Jenis-Jenis Kain

Jenis Jenis Kain

Galerikonveksi51.com – Jenis jenis kain yang sering digunakan untuk membuat bermacam-macam model pakaian memiliki karakteristik bahan yang berbeda. Selain memberikan kenyamanan, kualitas dan fungsi pemilihan jenis kain juga bisa mendukung model dari suatu baju atau pakaian.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai jenis jenis kain pada baju yang sangat berperan penting dalam industri pakaian khususnya usaha konveksi. Dikatakan demikian, dikarenakan jenis kain menjadi faktor penentu dari pakaian yang akan dibuat. Bila tidak menguasai karakteristik jenis bahan kain, akan mengakibatkan pakaian yang dibuat menjadi tidak sesuai dengan model dan fungsinya.

Sebelum kita membahas mengenai jenis-jenis kain, mari kita terlebih dahulu mengenal arti dari kain itu sendiri.

Pengertian kain adalah suatu bahan dari hasil tenunan benang, baik dari benang kapas, sutra atau sintesis, dimana prosesnya disebut dengan tekstil, biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat baju ataupun produk tertentu yang menggunakan bahan dasar kain dan memiliki banyak jenis yang diperuntukkan untuk fungsi serta maksud tertentu dengan kualitas yang berbeda-beda.
note: untuk tambahan informasi mengenai pengertian kain bisa lihat di Wiki

Jenis Jenis Kain dan Karakteristik Bahan

Jenis-jenis kain sangat beragam dengan berbagai macam karakteristik, fungsi dan kualitasnya. Dari berbagai ragam jenis kain yang tersedia, tidak bisa sembarang kain digunakan untuk semua model pakaian, dikarenakan setiap model pakaian memiliki karakteristik, fungsi dan tujuannya tersendiri.

Pemilihan jenis-jenis kain sangat menentukan kesesuaian dan kenyamanan dari model pakaian. Apabila pemilihan jenis-jenis kain tersebut tidak sesuai, akan mengakibatkan pakaian menjadi unfashionable dan uncomfortable.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka sangat penting bagi para pelaku usaha yang bergerak dalam bidang industri pakaian untuk mengetahui masing-masing karakteristik dari jenis bahan kain. Dikarenakan kain ini sangat beragam dan akan membingungkan bagi orang awam, mari kita mengenal lebih jauh karakteristik, fungsi dan kualitas dari jenis-jenis kain tersebut.

KAIN KATUN COMBED (COTTON COMBED)

Kain Cotton Combed
Jenis Kain Katun Combed ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya / spinning menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus. Bahan ini adalah yang terbaik dan biasa digunakan oleh produsen kaos internasional maupun lokal. Kain katun combed adalah kain yang sangat umum dipakai produsen kaos baik oleh merek clothing ataupun distro.

Sifat dari Kain Katun Combed :

  • Serat benang halus.
  • Hasil Rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu.
  • Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan.
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas.
  • Tidak mudah kusut.
  • Tidak mudah luntur.
  • Mudah untuk proses sablon.

JENIS BENANG

Bila kita mendengar jenis-jenis Kain Katun Combed seperti 20S, 24S, 30S dan 40S, maka hal itu adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi dari bahan kain katun combed. Berikut sedikit penjelasannya;

Benang 20S
Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 24S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

Benang 30S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

Benang 40S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

KAIN KATUN CARDED (COTTON CARDED)

Kain Cotton Carded
Jenis Kain Katun Carded ini kualitasnya dibawah kain Katun Combed, biasa disebut juga semi combed. Jenis kain ini disusun dari benang-benang yang berbulu dan masih banyak mengandung serat-serat kapas yang pendek dan belum melalui proses washing.

