak mudah kusut.
  • Tidak mudah luntur.
  • Mudah untuk proses sablon.

note: jenis kain katun combed dan carded menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah terdiri dari serat kapas.

KAIN TC ( TETORON COTTON )

Kain Teteron Cotton TC
Kain TC (teteron cotton) ini adalah campuran dari 35% kain Katun Combed dan 65% kain Polyester ( Teteron ). Bila dibandingkan dengan kain Katun, kain TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan terasa agak panas di badan. Kelebihan dari kain TC adalah lebih tahan dari penyusutan kain (melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali, hal ini dikarenakan adanya bahan polyester yang terkandung didalamnya.

KAIN KATUN CVC


CVC adalah singkatan dari Chief Value Cotton yang berarti mengandung lebih banyak katun atau dalam istilah tekstil memiliki lebih dari 50% kandungan katun atau serat kapas pada kain.

Kain CVC adalah bahan yang dihasilkan dari penggabungan antara serat katun dan serat polyester dalam persentase yang lebih banyak katunnya. Perbandingannya bisa bermacam-macam, bisa 55% katun + 45% polyester, bisa 60% katun + 40% polyester, atau bahkan 80% katun dan 20% polyester. Semua bergantung dari tingkat kualitas kain katun CVC yang akan dibuat.

Kelebihan Kain Katun CVC :

  • Memiliki kualitas hygienis yang lebih baik dibandingkan kain TC
  • Mempunyai daya tahan yang jauh lebih baik dibandingkan kain yang berbahan 100% katun atau serat kapas
  • Memiliki tingkat penyusatan kain yang rendah
  • Memiliki penyerapan warna yang lebih baik atau lebih tahan luntur

KAIN KATUN VISCOSE

Kain Katun Viscose
Kain katun viscose ini adalah campuran dari 55% kain Cotton Combed dan 45% kain Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat penyusutan kainnya lebih kecil daripada kain Katun. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

KAIN VISCOSE

Kain Viscose
Kain Viscose merupakan bahan yang sering dipergunakan dalam pakaian-pakaian model busana pesta, casual wear, lingerie, underwear, sampai jaket sebab halus dan licin serta lentur. Bahan ini terbuat dari serat kayu (Eucalyptus-sejenis pohon pinus).

Ciri2 Viscose :

  • Terasa lembut dan dingin di kulit;
  • Bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat;
  • Menyerap keringat;
  • Bahan/ pakaian akan rusak apabila direndam dengan deterjen lebih dari 1 jam;
  • Bisa dicuci atau di dry clean.

KAIN HYGET

Kain Hyget
Kain Hyget ini termasuk dalam kategori spandex. Bersifat elastis namun lebih berat dari spandex biasa. Lapisan luarnya terlihat mengkilap. Bahan ini tidak mudah untuk menyerap keringat. Bahan ini terbuat dari plastik,namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah. Namun bahan ini bisa juga digunakan untuk membuat jersey (baju bola) dari jenis Super Hyget yang kualitasnya lebih baik.

KAIN POLYESTER / PE

Kain Polyester
Kain Polyester / PE ini terbuat dari serat sintetis (buatan) dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasarnya tersebut, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai. Terbuat dari butiran plastik sehingga terasa panas di badan dan tidak menyerap keringat.

Karakteristik dari bahan ini yaitu :

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

KAIN LACOSTE

Kain Lacoste
Kain Lacoste ini memiliki teksture pola bolong-bolong kecil yang biasa dipakai untuk pakaian Polo berkerah. Sebenarnya Lacoste adalah nama perusahaan asal prancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur bolong-bolong tadi, namun seiring penggunaannya, masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan jenis pakaian ini untuk membuat baju Polo atau bahasa lokalnya Wangki. Untuk bahannya ada yang bentuk nya PE (terdapat kandungan Polyester/plastik) tipis dan kurang menyerap keringat serta bahan Pique yang terdapat kandungan katunnya, tebal dan menyerap keringat.

JENIS KAIN DRILL

Kain Drill
Kain Drill adalah bahan yang memiliki serat dengan garis-garis miring nge-drill. Jenis Kain Drill umumnya merupakan campuran antara bahan cotton dan polyester. Semakin banyak kadar cotton-nya, biasanya harganya pun semakin mahal.

Beberapa Macam Kain Drill:

KAIN AMERICAN DRILL

Kain American Drill
Kain American Drill adalah bahan yang memiliki serat sedang dan memiliki karakteristik permukaan kain yang lembut dengan tekstur yang halus. Jenis Kain American Drill terbuat dari bahan katun dan polyester, serta dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman saat digunakan.

KAIN JAPAN DRILL

Kain Japan Drill
Kain Japan Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat besar dengan komposisi bahan cotton lebih banyak dengan poliester yang lebih sedikit sehingga lebih nyaman dipakai. Jenis kain Japan Drill memiliki karakteristik lebih kuat dan tebal dibandingkan jenis Kain Drill lainnya. Jenis Bahan Japan Drill merupakan kain yang paling populer digunakan untuk membuat seragam khususnya direkomendasikan untuk jenis seragam lapangan.

Bahan jenis drill diantaranya kain drill merk taipan drill dan nagata drill untuk produk jepang yang kualitasnya baik dan tebal. Adapula merk American Drill seperti Verlando dan Venosa yang harga nya lebih murah ketimbang Japan Drill. Bahan ini nyaman sekali dipakai untuk seragam, koleksi warna pun terbilang paling lengkap dibanding bahan merk lain. Bentuk tekstur untuk bahan ini adalah terlihat dari garis benang yang jelas.