Sifat dari Kain Katun Carded :

  • Serat benang kurang halus (kasar dan kaku) dibandingkan katun combed.
  • Hasil rajutan dan tekstur bahannya kurang rata dibandingkan katun combed.
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas.
  • Tidak mudah kusut.
  • Tidak mudah luntur.
  • Mudah untuk proses sablon.

note: jenis kain katun combed dan carded menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah terdiri dari serat kapas.

KAIN TC ( TETORON COTTON )

Kain Teteron Cotton TC
Jenis kain TC (teteron cotton) ini adalah campuran dari 35% kain Katun Combed dan 65% kain Polyester ( Teteron ). Bila dibandingkan dengan kain Katun, kain TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan terasa agak panas di badan. Kelebihan dari kain TC adalah lebih tahan dari penyusutan kain (melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali, hal ini dikarenakan adanya bahan polyester yang terkandung didalamnya.

KAIN KATUN CVC


CVC adalah singkatan dari Chief Value Cotton yang berarti mengandung lebih banyak katun atau dalam istilah tekstil memiliki lebih dari 50% kandungan katun atau serat kapas pada kain.

Kain CVC adalah bahan yang dihasilkan dari penggabungan antara serat katun dan serat polyester dalam persentase yang lebih banyak katunnya. Perbandingannya bisa bermacam-macam, bisa 55% katun + 45% polyester, bisa 60% katun + 40% polyester, atau bahkan 80% katun dan 20% polyester. Semua bergantung dari tingkat kualitas kain katun CVC yang akan dibuat.

Kelebihan Kain Katun CVC :

  • Memiliki kualitas hygienis yang lebih baik dibandingkan kain TC
  • Mempunyai daya tahan yang jauh lebih baik dibandingkan kain yang berbahan 100% katun atau serat kapas
  • Memiliki tingkat penyusatan kain yang rendah
  • Memiliki penyerapan warna yang lebih baik atau lebih tahan luntur

KAIN KATUN VISCOSE

Kain Katun Viscose
Jenis kain katun viscose ini adalah campuran dari 55% kain Cotton Combed dan 45% kain Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat penyusutan kainnya lebih kecil daripada kain Katun. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

KAIN VISCOSE

Kain Viscose
Jenis kain Viscose merupakan bahan yang sering dipergunakan dalam pakaian-pakaian model busana pesta, casual wear, lingerie, underwear, sampai jaket sebab halus dan licin serta lentur. Bahan ini terbuat dari serat kayu (Eucalyptus-sejenis pohon pinus).

Ciri2 Viscose :

  • Terasa lembut dan dingin di kulit;
  • Bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat;
  • Menyerap keringat;
  • Bahan/ pakaian akan rusak apabila direndam dengan deterjen lebih dari 1 jam;
  • Bisa dicuci atau di dry clean.

KAIN HYGET

Kain Hyget
Jenis kain Hyget ini termasuk dalam kategori spandex. Bersifat elastis namun lebih berat dari spandex biasa. Lapisan luarnya terlihat mengkilap. Bahan ini tidak mudah untuk menyerap keringat. Bahan ini terbuat dari plastik,namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah. Namun bahan ini bisa juga digunakan untuk membuat jersey (baju bola) dari jenis Super Hyget yang kualitasnya lebih baik.

KAIN POLYESTER / PE

Kain Polyester
Jenis kain Polyester / PE ini terbuat dari serat sintetis (buatan) dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasarnya tersebut, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai. Terbuat dari butiran plastik sehingga terasa panas di badan dan tidak menyerap keringat.

Karakteristik dari bahan ini yaitu :

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

KAIN LACOSTE

Kain Lacoste
Jenis kain Lacoste ini memiliki teksture pola bolong-bolong kecil yang biasa dipakai untuk pakaian Polo berkerah. Sebenarnya Lacoste adalah nama perusahaan asal prancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur bolong-bolong tadi, namun seiring penggunaannya, masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan jenis pakaian ini untuk membuat baju Polo atau bahasa lokalnya Wangki. Untuk bahannya ada yang bentuk nya PE (terdapat kandungan Polyester/plastik) tipis dan kurang menyerap keringat serta bahan Pique yang terdapat kandungan katunnya, tebal dan menyerap keringat.