KAIN NAGATA DRILL

Kain Nagata Drill
Kain Nagata Drill adalah jenis kain yang termasuk ke dalam kategori bahan Japan Drill. Jenis Kain Nagata Drill merupakan bahan Japan Drill yang paling disukai karena memiliki komposisi bahan katun lebih banyak dan lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan Kain Japan Drill lainnya yang memiliki lebih banyak kandungan polyester.

KAIN TAIPAN DRILL

Kain Taipan Drill
Kain Taipan Drill adalah jenis Kain Drill yang terbuat dari campuran 70% katun dengan 30% teteron. Jenis kain ini memiliki karakteristik lentur dan tidak mudah kusut serta memiliki permukaan yang halus. Seperti jenis Kain Drill lainnya, kain Taipan Drill juga dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman untuk digunakan. Contoh penggunaaan dari jenis kain ini adalah pada baju seragam pemerintahan ( PNS ) dengan warna yang umum digunakan adalah Cokelat Khaki.

KAIN HISOFT DRILL

Kain Hisoft Drill
Kain Hisoft Drill adalah bahan yang memiliki konsentrasi katun lebih banyak sehingga lebih nyaman saat dipakai. Bahan hisoft drill memiliki kualitas yang sedikit lebih baik dibanding japan drill, dikarenakan memiliki tekstur yang mirip dengan Japan Drill, namun lebih lemas dan lembut. Hisoft drill banyak digunakan untuk pembuatan kemeja, seragam, rompi, jaket almamater, topi dan blazer.

KAIN HIGH TWIST

Kain High Twist
Kain High Twist adalah jenis bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jaket, jas, semi jas, blazer dan celana. Namun bahan ini sedikit panas dikarenakan mengandung bahan sintetis. Kain High Twist terdiri dari berbagai nama, merek dan kualitas. GaleriKonveksi51 sendiri sering menggunakan merek Intercooler. Untuk pilihan lainnya seperti Maxi Style, Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Staff, Serasi dan lainnya.

KAIN TWILL

Kain Twill
Kain Twill adalah bahan yang memiliki spesifikasi permukaan kain berserat garis-garis miring atau diagonal dan memiliki jalinan benang yang kuat. Jenis Kain Twill memiliki karekteristik hampir sama dengan bahan Drill, namun Bahan Twill agak panas bila digunakan.

KAIN KANVAS / CANVAS

Kain Kanvas
Kain Kanvas / Canvas ini memiliki tekstur tebal dan berat. Biasanya dipergunakan untuk jaket lapangan pada pertambangan, mendaki gunung atau baju bela diri karena dapat melindungi tubuh dari goresan batu atau benda lainnya. Ketika dipakai biasanya agak gerah karena tebal.

KAIN TASLAN

Kain Taslan
Kain Taslan adalah bahan yang memiliki karakteristik seperti parasut, akan tetapi lebih tebal, lembut, ringan dan kuat dibanding bahan parasut. Jenis bahan kain taslan adalah terkenal paling eksklusif, karena bahan ini ada sub nya yang anti air. Bahan taslan ini memiliki banyak macam, seperti taslan salur, taslan korea, taslan lokal dan lain-lain.

KAIN RIPSTOP

Kain Ripstop
Kain Ripstop adalah bahan yang memiliki tekstur kotak-kotak yang terbuat dari tenunan benang nilon yang diperkuat secara khusus dengan selingan tenunan benang yang berukuran lebih besar.

Material yang digunakan untuk membuat kain ripstop diantaranya berupa kapas, sutra, polyester, dan polypropylene, serta nilon dengan konten terbatas pada benang crosshatched yang membuatnya tahan air. Kain Ripstop bersifat kedap air, kedap udara serta fire-resistant sehingga menjadikannya kokoh dan tidak mudah terbakar.

KAIN PARASUT

Kain Parasut
Kain Parasut merupakan bahan yang dikenal sangat tipis dan relatif kedap air. Sesuai dengan sifatnya yang anti air, kain ini sangat cocok digunakan pada saat musim hujan untuk melindungi dari siraman air. Bahan baku yang digunakan pada pembuatan kain parasut adalah sejenis polyester. Jenis bahan ini berasal dari serat sintetis atau buatan dari hasil pengolahan minyak bumi yang kemudian diproses menjadi serat fiber poly. Dilihat dari bahan baku pembuatnya bisa dipastikan bahan ini tidak dapat menyerap keringat sehingga kurang cocok jika dikenakan pada udara panas.

Bahan parasut sangat mudah dibersihkan, cepat kering dan tidak menimbulkan bau. Secara keseluruhan bahan parasut mengandung plastik, namun rata-rata memiliki kualitas yang berbeda satu sama lain. Ada yang tebal, kuat, serta lembut, namun ada juga bahan parasut yang tipis, kasar bahkan tembus pandang. Bahan parasut terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya parasut bewai, parasut furing dan parasut metalik.

KAIN MIKRO

Kain Mikro
Kain Mikro (micro) adalah bahan yang memiliki tekstur dengan alur (serat) sangat kecil dan permukaannya licin. Kain mikro memiliki karakteristik seperti bahan parasut namun agak tipis.

KAIN OXFORD

Kain Oxford
Kain Oxford adalah bahan yang memiliki spesifikasi bahan tekstur rata tidak seperti drill. Jalinan benang-benang pintalan kain semacam jalinan titik-titik seperti pada pixel dalam resolusi gambar.

Beberapa merk bahan Oxford antara lain :

  • Taipan Topical,
  • Maryland,
  • Sari Warna.

KAIN TAIPAN TROPICAL

Kain Taipan Tropical
Kain Taipan Tropical adalah bahan yang merupakan campuran komposisi polyester dan cotton, dengan perbandingan lebih besar kandungan cotton, sehingga bila dipakai tetap dingin. Jenis kain untuk seragam ini mempunyai serat yang sama dengan oxford dan bahannya lebih halus.
Beberapa merek bahan Tropical :
Taipan Tropical, Cadillac Trop, Verlando Trop, Pasuka Trop dan sebagainya.