JENIS KAIN DRILL

Kain Drill
Kain Drill adalah bahan yang memiliki serat dengan garis-garis miring nge-drill. Jenis Kain Drill umumnya merupakan campuran antara bahan cotton dan polyester. Semakin banyak kadar cotton-nya, biasanya harganya pun semakin mahal.

Beberapa Macam Kain Drill:

KAIN AMERICAN DRILL

Kain American Drill
Jenis Kain American Drill adalah bahan yang memiliki serat sedang dan memiliki karakteristik permukaan kain yang lembut dengan tekstur yang halus. Jenis Kain American Drill terbuat dari bahan katun dan polyester, serta dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman saat digunakan.

KAIN JAPAN DRILL

Kain Japan Drill
Jenis Kain Japan Drill adalah jenis Kain Drill yang memiliki serat besar dengan komposisi bahan cotton lebih banyak dengan poliester yang lebih sedikit sehingga lebih nyaman dipakai. Jenis kain Japan Drill memiliki karakteristik lebih kuat dan tebal dibandingkan jenis Kain Drill lainnya. Jenis Bahan Japan Drill merupakan kain yang paling populer digunakan untuk membuat seragam khususnya direkomendasikan untuk jenis seragam lapangan.

Bahan jenis drill diantaranya kain drill merk taipan drill dan nagata drill untuk produk jepang yang kualitasnya baik dan tebal. Adapula merk American Drill seperti Verlando dan Venosa yang harga nya lebih murah ketimbang Japan Drill. Bahan ini nyaman sekali dipakai untuk seragam, koleksi warna pun terbilang paling lengkap dibanding bahan merk lain. Bentuk tekstur untuk bahan ini adalah terlihat dari garis benang yang jelas.

KAIN NAGATA DRILL

Kain Nagata Drill
Jenis Kain Nagata Drill adalah jenis kain yang termasuk ke dalam kategori bahan Japan Drill. Jenis Kain Nagata Drill merupakan bahan Japan Drill yang paling disukai karena memiliki komposisi bahan katun lebih banyak dan lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan Kain Japan Drill lainnya yang memiliki lebih banyak kandungan polyester.

KAIN TAIPAN DRILL

Kain Taipan Drill
Jenis Kain Taipan Drill adalah jenis Kain Drill yang terbuat dari campuran 70% katun dengan 30% teteron. Jenis kain ini memiliki karakteristik lentur dan tidak mudah kusut serta memiliki permukaan yang halus. Seperti jenis Kain Drill lainnya, kain Taipan Drill juga dapat menyerap air dengan baik sehingga nyaman untuk digunakan. Contoh penggunaaan dari jenis kain ini adalah pada baju seragam pemerintahan ( PNS ) dengan warna yang umum digunakan adalah Cokelat Khaki.

KAIN HISOFT DRILL

Kain Hisoft Drill
Jenis kain hisoft drill adalah bahan yang memiliki konsentrasi katun lebih banyak sehingga lebih nyaman saat dipakai. Bahan hisoft drill memiliki kualitas yang sedikit lebih baik dibanding japan drill, dikarenakan memiliki tekstur yang mirip dengan Japan Drill, namun lebih lemas dan lembut. Hisoft drill banyak digunakan untuk pembuatan kemeja, seragam, rompi, jaket almamater, topi dan blazer.

KAIN HIGH TWIST

Kain High Twist
Jenis Kain High Twist adalah jenis bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jaket, jas, semi jas, blazer dan celana. Namun bahan ini sedikit panas dikarenakan mengandung bahan sintetis. Kain High Twist terdiri dari berbagai nama, merek dan kualitas. GaleriKonveksi51 sendiri sering menggunakan merek Intercooler. Untuk pilihan lainnya seperti Maxi Style, Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Staff, Serasi dan lainnya.

KAIN TWILL

Kain Twill
Jenis Kain Twill adalah bahan yang memiliki spesifikasi permukaan kain berserat garis-garis miring atau diagonal dan memiliki jalinan benang yang kuat. Jenis Kain Twill memiliki karekteristik hampir sama dengan bahan Drill, namun Bahan Twill agak panas bila digunakan.

KAIN KANVAS / CANVAS

Kain Kanvas
Jenis kain Kanvas / Canvas ini memiliki tekstur tebal dan berat. Biasanya dipergunakan untuk jaket lapangan pada pertambangan, mendaki gunung atau baju bela diri karena dapat melindungi tubuh dari goresan batu atau benda lainnya. Ketika dipakai biasanya agak gerah karena tebal.

KAIN TASLAN

Kain Taslan
Jenis kain taslan adalah bahan yang memiliki karakteristik seperti parasut, akan tetapi lebih tebal, lembut, ringan dan kuat dibanding bahan parasut. Jenis bahan kain taslan adalah terkenal paling eksklusif, karena bahan ini ada sub nya yang anti air. Bahan taslan ini memiliki banyak macam, seperti taslan salur, taslan korea, taslan lokal dan lain-lain.

KAIN RIPSTOP

Kain Ripstop
Jenis kain Ripstop adalah bahan yang memiliki tekstur kotak-kotak yang terbuat dari tenunan benang nilon yang diperkuat secara khusus dengan selingan tenunan benang yang berukuran lebih besar.

Material yang digunakan untuk membuat kain ripstop diantaranya berupa kapas, sutra, polyester, dan polypropylene, serta nilon dengan konten terbatas pada benang crosshatched yang membuatnya tahan air. Kain Ripstop bersifat kedap air, kedap udara serta fire-resistant sehingga menjadikannya kokoh dan tidak mudah terbakar.

KAIN PARASUT

Kain Parasut
Jenis kain parasut merupakan bahan yang dikenal sangat tipis dan relatif kedap air. Sesuai dengan sifatnya yang anti air, kain ini sangat cocok digunakan pada saat musim hujan untuk melindungi dari siraman air. Bahan baku yang digunakan pada pembuatan kain parasut adalah sejenis polyester. Jenis bahan ini berasal dari serat sintetis atau buatan dari hasil pengolahan minyak bumi yang kemudian diproses menjadi serat fiber poly. Dilihat dari bahan baku pembuatnya bisa dipastikan bahan ini tidak dapat menyerap keringat sehingga kurang cocok jika dikenakan pada udara panas.

Bahan parasut sangat mudah dibersihkan, cepat kering dan tidak menimbulkan bau. Secara keseluruhan bahan parasut mengandung plastik, namun rata-rata memiliki kualitas yang berbeda satu sama lain. Ada yang tebal, kuat, serta lembut, namun ada juga bahan parasut yang tipis, kasar bahkan tembus pandang. Bahan parasut terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya parasut bewai, parasut furing dan parasut metalik.

KAIN MIKRO

Kain Mikro
Jenis kain mikro (micro) adalah bahan yang memiliki tekstur dengan alur (serat) sangat kecil dan permukaannya licin. Kain mikro memiliki karakteristik seperti bahan parasut namun agak tipis.

KAIN OXFORD

Kain Oxford
Jenis kain Oxford adalah bahan yang memiliki spesifikasi bahan tekstur rata tidak seperti drill. Jalinan benang-benang pintalan kain semacam jalinan titik-titik seperti pada pixel dalam resolusi gambar.

Beberapa merk bahan Oxford antara lain :

  • Taipan Topical,
  • Maryland,
  • Sari Warna.