KAIN SATIN

Kain Satin
Kain Satin atau Saten dikenal sebagai kain yang permukaannya mengkilap. Terbuat dari bahan sutera dan biasanya digunakan untuk membuat jubah toga, gaun, lingerie, jaket bisbol, celana olahraga, kemeja, dasi, tas dan sepatu.

KAIN TESSA

Kain Tessa
Kain Tessa memiliki tekstur kain yang cukup halus. Kainnya juga tebal dan tidak mudah kusut. Jenis bahan Tessa digunakan untuk membuat jaket-jaket semi jas dengan harga serta kualitasnya yang berada di bawah jas.

KAIN BESTWAY

Kain Bestway
Kain Bestway / New best way airmaxx merupakan salah satu jenis kain tekstil yang diciptakan menggunakan teknik tenun khusus inovasi Textileone dengan mesin AIRJET untuk memenuhi kebutuhan pakaian kerja sehari-hari. Oleh beberapa desainer baju, kain ini biasa dimanfaatkan untuk membuat segala jenis office wear, corporate uniform dan pakaian dinas harian.

Berbeda dengan kain tekstil lainnya, karaktersitik best way yang lembut, dingin, dan trendy mampu memberikan kenyamanan optimal bagi tubuh pemakainya. Tidak mengherankan jika kemudian kain ini menjadi pilihan terbaik untuk membuat seragam kerja hingga desain baju lainnya. Selain difungsikan untuk membuat seragam dinas, kain best way juga bisa digunakan untuk membuat jubah wisuda untuk berbagai perguruan tinggi. Bahkan sejak tahun 2012 kain best way telah ditetapkan sebagai seragam standar seluruh kementrian kesehatan.

KAIN BELUDRU

Kain Beludru
Kain Beludru / Velvet biasanya dikenal dengan nama kain beludru. Kain velvet adalah jenis kain tenun tafting (berumbai) dengan struktur yang sangat halus dan rata, sehingga tekstur dan permukaan kain velvet terlihat berkilau dan lembut seperti perpaduan dari sifat kain sutera dan wol. Kain beludru atau kain velvet ini adalah kain lembut yang terbuat dari sutra, rayon atau nylon dengan ciri bahan seperti tumpukan bulu yang sangat halus, mulus padat dan lembut seperti bulu kucing, beruang dan lain-lain.

Awalnya velvet pertama kali muncul terbuat dari serat sutra. Tetapi pada saat persediaan serat sutra menipis, maka para pemintal mulai beralih ke serat-serat lainnya yang mudah didapat, seperti: rayon dan katun (14%-18% sutra dan sisanya rayon). Sedangkan velvet yang 100% sutra sudah sangat susah untuk ditemukan, kalau pun ada pasti sangat mahal harganya. Motif-motif bahan velvet pun sudah beragam, ada yang garis-garis sampai kotak-kotak.

Pada umumnya bahan dasar velvet ialah katun dan sutra. Kemudian dikembangkan lagi ke bahan-bahan lainnya, seperti viscose dan polyester. Velvet pun bisa dibuat di atas bahan yang mengandung karet atau stretch karena semakin canggihnya alat. Stretch velvet ini dapat mengikuti lekuk bentuk tubuh sehingga nyaris sempurna. Banyak busana-busana mewah dan kebaya memakai bahan stretch velvet supaya terlihat seksi karena velvet bisa mengikuti bentuk tubuh.

Lebih banyak helai benang yang dipakai akan menciptakan velvet yang tebal sehingga akan menambah tinggi harga jualnya. Terlebih lagi bila ada aplikasi di atasnya seperti brokat atau bordir, harganya akan bertambah mahal. Bahan velvet tak hanya tebal, namun ada juga yang tipis. Velvet tipis lebih mudah dijahitnya dibandingkan dengan yang tebal. Terlebih lagi bila kita ingin membuat busana pesta dan kebaya. Lekuk tubuh dapat terlihat jelas dan membuat kita tampak seksi bila memakai stretch velvet.

KAIN SIFON

Kain Sifon
Kain Sifon terbuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintetis. Jenis kain ini memiliki sifat tipis, licin dan panas ketika digunakan Kain sifon juga mempunyai banyak jenis diantaranya sifon polos ( yang biasanya terbuat dari bahan polyster /minyak bumi ) dan jenis sifon cerutti ( dari bahan sutra ).

KAIN MONALISA

Kain Monalisa
Kain Monalisa adalah bahan yang memiliki serat benang yang rapat sehingga tidak menerawang dan memiliki karakteristik tekstur halus, jatuh serta nyaman dipakai ( adem ). Kain Monalisa ini bahannya tebal jadi tidak perlu menggunakan Furing, namun ringan. Bahan Monalisa tidak mudah luntur dan warnanya tidak pudar sehingga akan selalu terlihat baru dan mewah ketika dipakai. Jenis Kain Bahan Monalisa biasanya digunakan untuk gamis / dress, khimar / jilbab / pashmina dan busana muslimah lainnya.

KAIN LINEN

Kain Linen
Kain Linen hampir sama dengan kain katun. Hanya saja kain linen memiliki serat yang lebih kuat.

Kelebihan kain linen :

  • Mudah menyerap keringat,
  • Terasa dingin di kulit.

Kekurangan kain linen :

  • Kain mudah kusut,
  • Warna mudah pudar terlebih jika terlalu sering disetrika.

KAIN CORDUROY

Kain Corduroy
Kain Corduroy ini bergaris-garis, dan selain sebagai bahan jaket, corduroy juga bisa digunakan sebagai bahan celana. Bahan ini sudah jarang digunakan karena terkesan kuno.