KAIN TAIPAN TROPICAL

Kain Taipan Tropical
Jenis Kain Taipan Tropical adalah bahan yang merupakan campuran komposisi polyester dan cotton, dengan perbandingan lebih besar kandungan cotton, sehingga bila dipakai tetap dingin. Jenis kain untuk seragam ini mempunyai serat yang sama dengan oxford dan bahannya lebih halus.
Beberapa merek bahan Tropical :
Taipan Tropical, Cadillac Trop, Verlando Trop, Pasuka Trop dan sebagainya.

KAIN SATIN

Kain Satin
Jenis kain satin atau saten dikenal sebagai kain yang permukaannya mengkilap. Terbuat dari bahan sutera dan biasanya digunakan untuk membuat jubah toga, gaun, lingerie, jaket bisbol, celana olahraga, kemeja, dasi, tas dan sepatu.

KAIN TESSA

Kain Tessa
Jenis kain Tessa memiliki tekstur kain yang cukup halus. Kainnya juga tebal dan tidak mudah kusut. Jenis bahan Tessa digunakan untuk membuat jaket-jaket semi jas dengan harga serta kualitasnya yang berada di bawah jas.

KAIN BESTWAY

Kain Bestway
Jenis kain Bestway / New best way airmaxx merupakan salah satu jenis kain tekstil yang diciptakan menggunakan teknik tenun khusus inovasi Textileone dengan mesin AIRJET untuk memenuhi kebutuhan pakaian kerja sehari-hari. Oleh beberapa desainer baju, kain ini biasa dimanfaatkan untuk membuat segala jenis office wear, corporate uniform dan pakaian dinas harian.

Berbeda dengan kain tekstil lainnya, karaktersitik best way yang lembut, dingin, dan trendy mampu memberikan kenyamanan optimal bagi tubuh pemakainya. Tidak mengherankan jika kemudian kain ini menjadi pilihan terbaik untuk membuat seragam kerja hingga desain baju lainnya. Selain difungsikan untuk membuat seragam dinas, kain best way juga bisa digunakan untuk membuat jubah wisuda untuk berbagai perguruan tinggi. Bahkan sejak tahun 2012 kain best way telah ditetapkan sebagai seragam standar seluruh kementrian kesehatan.

KAIN BELUDRU

Kain Beludru
Jenis Kain Beludru / Velvet biasanya dikenal dengan nama kain beludru. Kain velvet adalah jenis kain tenun tafting (berumbai) dengan struktur yang sangat halus dan rata, sehingga tekstur dan permukaan kain velvet terlihat berkilau dan lembut seperti perpaduan dari sifat kain sutera dan wol. Kain beludru atau kain velvet ini adalah kain lembut yang terbuat dari sutra, rayon atau nylon dengan ciri bahan seperti tumpukan bulu yang sangat halus, mulus padat dan lembut seperti bulu kucing, beruang dan lain-lain.

Awalnya velvet pertama kali muncul terbuat dari serat sutra. Tetapi pada saat persediaan serat sutra menipis, maka para pemintal mulai beralih ke serat-serat lainnya yang mudah didapat, seperti: rayon dan katun (14%-18% sutra dan sisanya rayon). Sedangkan velvet yang 100% sutra sudah sangat susah untuk ditemukan, kalau pun ada pasti sangat mahal harganya. Motif-motif bahan velvet pun sudah beragam, ada yang garis-garis sampai kotak-kotak.

Pada umumnya bahan dasar velvet ialah katun dan sutra. Kemudian dikembangkan lagi ke bahan-bahan lainnya, seperti viscose dan polyester. Velvet pun bisa dibuat di atas bahan yang mengandung karet atau stretch karena semakin canggihnya alat. Stretch velvet ini dapat mengikuti lekuk bentuk tubuh sehingga nyaris sempurna. Banyak busana-busana mewah dan kebaya memakai bahan stretch velvet supaya terlihat seksi karena velvet bisa mengikuti bentuk tubuh.