KAIN LEATHER / SUEDE (BAHAN KULIT)

Kain Leather
Kain Leather & Suede ( bahan kulit ) ini sama-sama terbuat dari kulit. Hanya saja, leather dibuat dari kulit luar, sementara suede dibuat dari bagian kulit dalam. Cari yang halus dan tidak kaku. Untuk dua bahan ini, diperlukan teknik perawatan khusus untuk membersihkannya. Untuk leather, pilih yang tidak mengkilap untuk kesan mahal dan elegan. Mengkilap malahan berkesan murahan.

Untuk bahan kulit ini biasanya dibedakan berdasarkan bagian tubuh dari hewan tersebut, yaitu bagian pungung, leher, bahu, perut bawah dan paha. Bagian tubuh yang paling mahal adalah bagian punggung karena memiliki kualitas kulit tebal dan halus yang baik dibandingkan bagian tubuh lainnya yang tipis dan melar.

KAIN DENIM

Kain Denim
Kain Denim adalah bahan yang berserat tebal terbuat dari katun twill namun terkesan lebih halus dan tipis. Bahan denim memiliki tekstur yang bervariasi, ada yang lembut dan kasar, tidak terlalu lentur dan kuat. Jenis bahan denim biasa dipakai untuk membuat jeans, seperti dipakai untuk celana, jaket dan topi.

Kelebihan kain denim :

  • Tebal dan kuat,
  • Tidak mudah kusut.

Kekurangan kain denim :

  • Warna cenderung mudah luntur,
  • Lebih terasa panas dikulit.

KAIN FLEECE

Kain Fleece
Kain Fleece adalah bahan kain yang berbulu dengan tampilan yang menyerupai benang wool. Bahan ini bersifat hangat dan tidak panas, serta nyaman dipakai. Umumnya fleece terdapat pada bagian dalam bahan agar pakaian yang digunakan lebih terasa hangat saat dipakai. Fleece sering dipakai untuk pembuatan jaket, sweater, jumper, dan lain-lain.

KAIN BABY TERRY / BABY TRAY

Kain Baby Terry
Kain Baby terry / Baby Tray ini mirip dengan bahan kaos, namun jauh lebih tebal dan umumnya sedikit berbulu. Mirip juga dengan bahan fleece namun memiliki bulu yang lebih halus. Bagian dalamnya bertekstur lembut seperti selimut. Paling banyak digunakan untuk pembuatan sweater, jumper, maupun blazer wanita.

KAIN WOOL

Kain Wool
Kain Wool ini sangat menyerap air akan tetapi berbahan tebal sehingga jika kena noda akan lebih sulit dibersihkan dan akan menyusut jika cara mencuci dan mengeringkannya tidak benar. Ada juga jenis Lightweight Wool. Untuk Lightweight Wool, sesuai dengan namanya, kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet). Bahan kain wool cukup tebal sehingga unggul dalam hal menyerap keringat.

Kelebihan jenis kain wool :

  • Sangat tebal dan kuat,
  • Daya serap keringat yang tinggi.

Kekurangan kain wool :

  • Bahan lebih terasa panas di kulit,
  • Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal.

KAIN ADIDAS

Kain Adidas
Kain Adidas memiliki sifat bahan kain yang ringan dan menyerap keringat meskipun tidak sebagus bahan kain cotton. Sifat bahannya tidak berbeda jauh seperti bahan wafer, hanya beda di motif saja dan umum dipergunakan pada seragam olahraga seperti pada produk-produk Adidas sehingga disebut sebagai bahan kain adidas.

KAIN DIADORA

Kain Diadora
Kain Diadora ini umum dipergunakan pada jaket atau celana training olah raga dan baju yang bersifat sporty. Sifat bahan ini mengkilap ketika terkena sinar matahari sehingga menimbulkan kesan mewah meskipun harganya tidak terlalu mahal. Bahan ini ketika dicuci tidak melar namun bila menggunakan mesin cuci atau disikat dapat merusak serat kainnya, sama seperti bahan umum lainnya.

KAIN LOTTO

Kain Lotto
Kain Lotto ini digunakan sebagai bahan kaos olahraga. Tekstur bahan ini tidak mengkilat, lembut apabila dipegang dan elastis. Bahan ini memiliki tingkat ketebalan sama halnya seperti bahan kain cotton. Bahan ini sering dipakai sebagai bahan pembuatan kaos olahraga team sepak bola.

Berikut penjelasan singkat mengenai jenis-jenis kain. Setelah kita mengetahui karakteristik dari jenis kain tersebut, semoga bisa menambah wawasan dan mempermudah kita untuk memilih bahan kain yang tepat untuk pakaian. Bagi pelaku industri pakaian seperti jasa konveksi, pengetahuan tentang jenis-jenis kain ini menjadi hal yang sangat mutlak, dikarenakan selain bisa memilih kain yang tepat untuk pakaian juga turut berperan dalam masalah kualitas dan harga produksi.

Selain dari jenis-jenis kain yang sering digunakan dalam usaha konveksi atau pakaian, ada material lain yang menjadi pelengkap dari pakaian, yaitu jenis-jenis sablon dan jenis-jenis bordir. Semoga informasi tentang jenis-jenis kain ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Mengenal Bisnis Konveksi

Bisnis Konveksi

Galerikonveksi51.com – Bisnis konveksi dalam pengertiannya sebagai usaha yang menjanjikan keuntungan omset adalah wajar, mengenal bidang usaha dari bisnis skala rumahan ini adalah memproduksi pakaian jadi yang merupakan salah satu kebutuhan dasar sandang manusia. Ditambah dengan banyaknya SDM dan bahan baku dalam industri ini di Indonesia, serta perkembangan teknologi yang mendukung bentuk pemasaran bisnis konveksi.

Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, bentuk pemasaran usaha konveksi telah merambah bisnis konveksi online. Setelah di analisa usaha konveksi yang menggunakan sistem penawaran online ini menaikkan omset jumlah pemesanan karena memiliki jangkauan yang lebih luas. Dikarenakan permintaan produksi yang semakin banyak, menuntut perubahan bentuk industri konveksi skala rumahan menjadi semi garment.

Pengertian bisnis konveksi adalah suatu usaha memproduksi pakaian jadi industri skala rumahan yang untuk memulai bisnis konveksi ini diperlukan pengetahuan dasar mengenai proses pembuatan baju, contohnya dari mulai pemilihan bahan, pemotongan kain, proses jahit dan aplikasi pendukung seperti penerapan sablon atau bordir.

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai bisnis konveksi ada baiknya kita mengenal dulu apa itu konveksi.

PENGERTIAN KONVEKSI

Konveksi adalah sebuah usaha produksi pakaian yang dibuat secara massal. Konveksi secara lebih spesifik adalah industri kecil skala rumah tangga yang merupakan tempat pembuatan pakaian jadi seperti kaos, polo shirt, kemeja, jaket, celana dan sebagainya.

Konveksi telah dikenal masyarakat kita dengan penulisan konveksi, akan tetapi bila merujuk kepada EYD KBBI, maka pengertian konveksi adalah :

“Pergerakan molekul-molekul pada fluida (yaitu cairan atau gas) dan rheid yang tak dapat terjadi pada benda padat, karena tidak ada difusi yang dapat terjadi pada benda padat dan merupakan salah satu cara perpindahan panas dan massa utama”.

Sumber : Wiki

Sungguh sangat berbeda jauh dengan pengertian konveksi baju. Penulisan yang benar untuk konveksi adalah “Konfeksi” akan tetapi masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan penulisan “Konveksi“.

Bila kita ingin mengenal lebih jauh tentang bisnis konveksi, biasanya dalam usaha ini hanya memiliki tidak lebih dari 20 buah mesin jahit dan satu mesin obras. Akan tetapi sekarang ini bisnis konveksi telah berkembang lebih jauh lagi dan untuk usaha dalam skala besar memiliki lebih dari mesin-mesin yang disebutkan di atas beserta mesin konveksi lainnya yang lebih lengkap. Bila disimpulkan, maka pengertian bisnis konveksi adalah :

Sebuah usaha yang memproduksi pakaian jadi secara massal dalam skala rumah tangga atau semi-garmen yang memproduksi berbagai macam baju atau pakaian.

BISNIS KONVEKSI DI KOTA BANDUNG

Konveksi di Bandung

Hampir seluruh masyarakat kita mengetahui bahwa bisnis konveksi ini banyak tersedia di Kota Bandung. Selain dari itu masyarakat kita sering mempercayakan kebutuhan akan pakaian pada jasa konveksi yang tersedia di Kota Bandung. Hal ini dikarenakan harga jasanya termasuk dalam kriteria terjangkau dan jauh bersaing dengan jasa konveksi di daerah lain.

Bisnis konveksi ini merupakan suatu usaha yang banyak berkembang di Kota Bandung. Bahkan di Wilayah Bandung sendiri ada sebuah tempat yang hampir seluruh masyarakatnya terjun dalam bisnis konveksi, yaitu di daerah Soreang Kabupaten Bandung. Salah satu alasan kenapa usaha ini banyak berkembang, karena didukung dengan tersedianya pabrik-pabrik tekstil, penyedia kain atau suplier kain yang bisa menjual kain secara eceran (baca : kain yang dijual tidak dalam satu roll kain) dan aplikasi konveksi lainnya yang lengkap.

Keberadaan bisnis konveksi sangat menunjang kemajuan industri pakaian jadi di Indonesia, karena selain mengerjakan pembuatan pakaian dari pemesan untuk pasar lokal, usaha ini pun bisa untuk menerima mengerjakan maklun yaitu mengerjakan proses jahit sebuah pabrik garmen dalam pembuatan pakaian jadi skala besar untuk pasar lokal maupun pasar internasional.

Setelah kita mengenal apa itu bisnis konveksi, maka kita akan coba menguraikan tahapan proses produksinya.

TAHAPAN PROSES PRODUKSI KONVEKSI

Dalam suatu tahapan produksi, ada beberapa proses yang mesti dilakukan agar produksi tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar. Berikut adalah beberapa tahapan dari proses produksi konveksi.

Menyiapkan Material

Jenis Jenis Kain

Pertama-tama adalah menyiapkan material yang dibutuhkan seperti kain, benang, kancing dan material konveksi lain yang dibutuhkan, mengikuti desain produk konveksi yang akan dibuat. Untuk jenis kain bisa lihat di Jenis Kain.

Perencanaan Pola

Desain Baju

Dalam proses ini kita akan menentukan rancangan dari pakaian yang akan dibuat. Dalam proses ini biasanya menggunakan kertas tertentu atau bisa juga menggunakan program komputer seperti Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Corel Draw dan program lainnya.

Proses Potong Kain

Proses Potong Kain

Setelah menentukan rancangan pakaian disini kita akan melakukan pemotongan kain yang sesuai dengan perencanaan, misalkan pemotongan kain untuk dasar pakaian, saku dan atribut lain yang dibutuhkan.

Setting Aplikasi

Setelah proses potong kain selesai, kita akan melakukan setting aplikasi yang digunakan, entah pakaian tersebut menggunakan sablon (untuk jenis sablon bisa lihat di jenis sablon) atau pun bordir (untuk jenis bordir bisa lihat di jenis bordir).

Proses Aplikasi

Sablon Manual

Dalam tahap ini kita akan melakukan penerapan dari setting aplikasi yang telah dilakukan ke dalam pakaian, menggunakan mesin yang sesuai dengan aplikasi yang digunakan.

Proses Jahit

Setelah penerapan aplikasi selesai baru disini kita melakukan proses jahit. Pola jahit disini harus sesuai dengan pola yang telah kita buat seperti disebutkan pada poin nomor 2 di atas.

Quality Control

Setelah proses jahit selesai, maka harus dilakukan proses Quality Control. Proses ini adalah sangat penting sekali mengingat bahwa kita memproduksi pakaian sesuai dengan keinginan konsumen, maka hasil produksi harus sesuai dengan keinginan konsumen. Bila proses Quality Control ini tidak sesuai keinginan, maka mau tidak mau kita harus mengulang langkah-langkah tertentu dalam point di atas.

Steam dan Packing

Setelah melakukan proses Quality Control dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, maka kita akan melakukan proses steam untuk mendapatkan kerapihan dan hasil yang lebih sempurna. Proses steam ini menyempurnakan proses produksi konveksi.
Setelah itu packing dapat dilakukan, bisa menggunakan bahan tertentu seperti plastik pakaian ataupun bahan yang sesuai dengan image yang ingin ditonjolkan usaha konveksi.

Walaupun tidak terlalu mendetail, akan tetapi sesuai dengan bahasan kita untuk mengenal bisnis konveksi, maka selanjutnya kita akan menyebutkan beberapa mesin yang digunakan dalam proses produksi.

MESIN YANG SERING DIPERGUNAKAN DALAM BISNIS KONVEKSI

Mesin Jahit

Mesin jahit ini bermacam-macam seperti :
-Mesin Jahit rantai (untuk kaos dan jeans)
-Mesin Overdeck (untuk jahit benang dilengan dan bawah kaos)
-Mesin Obras
-Mesin Barteks (berfungsi untuk mematikan jahitan)
-Mesin Neci (biasanya dipakai untuk kerudung)

Mesin Bordir

Mesin ini harganya terbilang cukup mahal dan jarang sekali usaha konveksi memiliki mesin ini. Biasanya untuk mesin bordir ini dijadikan sebuah usaha bordir terpisah dari usaha konveksi.

Mesin Pasang Lobang Kancing

Mesin ini dipergunakan sebagai alat untuk membuat lobang pada pakaian sehingga bisa diterapkan kancing. Mesin ini pun dapat dijadikan sebuah usaha terpisah.

Mesin Modif Tekstur

Mesin ini digunakan untuk membuat bordiran semacam rajutan sebagai contoh yang terdapat pada baju koko.

Mesin Potong

Mesin ini tersedia dalam skala kecil dan besar. Mesin ini digunakan sebagai alat untuk memotong pakaian seperti dijelaskan di poin nomor 3 tentang proses tahapan produksi konveksi.

Mesin Steam

Mesin steam ini digunakan dalam proses QC seperti telah disebutkan di atas.

Mesin Sablon

-Meja sablon (jenis-jenisnya : rotari, conveyor, meja ampar, meja angkat)
-Heatgun
-Hairdryer
-Screen sablon
-Mesin Press
-Mesin Curing (biasanya digunakan untuk jenis sablon Plastisol)
-Meja Afdruk
-Compressor
-Jet Washer.

Itulah pembahasan singkat mengenai bisnis konveksi. Kami berharap pembaca bisa lebih mengetahui bahwa bisnis konveksi ini merupakan suatu usaha yang menjanjikan dan bisa diperhitungkan untuk dilakukan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua, khususnya untuk Galeri Konveksi 51.

Jenis-Jenis Bordir

Jenis-Jenis Bordir

Galerikonveksi51.com – Dalam suatu produk pakaian ataupun produk fashion, kita sering melihat adanya penerapan berbagai jenis-jenis bordir, hal ini dikarenakan bordir pada umumnya digunakan sebagai alternatif aplikasi pada pakaian selain sablon. Aplikasi jenis-jenis bordir ini sangat berpengaruh terhadap desain suatu produk pakaian, karena bordir biasanya diterapkan untuk variasi tertentu yang ingin ditunjukkan kekhasannya seperti logo perusahaan, tulisan-tulisan tertentu dan juga gambar. Aplikasi bordir memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan dengan sablon. Bila sudah terbayang apa itu bordir dan sebelum membahas mengenai jenis-jenis bordir, mari kita bahas pengertian dari bordir itu sendiri.

Pengertian Bordir

Bordir adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang.

(sumber wikipedia).

Jenis-jenis bordir terdiri dari macam dan banyak digunakan dalam usaha jasa konveksi baju. Bordir biasanya digunakan sebagai pengganti sablon, apalagi bila jenis kain yang digunakan terlalu keras atau tidak bisa menggunakan sablon. Bila anda ingin mengenal lebih jauh tentang bordir pada pakaian, berikut kita akan membahas jenis-jenis bordir beserta karakteristiknya.

Jenis-Jenis Bordir Dilihat Dari Karakteristiknya

BORDIR KOMPUTER

Adalah proses bordir dengan program sistem komputerisasi yang menghasilkan bordir dengan kualitas baik dan rapih.
Contoh :

Bordir Komputer

BORDIR TOWEL / HANDUK

Adalah bordir yang hasil akhirnya menyerupai tekstur handuk dan banyak dipergunakan pada jaket-jaket varsity.
Contoh :

Bordir Handuk Towel

BORDIR APLIKASI

Adalah proses bordir dimana terdapat penambahan kain pada bordir yang kemudian direkatkan dengan bordir jumping di sisi kain tersebut. Biasanya menggunakan pilihan kain seperti felt, parasit wp, oscar, kulit, laken dan lain sebagainya.
Contoh :

Bordir Aplikasi

BORDIR TIMBUL

Bordir timbul adalah penerapan bordir yang hasil akhirnya akan nampak keluar setelah diterapkan. Aplikasi bordir ini sering dipergunakan pada media topi snapback.
Contoh :

Bordir Timbul

Jenis-jenis bordir dilihat dari teknik proses pembuatannya

Bordir Tangan

Bordir Tangan adalah proses teknik bordir sulam bordir dimana pengerjaannya menggunakan tangan. Pada sulam tangan, jenis tusuk yang dipakai lebih bervariasi.
Contoh :

Bordir Sulam Tangan

Beberapa Macam Tusuk Sulam Tangan

Tusuk Balik/Tusuk Tikam Jejak. Biasanya dipergunakan untuk membuat tangkai, membentuk garis dan untuk menjahit lipatan dan menyambung kain.
Tusuk Batang / Tangkai. Tusuk tangkai dipakai ketika membuat batang, ranting dan untuk mengisi bidang
Tusuk Rumani. Tusuk rumani digunakan dalam membuat daun dan bunga-bunga dan bentuk bidang yang panjang.
Tusuk Veston. Tusuk veston digunakan untuk membuat bunga, lubang kancing, untuk memperkuat dan menghias bagian tepi kain
Tusuk Bunga. Tusuk bunga digunakan untuk membuat bentuk bunga.
Tusuk Rantai. Tusuk rantai digunakan untuk membentuk garis pembatas, dahan dan ranting
Tusuk Datar. Tusuk datar digunakan untuk menyusun bentuk bunga, daun, dan mengisi bidang
Tusuk Flanel. Tusuk flanel digunakan untuk membuat hiasan tepi dan garis pembatas.
Tusuk Daun. Tusuk daun dapat digunakan untuk membuat berbagai bentuk daun
Tusuk Bullion. Tusuk bullion dapat digunakan ketika membuat bentuk bunga kecil dan hiasan bulir-buliran.
Tusuk Lurus. Tusuk lurus dapat digunakan dalam membuat bentuk bunga dan rumput
Tusuk Satin. Tusuk satin digunakan ketika akan membuat helai daun dan bentuk-bentuk bebas
Tusuk Jelujur. Tusuk jelujur dapat digunakan pada saat membuat garis dan menjelujur sambungan dan lipatan kain.

Bordir Mesin

Bordir Mesin adalah proses teknik bordir yang proses pembuatannya dikerjakan dengan mesin, bisa menggunakan mesin jahit, mesin bordir ataupun mesin bordir komputer. Pada sulam mesin, jenis tusuk yang dipakai kurang bervariasi.
Contoh :

Bordir Mesin

Beberapa Macam Jenis-Jenis Bordir Mesin

Tusuk Lurus. Tusuk lurus digunakan biasanya untuk membuat kerangka motif sebelum dibordir, untuk membuat isian pada motif, untuk mengisi bidang yang lebar dan untuk membuat motif yang berupa garis baik garis lurus maupun lengkung
Tusuk Zig-Zag. Tusuk zig-zag digunakan untuk berbagai bentuk motif, baik berupa garis, bentuk geometris, bentuk flora fauna, dan sebagainya.

Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis bordir. Selain bordir terdapat pembahasan mengenai Jenis-Jenis Kain dan Jenis-Jenis Sablon.
Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Jenis Jenis Sablon

Jenis Jenis Sablon
Galerikonveksi51.com – Jenis jenis sablon untuk pakaian terutama pada kaos, memiliki berbagai macam tinta cat dengan teknik manual atau DTG. Bila kita perhatikan jenis-jenis sablon juga memiliki karakteristik sifat dan warna yang bervariasi. Dalam industri pakaian, sablon menjadi faktor yang esensial bagi pelaku usaha kaos, seperti clothing, distro ataupun konveksi, garmen dan semacamnya.

Apabila kita memiliki pengetahuan mengenai karakteristik dari jenis-jenis sablon tersebut, akan memudahkan kita untuk memaksimalkan penerapan gambar yang akan digunakan pada kain. Selain itu memiliki pengetahuan tentang sablon akan membantu kita untuk mendapatkan hasil yang bagus, dikarenakan tinta cat sablon memiliki hasil warna dan efek yang khas apabila ditempelkan pada kain.

Oleh karena itu, mari kita mengenal jenis-jenis sablon dengan berbagai macam karakteristik agar kita mengetahui perbedaan antara jenis sablon yang satu dengan yang lainnya dan untuk lebih memaksimalkan gambar yang akan diterapkan pada kaos ataupun pakaian lainnya.

Jenis-Jenis Sablon

Sablon adalah teknik mencetak dalam berbagai media seperti kain, plastik, kertas, kaca, kayu dan sebagainya dengan menggunakan alat bantu berupa screen sablon (film sablon) ataupun menggunakan mesin (DTG).

Jenis Sablon Manual

Jenis Sablon Manual
Proses cetak pada jenis sablon manual adalah sebuah teknik untuk mencetak tinta diatas bahan dengan bentuk yang kita kehendaki dengan bantuan screen sablon dan rakel sablon dalam proses pengerjaannya. Proses cetak ini menggunakan layar (screen) dengan kerapatan tertentu dan umumnya berbahan dasar Nylon atau sutra (silk screen). Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya di kertas hvs atau kalkir. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis dan disinari, maka harus disiram air agar pola terlihat lalu akan terbentuk bagian-bagian yang bisa dilalui tinta dan tidak. Proses pengerjaannya adalah dengan menuangkan tinta di atas layar dan kemudian disapu menggunakan palet atau rakel yang terbuat dari karet. Satu layar digunakan untuk satu warna. Sedangkan untuk membuat beberapa warna dalam satu desain harus menggunakan suatu alat agar presisi.

Keunggulan dari teknik sablon manual adalah:

  • Bisa mencetak dengan jumlah yang banyak,
  • Hasil relatif stabil,
  • Menghasilkan beberapa efek menarik, seperti : glitters, glow in the dark, timbul, mengkilap/metalik, dan sebagainya,
  • Biaya cetak cukup terjangkau,
  • Fleksibel bisa di aneka jenis permukaan bahan.

Jenis Cat Sablon

Jenis Cat Sablon

SABLON PLASTISOL

Jenis Sablon Plastisol adalah cat sablon berbahan dasar minyak (berbasis lilin / solvenbase). Merupakan jenis cat yang dapat mengeksplorasi ketebalan, tekstur dan karakteristik dari sablon. Sangat irit dan sering dipergunakan oleh clothing internasional. Cocok apabila digunakan di semua jenis gambar.

SABLON RUBBERISH INK / GL

Jenis Sablon Rubberish adalah cat sablon yang memiliki teksture seperti karet, bersifat elastis dan waterbase. Cocok untuk digunakan di semua warna kain dikarenakan memiliki sifat warna yang menutupi rajutan kain. Akan tetapi sablon ini kurang cocok bila digunakan untuk gambar raster dan separasi warna dikarenakan sifatnya yang tidak bisa menyatu antara warna yang satu dengan yang lainnya (tidak tersublimasi).

SABLON DISCHARGE

Jenis Sablon Discharge adalah cat sablon dengan zat kimia yang dapat menipiskan / menghilangkan warna dasar kain dan merubahnya sesuai dengan warna yang diinginkan. Dapat digunakan pada kain berwarna. Dapat ditimpa dengan menggunakan cat SW apabila menginginkan cat SW di kain berwarna gelap dengan hasil warna sablon SW yang cerah.

SABLON SUPERWHITE / WATERBASE INK

Jenis Sablon Superwhite / Waterbase ini sesuai dengan namanya adalah cat sablon waterbase yang memiliki sifat menyerap ke permukaan kain. Cocok untuk gambar vektor maupun raster dan gambar dengan separasi warna. Warna cat ketika diaplikasikan dikain akan berwarna mencolok dan gelap. Hasilnya lebih tebal dari Sablon Flourscent Pigmen.

SABLON HIGH DENSITY

Jenis Sablon High Density adalah cat plastisol tebal seperti karet penghapus yang menggunakan penebal khusus lalu dilapisi oleh warna yang menggunakan cat Plastisol.

SABLON METALLIC SHIMMER

Jenis Sablon Metallic Shimmer adalah bibit warna metalik untuk cat Rubber dan Plastisol.

SABLON FLOURSCENT PIGMEN

Sablon Flourscent Pigmen adalah jenis sablon waterbase yang dapat menyerap penuh ke permukaan kain. Teksture cat ini sangat tidak terasa bila disentuh. Cat ini dapat mengejar warna – warna flourscent / stabilo.

SABLON FOIL

Sablon Foil adalah jenis sablon dengan lembaran alumunium foil khusus (kertas berbahan logam) yang dapat menempel pada kain garmen sesuai dengan gambar yang diinginkan.

SABLON GLOW IN THE DARK

Sablon Glow In The Dark adalah jenis sablon yang sesuai dengan namanya dapat menyala di tempat gelap. Sablon dengan proses menambahkan bubuk fosfor terlebih dahulu. Bisa menggunakan Rubber, Pigmen atau Plastisol.

SABLON FOAM / PUFFPRINT

Sablon Foam adalah jenis sablon timbul yang menyerupai permukaan busa. Akan mengembang setelah proses pemanasan menggunakan mesin hot press.

SABLON FLOCKING / SUEDE

Sablon Flocking adalah jenis sablon yang hasilnya timbul berupa lembaran khusus yang menyerupai kulit suede yang dapat disablon pada kain garmen sesuai dengan gambar yang diinginkan.

Jenis Sablon DTG

Jenis Sablon DTG
Jenis Sablon DTG adalah suatu proses sablon menggunakan Printer DTG atau Direct to Garment yang merupakan sebuah mesin sablon teknologi terbaru, menggabungkan teknologi Head Printer tipe Piezo dan tinta khusus sablon untuk textile dtg (direct to garment printing).

Kelebihan menggunakan Printer DTG Direct to Garment

  • Bisa cetak langsung di atas kaos jadi / kain yang berbahan Cotton 100% seperti Cotton Combed/Carded 20s, 24s, 30s,
  • Proses pengerjaaan 1 kaos hanya 10 menit,
  • Menggunakan tinta khusus tekstil yang tahan lama,
  • Hasil sablon tajam dan merata dengan warna yang memuaskan di atas permukaan kaos / kain,
  • Hasil sablon awet dan bisa dicuci berkali-kali seperti hasil sablon manual,
  • Hasil cetak halus meresap ke bahan kain dengan karakter soft feel seperti bahan Cotton itu sendiri,
  • Tidak usah menggunakan transfer paper.

Kekurangan:

  • Biasa nya hanya bisa digunakan di kaos berwarna terang,
  • Area masih terbatas 42×21 cm.

Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis sablon yang sering digunakan. Selain itu terdapat material atau aplikasi penting lainnya dalam usaha konveksi yang harus kita ketahui seperti Jenis Jenis Kain dan Jenis Jenis Bordir. Untuk anda yang akan memilih kaos ataupun pakaian lainnya dengan menggunakan aplikasi sablon, semoga dapat terbantu dengan artikel jenis sablon ini.