Lebih banyak helai benang yang dipakai akan menciptakan velvet yang tebal sehingga akan menambah tinggi harga jualnya. Terlebih lagi bila ada aplikasi di atasnya seperti brokat atau bordir, harganya akan bertambah mahal. Bahan velvet tak hanya tebal, namun ada juga yang tipis. Velvet tipis lebih mudah dijahitnya dibandingkan dengan yang tebal. Terlebih lagi bila kita ingin membuat busana pesta dan kebaya. Lekuk tubuh dapat terlihat jelas dan membuat kita tampak seksi bila memakai stretch velvet.

KAIN SIFON

Kain Sifon
Jenis kain Sifon terbuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintetis. Jenis kain ini memiliki sifat tipis, licin dan panas ketika digunakan Kain sifon juga mempunyai banyak jenis diantaranya sifon polos ( yang biasanya terbuat dari bahan polyster /minyak bumi ) dan jenis sifon cerutti ( dari bahan sutra ).

KAIN MONALISA

Kain Monalisa
Jenis Kain Monalisa adalah bahan yang memiliki serat benang yang rapat sehingga tidak menerawang dan memiliki karakteristik tekstur halus, jatuh serta nyaman dipakai ( adem ). Kain Monalisa ini bahannya tebal jadi tidak perlu menggunakan Furing, namun ringan. Bahan Monalisa tidak mudah luntur dan warnanya tidak pudar sehingga akan selalu terlihat baru dan mewah ketika dipakai. Jenis Kain Bahan Monalisa biasanya digunakan untuk gamis / dress, khimar / jilbab / pashmina dan busana muslimah lainnya.

KAIN LINEN

Kain Linen
Jenis kain Linen hampir sama dengan kain katun. Hanya saja kain linen memiliki serat yang lebih kuat.

Kelebihan kain linen :

  • Mudah menyerap keringat,
  • Terasa dingin di kulit.

Kekurangan kain linen :

  • Kain mudah kusut,
  • Warna mudah pudar terlebih jika terlalu sering disetrika.

KAIN CORDUROY

Kain Corduroy
Jenis kain corduroy ini bergaris-garis, dan selain sebagai bahan jaket, corduroy juga bisa digunakan sebagai bahan celana. Bahan ini sudah jarang digunakan karena terkesan kuno.

KAIN LEATHER / SUEDE (BAHAN KULIT)

Kain Leather
Jenis kain Leather & Suede ( bahan kulit ) ini sama-sama terbuat dari kulit. Hanya saja, leather dibuat dari kulit luar, sementara suede dibuat dari bagian kulit dalam. Cari yang halus dan tidak kaku. Untuk dua bahan ini, diperlukan teknik perawatan khusus untuk membersihkannya. Untuk leather, pilih yang tidak mengkilap untuk kesan mahal dan elegan. Mengkilap malahan berkesan murahan.

Untuk bahan kulit ini biasanya dibedakan berdasarkan bagian tubuh dari hewan tersebut, yaitu bagian pungung, leher, bahu, perut bawah dan paha. Bagian tubuh yang paling mahal adalah bagian punggung karena memiliki kualitas kulit tebal dan halus yang baik dibandingkan bagian tubuh lainnya yang tipis dan melar.

KAIN DENIM

Kain Denim
Jenis kain denim adalah bahan yang berserat tebal terbuat dari katun twill namun terkesan lebih halus dan tipis. Bahan denim memiliki tekstur yang bervariasi, ada yang lembut dan kasar, tidak terlalu lentur dan kuat. Jenis bahan denim biasa dipakai untuk membuat jeans, seperti dipakai untuk celana, jaket dan topi.

Kelebihan kain denim :

  • Tebal dan kuat,
  • Tidak mudah kusut.

Kekurangan kain denim :

  • Warna cenderung mudah luntur,
  • Lebih terasa panas dikulit.

KAIN FLEECE

Kain Fleece
Jenis kain Fleece adalah bahan kain yang berbulu dengan tampilan yang menyerupai benang wool. Bahan ini bersifat hangat dan tidak panas, serta nyaman dipakai. Umumnya fleece terdapat pada bagian dalam bahan agar pakaian yang digunakan lebih terasa hangat saat dipakai. Fleece sering dipakai untuk pembuatan jaket, sweater, jumper, dan lain-lain.

KAIN BABY TERRY / BABY TRAY

Kain Baby Terry
Jenis kain Baby terry / Baby Tray ini mirip dengan bahan kaos, namun jauh lebih tebal dan umumnya sedikit berbulu. Mirip juga dengan bahan fleece namun memiliki bulu yang lebih halus. Bagian dalamnya bertekstur lembut seperti selimut. Paling banyak digunakan untuk pembuatan sweater, jumper, maupun blazer wanita.

KAIN WOOL

Kain Wool
Jenis kain Wool ini sangat menyerap air akan tetapi berbahan tebal sehingga jika kena noda akan lebih sulit dibersihkan dan akan menyusut jika cara mencuci dan mengeringkannya tidak benar. Ada juga jenis Lightweight Wool. Untuk Lightweight Wool, sesuai dengan namanya, kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet). Bahan kain wool cukup tebal sehingga unggul dalam hal menyerap keringat.

Kelebihan jenis kain wool :

  • Sangat tebal dan kuat,
  • Daya serap keringat yang tinggi.

Kekurangan kain wool :

  • Bahan lebih terasa panas di kulit,
  • Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal.

KAIN ADIDAS

Kain Adidas
Jenis kain Adidas memiliki sifat bahan kain yang ringan dan menyerap keringat meskipun tidak sebagus bahan kain cotton. Sifat bahannya tidak berbeda jauh seperti bahan wafer, hanya beda di motif saja dan umum dipergunakan pada seragam olahraga seperti pada produk-produk Adidas sehingga disebut sebagai bahan kain adidas.

KAIN DIADORA

Kain Diadora
Jenis kain Diadora ini umum dipergunakan pada jaket atau celana training olah raga dan baju yang bersifat sporty. Sifat bahan ini mengkilap ketika terkena sinar matahari sehingga menimbulkan kesan mewah meskipun harganya tidak terlalu mahal. Bahan ini ketika dicuci tidak melar namun bila menggunakan mesin cuci atau disikat dapat merusak serat kainnya, sama seperti bahan umum lainnya.

KAIN LOTTO

Kain Lotto
Jenis kain Lotto ini digunakan sebagai bahan kaos olahraga. Tekstur bahan ini tidak mengkilat, lembut apabila dipegang dan elastis. Bahan ini memiliki tingkat ketebalan sama halnya seperti bahan kain cotton. Bahan ini sering dipakai sebagai bahan pembuatan kaos olahraga team sepak bola.

Berikut penjelasan singkat mengenai jenis-jenis kain. Setelah kita mengetahui karakteristik dari jenis kain tersebut, semoga bisa menambah wawasan dan mempermudah kita untuk memilih bahan kain yang tepat untuk pakaian. Bagi pelaku industri pakaian seperti jasa konveksi, pengetahuan tentang jenis-jenis kain ini menjadi hal yang sangat mutlak, dikarenakan selain bisa memilih kain yang tepat untuk pakaian juga turut berperan dalam masalah kualitas dan harga produksi.

Selain dari jenis-jenis kain yang sering digunakan dalam usaha konveksi atau pakaian, ada material lain yang menjadi pelengkap dari pakaian, yaitu jenis-jenis sablon dan jenis-jenis bordir. Semoga informasi tentang jenis-jenis kain ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

5 replies
  1. Dicky
    Dicky says:

    Sangat bermanfaat. terima kasih banyak. hanya saja jika ditambah dengan gambar kain mungkin akan lebih mempermudah pemahaman. 🙂 selebihnya oke. 👍

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *