Pos

Sejarah Topi

Sejarah Topi
Galerikonveksi51.com – Sejarah topi diawali dengan digunakannya penutup kepala untuk melindungi kepala dari unsur cuaca. Selain itu bila kita lihat dalam sejarah topi juga digunakan untuk berbagai tujuan, seperti seremonial, agama, proteksi atau sebagai aksesoris fashion. Fakta yang menarik dalam sejarah topi, bahwa di masa lalu topi menjadi indikator status sosial.

Bila melihat sejarah topi dalam dunia militer, dapat menunjukkan beberapa hal seperti kewarganegaraan, cabang layanan, pangkat atau resimen. Polisi biasanya memakai topi khas semisal topi pet atau topi bertepi, seperti yang dikenakan oleh beberapa kepolisian terkenal di dunia, seperti Royal Canadian Mounted Police. Sekarang ini banyak jenis topi yang asal usulnya tidak terlepas dari perkembangan sejarah topi.

Sejarah Topi

Topi Venus of Brassempouy

Source: en.wikipedia.org/wiki/Hat

Tidak banyak catatan resmi mengenai sejarah topi pada tahun 3000 SM. Namun para arkeolog berpendapat bahwa Venus of Brassempouy dari 26.000 tahun yang lalu kemungkinan menggambarkan topi.

Salah satu topi yang dikonfirmasi dikenal paling awal adalah sebuah topi dikenakan oleh seorang pria di zaman perunggu (dijuluki Ötzi). Tubuhnya (termasuk topi) ditemukan beku di sebuah gunung antara Austria dan Italia, yang sudah ada disana sejak sekitar tahun 3300 SM. Dia ditemukan mengenakan topi kulit beruang dengan tali dagu, terbuat dari beberapa kulit dijahit bersama-sama, pada dasarnya menyerupai topi bulu Rusia tanpa flaps.

Salah satu penggambaran pertama dari sejarah topi muncul dalam lukisan makam dari Thebes, Mesir. Dalam gambar tersebut menunjukkan seorang pria yang mengenakan topi jerami berbentuk kerucut, bertanggal sekitar tahun 3200 SM. Topi tersebut merupakan topi yang biasa dipakai di Mesir kuno. Banyak penduduk Mesir kelas atas mencukur kepala mereka, kemudian menutup kepala dengan hiasan agar membantu mereka tetap sejuk. Penduduk Mesopotamia kuno sering memakai topi kerucut atau yang berbentuk seperti vas terbalik.

Rekontruksi Baju Otzi

Source: en.wikipedia.org/wiki/Ötzi Author: Wolfgang Sauber

Dalam awal sejarah topi lainnya termasuk Pileus, berbentuk batok kepala sederhana seperti topi yang dikenal sebagai Phrygian Cap. Topi tersebut dipakai oleh budak yang telah merdeka di Yunani dan Roma (yang menjadi ikon di Amerika selama Perang Revolusi dan Revolusi Perancis, sebagai simbol perjuangan untuk kebebasan melawan Monarki).

Topi Pileus

Source: en.wikipedia.org/wiki/Pileus_(hat)

Selain itu ada Greek Petasos (topi matahari asal Thessalian dipakai oleh orang Yunani kuno), topi pertama yang dikenali memiliki brim (pinggiran topi). Dimana ketika itu wanita mengenakan cadar, kerchiefs, kerudung, topi dan wimples.

Topi Petasos Hermes

Source: en.wikipedia.org/wiki/Petasos

Seperti Ötzi, Manusia Tollund diawetkan sampai dengan hari ini mengenakan topi, mungkin telah mati dari sekitar tahun 400 SM di sebuah rawa Denmark dan dijadikan mumi. Mumi tersebut mengenakan topi runcing yang terbuat dari kulit domba dan wol, diikat di bawah dagu dengan tali kulit tersembunyi.

Sejarah Topi Setelah Masehi

St. Clement, seorang patron saint dari pembuat topi berbahan felt,mengatakan telah menemukan bahan felt wool ketika sedang mengisi sandalnya dengan serat rami untuk melindungi kakinya, sekitar tahun 800 M.

Pada Abad Pertengahan, topi merupakan penanda status sosial dan digunakan sebagai kekhususan bagi kelompok tertentu. Sidang Fourth Council of the Lateran pada tahun 1215, mengharuskan semua orang Yahudi mengidentifikasi diri mereka dengan mengenakan Judenhat (topi Yahudi), menandai mereka sebagai sasaran bagi anti-Semitisme. Topi tersebut biasanya terdapat lambang Yahudi dan berbentuk runcing atau persegi.

Pada Abad Pertengahan, topi untuk wanita berkisar antara syal sederhana sampai Hennin (hiasan kepala berbentuk kerucut “menara” atau kerucut terpotong dipakai di akhir Abad Pertengahan oleh perempuan Eropa dari kaum bangsawan) yang rumit dan melambangkan status sosial. Topi terstruktur untuk wanita mirip dengan yang dikenakan laki-laki bangsawan dan mulai dipakai pada akhir abad ke-16.

Istilah ‘milliner‘ (pembuat topi wanita) berasal dari Kota Milan, Italia, di mana topi kualitas terbaik dibuat pada abad ke-18. Millinery dahulu merupakan pekerjaan wanita, yang tidak hanya menciptakan topi dan bonnets tetapi juga memilih renda, hiasan dan aksesori untuk pelengkap pakaian.

Pada awal pertengahan abad ke-19, wanita mengenakan bonnets yang secara bertahap menjadi lebih besar, dihiasi dengan pita, bunga, bulu dan trim kain kasa. Pada akhir abad, banyak model lainnya yang diperkenalkan, di antaranya topi dengan brims lebar dan crown datar, flower pot dan toque. Pada pertengahan tahun 1920-an, ketika wanita mulai memotong pendek rambutnya, mereka memilih topi yang menutupi kepala seperti helm.

Tradisi memakai topi ketika acara balap kuda berasal dari Royal Ascot di Inggris, yang ketat menjaga kode berpakaian. Dimana semua tamu di Royal Enclosure diharuskan memakai topi. Kemudian tradisi ini diadopsi pada acara balap kuda lainnya, seperti pada Kentucky Derby di Amerika Serikat.

Topi Hennin Hans Memling

Source: en.wikipedia.org/wiki/Hennin

Topi-topi mewah populer pada tahun 1980-an dan pada awal abad ke-21, topi-topi flamboyan telah kembali, dengan gelombang baru milliners muda yang kompetitif merancang kreasi termasuk topi turban, topi felt trompe-l’oeil-effect dan tall headpieces yang terbuat dari rambut manusia. Beberapa koleksi topi baru telah digambarkan sebagai “wearable sculpture“. Banyak bintang pop, di antaranya seperti Lady Gaga yang dibayar untuk mempublikasikan topi-topi tersebut.

Topi Lady Gaga Custom Gladys Tamez Hat

Source: peopleenespanol.com

Perkembangan Topi

Perkembangan topi selain memiliki fungsi sebagai pelindung kepala, juga memiliki tujuan tertentu. Contohnya seperti Hard Hat adalah topi keras yang melindungi kepala para pekerja konstruksi dari cedera oleh benda yang jatuh. Contoh lainnya adalah Custodian Helmet pada polisi Inggris yang berfungsi melindungi kepala petugas.

Topi Custodian Helmet

Source: walesonline.co.uk

Juga ada Sun Hat yang berfungsi sebagai topi untuk melindungi wajah dan bahu dari terik matahari. Lalu ada Topi Koboi yang digunakan untuk melindungi dari terik matahari dan hujan. Kemudian topi bulu Ushanka dengan penutup telinga yang menjaga kepala dan telinga agar tetap hangat.

Topi Toga

Source: todayifoundout.com

Ada juga beberapa topi yang dikenakan untuk keperluan upacara, seperti Topi Toga, yang dipakai selama upacara kelulusan universitas. Beberapa topi yang dikenakan oleh anggota profesi tertentu, seperti Toque dikenakan oleh koki. Selain itu ada beberapa topi yang memiliki fungsi keagamaan, seperti Mitres dikenakan oleh Uskup, Turban dikenakan oleh Sikh dan Peci yang dikenakan oleh lelaki muslim.

Seiring dengan perkembangan fashion, maka banyak bermunculan topi terlepas dari asal usulnya. Seperti misalnya topi bisbol yang merupakan bagian dari seragam bisbol. Karena memiliki fungsi dan desain yang sederhana, topi bisbol akhirnya digunakan oleh cabang olahraga lain. Jenis topi bisbol pun dijadikan sebagai bagian dari seragam militer dan kepolisian. Lalu topi bisbol akhirnya banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bagian dari pakaian kasual sehari-hari. Dan mulai bermunculan ragam jenis topi bisbol, seperti topi snapback dan topi trucker.

Pembuat Topi Terkenal

Toko Topi James Lock and Co

Source: zimbio.com

Salah satu hatters (pembuat topi) London paling terkenal adalah James Lock & Co dari St James Street. Toko tersebut mengklaim sebagai toko topi tertua di dunia. Kemudian ada Sharp & Davis dari 6 Fish Street Hill. Pada akhir abad ke-20, museum yang berbasis di London mencatat bahwa David Shilling seorang milliner yang memperkenalkan kembali topi ke seluruh dunia. Desainer topi terkemuka asal Belgia adalah Elvis Pompilio dan Fabienne Delvigne (Royal warrant of appointment holder), yang topi buatannya dikenakan oleh bangsawan Eropa.

Philip Treacy OBE adalah milliner Irlandia pemenang penghargaan yang diakui oleh desainer-desainer top dan topi buatannya dipakai di pesta pernikahan kerajaan. Di Amerika Utara, Stetson yang merupakan produsen topi koboi terkenal, membuat tutup kepala untuk Royal Canadian Mounted Police dan Texas Rangers. John Cavanagh adalah salah satu hatters terkenal di Amerika. Pembuat topi asal Italia, Borsalino telah membuat topi yang banyak dikenakan oleh bintang Hollywood dan orang-orang kaya dan terkenal di dunia.

Demikianlah ulasan mengenai sejarah topi. Untuk informasi jenis bahan topi bisa dilihat di Jenis Kain Topi. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan topi silahkan untuk mengunjungi Konveksi Topi.

Semoga bermanfaat.

Jaket Bomber

Jaket BomberGalerikonveksi51.com – Jaket bomber yang kini dikenakan oleh pria dan wanita, sejarah asal usulnya merupakan jenis model untuk pilot army AS. Sekarang ini, jaket bomber menjadi sebuah tren fashion item yang bisa ditemui di toko-toko pakaian, seperti distro, outlet dan lainnya. Jaket bomber yang asalnya diperuntukkan bagi militer ini, telah beralih menjadi bagian dari budaya populer.

Pengertian Jaket Bomber adalah sebuah jaket penerbangan yang awalnya dibuat untuk pilot militer dan hanya dikenakan khusus oleh pilot pesawat pengebom dan sekarang telah menjadi “pop culture” dengan istilah Bomber Jacket.

Jaket Bomber

Jaket bomber yang awal mulanya diciptakan untuk pilot militer ini, sekarang telah menjadi sebuah tren fashion item. Hal ini tidak terlepas dari sejarah dan perkembangan jenis model jaket bomber. Juga dari turut andilnya selebriti dunia yang ikut mengenakan jaket ini, baik dalam film maupun kegiatan sehari-hari.

Sejarah Jaket Bomber

Sejarah jaket bomber bermula ketika pihak militer menyadari bahwa pilot penerbang membutuhkan pakaian yang bisa menjaga mereka agar tetap hangat, karena saat itu kebanyakan pesawat tidak memiliki kokpit yang tertutup.

Sejarah Jaket Bomber Pada Perang Dunia ke-1

Ketika Perang Dunia ke-1, US Army membentuk Aviation Cloating Board pada Bulan September Tahun 1917. Saat itu, mereka mendistribusikan kepada para pilot sebuah jaket penerbangan yang terbuat dari kulit, dengan kerah tinggi, resleting sebagai tutupan jaket untuk mencegah angin, manset dan bagian pinggang yang ketat dan beberapa rumbai yang dilapisi bulu.

Sejarah Jaket Bomber Pada Perang Dunia ke-2

Leslie Irvin

source: en.wikipedia.org/wiki/Leslie_Irvin_(parachutist)

Leslie Irvin adalah orang pertama yang merancang dan memproduksi jaket penerbangan klasik dari kulit domba. Pada tahun 1926, ia mendirikan sebuah perusahaan manufaktur di Inggris dan menjadi pemasok utama jaket penerbangan untuk Royal Air Force selama sebagian besar dari Perang Dunia ke-2. Dikarenakan permintaan pada tahun awal perang yang begitu besar, perusahaannya menggaet subkontraktor, yang menjelaskan adanya variasi desain dan warna yang terlihat pada awal produksi jaket penerbangannya.

Sehubungan dengan berkembangnya teknologi penerbangan, terjadi peningkatan pengoperasian ketinggian terbang pesawat. Kebanyakan serangan bom berdaya besar di Eropa selama Perang Dunia ke-2, dilakukan dari ketinggian minimal 25.000 ft. Hal itu menyebabkan suhu pesawat bisa mencapai sedingin -50 ° C (-58 ° F). Kabin pesawat tidak bisa mengisolasi temperatur tersebut, sehingga jaket tebal dan hangat menjadi peralatan penting untuk setiap anggota kru pesawat.

Sehingga asal usul jaket bomber ini berasal dari jaket penerbangan yang digunakan oleh pilot dan kru militer di pesawat penge-bom, maka muncul istilah “bomber jacket”. Sehingga sekarang ini jaket tersebut dikenal secara luas sebagai jaket bomber.

Perkembangan Model Jaket Bomber

Pada awal mulanya jaket bomber ini diawali dengan dibuatnya jaket penerbangan bagi keperluan pilot militer pada tahun 1917. Dengan berkembangnya teknologi penerbangan, sehingga dibutuhkan jaket yang lebih sesuai dan nyaman. Kemudian pihak militer terus mengembangkan dan memproduksi beberapa macam desain jaket bomber yang dapat ditemui hingga sekarang ini.

Jaket Bomber A-1

Jaket Bomber A-1

source: modefemininefashion.com

Pada tahun 1927, U.S. Army Air Corps secara resmi mengeluarkan flight jacket A-1 yang terbuat dari kulit sebagai jaket penerbangan militer. Desain jaket bomber model A-1 memiliki penutup bukaan depan dan saku menggunakan kancing. Memiliki kerah dari rajutan dengan kancing tertutup. Manset di pergelangan tangan dan karet di bagian pinggang.

Jaket Bomber A-2

Jaket Bomber A-2

source: schottnyc.com

Jaket bomber A-2, diluncurkan pada tahun 1931 sebagai kelanjutan dari model A-1 yang sama-sama terbuat dari kulit. Jaket ini diuji coba pada 20 September 1930, namun baru distandarisasi oleh U.S. Army Air Corps pada 9 Mei 1931.

Bomber jacket A-2 awalnya diciptakan dan dikembangkan pada masa perang dunia ke-2 untuk pilot, navigator dan bombardier Angkatan Udara AS. Jaket tersebut seringkali dihiasi oleh patch skuadron dan karya seni yang dicat pada belakang jaket. Kadang-kadang disebut sebagai bomber jacket, sebutan aslinya adalah “Jacket, Pilot’s (summer)” dan penggunaan pada masa perang sangat terbatas baik untuk pilot atau kru bomber.

Bomber jacket A-2 memiliki desain mirip dengan A-1, hanya saja penutup bukaan depan jaket dan penutup saku diganti dengan resleting, serta kancing pengencang tersembunyi. A-2 memiliki kerah kulit bergaya kemeja, dengan kancing tersembunyi. Juga memiliki strap yang dijahit pada bahu.

Pada tanggal 27 April 1943, tipe A-2 dinyatakan sebagai edisi terbatas yang hanya bisa dipesan untuk menggantikan in-service unit. Setelah itu, jaket yang didistribusikan sebagai unit baru adalah bomber jacket tipe B-10 dan B-15. Meskipun model asli A-2 dibatalkan setelah 12 tahun, namun tetap menjadi jaket penerbangan Amerika yang paling dikenali dan dicari.

Jaket Bomber G-1

Jaket Bomber G-1

source: en.wikipedia.org/wiki/G-1_military_flight_jacket

Model G-1 merupakan jaket penerbangan kulit militer dengan kerah dilapisi bulu pada masa perang dunia ke-2 yang digunakan oleh Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Penjaga Pantai AS. Sedangkan Angkatan Udara AS menamakannya sebagai flight jacket A-2. Bomber jacket G-1 lebih dikenal sebagai jaket yang dikenakan oleh Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Bomber jacket G-1, didesain untuk menyerupai model A-2 milik Air Corps, oleh Angkatan Laut AS (U.S. Navy) pada tahun 1930-an. Kemudian di standarisasi pada tahun 1940 dengan nama M-422A. Lalu pada tahun 1943, oleh Army Air Forces dan Angkatan Laut AS dinamakan ANJ-3 (Army Navy Jacket 3) yang menggantikan tipe A-2.

Perkembangan jaket bomber G-1 diperkirakan pada tahun 1947 dan digunakan selama Perang Korea. Model ini bertahan hingga Tahun 1978, setelah Kongres AS membatalkannya sehubungan dengan daya tarik populer yang luar biasa, karena melanda sistem pasokan Angkatan Laut AS.

Popularitasnya berkembang menjadi simbol kehormatan, petualangan dan fashion. Bersama dengan model A-2, bomber jacket G-1 merupakan jaket penerbangan paling bersejarah dan terkenal di Amerika. Menjadi fashion item pada tahun 1986 setelah dipopulerkan pada Film Top Gun.

Jaket Bomber B-15

Jaket Bomber B-15Model jaket bomber B-15 merupakan pengganti dari model A-2 yang pada tahun 1943 dinyatakan sebagai edisi terbatas. Berbeda dengan A-2, model B-15 ini diproduksi menggunakan bahan nilon. Bomber jacket B-15 memiliki kerah wool dengan sedikit lapisan bulu, dua saku miring di bagian depan dan saku kecil di lengan, penutup resleting dan manset serta karet di bagian pinggang.

Jaket Bomber MA-1

Jaket Bomber MA-1

source: realmccoys.co.jp

Model MA-1 pertama kali dikembangkan pada pertengahan 1950-an untuk pilot dan kru penerbangan Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS. Jaket bomber MA-1 dan pendahulunya model B-15, awalnya dikembangkan dan diperlukan pada saat itu karena munculnya era pesawat jet yang memunculkan prosedur baru bagi kinerja, keamanan dan kenyamanan pilot.

Sebelum penemuan pesawat jet, jaket kulit berlapis bulu ditetapkan untuk personil penerbangan. Dengan kemampuan pesawat jet untuk bisa terbang lebih tinggi, mengakibatkan suhu jauh lebih dingin bagi pilot. Bila jaket kulit yang berat dan besar tersebut basah atau terkena keringat, maka menyebabkan air akan membeku dalam ketinggian tertentu. Hal ini menyebabkan pilot menjadi kedinginan dan tidak nyaman.

Selain itu pesawat jet memiliki desain yang lebih ramping, dengan kokpit yang lebih sempit dan penuh peralatan baru. Kecepatan dan fleksibilitas pilot untuk masuk dan keluar kokpit, menjadi lebih utama bagi keselamatan. Oleh karena itu diperlukan jaket yang lebih ramping, ringan, namun tetap hangat.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dikembangkanlah jaket penerbangan dari model B-15. Saat itu model MA-1 terbuat dari bahan katun, tetapi kemudian diganti oleh bahan nilon berkualitas tinggi. Sebagai pengembangan dari model B-15, pada bomber jacket MA-1 kerah wool dengan lapisan bulu digantikan oleh karet, dikarenakan mengganggu strap yang digunakan oleh pilot.

Jaket bomber MA-1 biasanya terbuat dari bahan nilon flight silk dan biasanya memiliki lapisan dalam berwarna oranye, dengan tag spesifikasi dalam saku. Model terdahulunya memiliki lapisan dalam berwarna hijau dengan tag spesifikasi pada bagian leher. Pada bagian depan model MA-1 terdapat dua buah saku berpola miring di kanan kiri perut, dua buah saku di bagian dalam jaket dan satu saku kecil dengan resleting beserta pegangan alat tulis di bagian lengan kiri atas.

Versi jaket bomber MA-1 yang lebih ringan dikenal sebagai model L-2B, yang menggantikan kedua model asli, yaitu L2 dan L2A. Yang membedakan ketiga model tersebut dengan model MA-1 adalah terdapatnya skoder atau epaulette (kain untuk meletakkan pangkat di bahu) dan tidak memiliki saku di bagian dalam jaket.

Jaket Bomber MA-2

Jaket Bomber MA-2

source: pilotmall.com

Model jaket bomber MA-2 juga dikenal sebagai MA-2 atau CWU-45 flight jacket, merupakan versi lanjutan dari model MA-1. CWU adalah singkatan dari “Cold Weather Uniform”.

Istilah MA-2 adalah merek dagang dari Cobles Clothing Company. Istilah tersebut diadopsi pada akhir tahun 1980-an, ketika jaket militer CWU-45 mulai mendapatkan popularitas di street fashion. Istilah MA-2 menjadi sangat populer yang sekarang ini digunakan bergantian dengan CWU-45 untuk menyebut jaket tersebut.

Berbeda dengan desain MA-1, pada model MA-2 memiliki saku kargo besar, kerah yang menjulur, dalaman yang senada dengan warna luar, ukuran yang lebih pendek di bagian pinggang serta biasanya terbuat dari bahan Nomex.

Model MA-2 sekarang ini digunakan menjadi jaket penerbangan militer, dengan model CWU-45P (untuk cuaca dingin) dan CWU-36P (untuk cuaca yang lebih hangat), dimana keduanya terbuat dari Nomex.

Popularitas Jaket Bomber

Pada Bulan April 1921, Letnan John A. Macready mencetak rekor dunia mengendarai pesawat dengan kokpit terbuka yang mencapai ketinggian 40.000 kaki. Dia menggunakan jaket sherling yang merupakan tambahan jaket bomber A-2 dan G-1. Jaket sherling dikenal sebagai jaket penerbangan terhangat, yang dilapisi oleh bulu.

Jaket sherling pertama kali mendapat pengakuan pada tahun 1942, setelah Jendral Hap Arnold menolak model A-2. Jaket sherling populer di militer sebagai jaket sintetis dan hingga sekarang masih dikenakan serta dikoleksi oleh penggemar army. Cakupan modelnya mulai dari bomber jacket B-3 dan M-445, katun twill B-series, sebagai jaket standar Angkatan Laut AS, seri CWU.

Popularitas Jaket Bomber Pada Tahun 1950-an

Pada tahun 1950-an setelah Perang Korea, terlebih setelah Perang Vietnam, jaket bomber MA-1 mulai dikenakan oleh masyarakat sipil. bomber jacket pun dikenakan oleh beberapa departemen kepolisian di Amerika Serikat karena memiliki desain dan fungsi yang kokoh.

Jaket bomber A-2 memperkuat popularitasnya karena sering terlihat dalam banyak film dikenakan oleh aktor legendaris, seperti Gregory Peck dan John Wayne. Kemudian dikenakan sebagai jaket motor, yang berkembang menjadi gaya sendiri yang berbeda. Jaket yang dikenakan oleh Henry Winkler dalam peran “Fonzie” di acara TV Happy Days juga merupakan variasi dari model A-2.

Popularitas Jaket Bomber Pada Tahun 1960 dan 1970-an

Pada tahun 1960 dan 1970-an, jaket bomber A-2 muncul kembali di film World War II dengan anggaran besar, seperti The Great Escape dan Patton. Juga menjadi pakaian pilihan untuk aktor Bob Crane yang berperan sebagai Kolonel Hogan dalam serial TV populer Hogan Heroes. Jaket ini diproduksi oleh departemen kostum studio, yang kemudian dikenakan juga oleh Frank Sinatra dalam film Von Ryan Express.

Jaket Bomber Skinhead

source: thesun.co.uk

Pada tahun 1970-an hingga seterusnya, jaket bomber MA-1 telah populer di kalangan skinhead, punk, mods dan scooterboys. Lalu dimulai dari tahun 1970-an hingga tahun 1990-an, bomber jacket secara luas dipopulerkan oleh para selebriti dan juga pendukung serta kelompok Neo-Nazi, terutama skinhead.

Popularitas Jaket Bomber Pada Tahun 1980-an

Pada tahun 1980-an, Dwight Schultz yang berperan sebagai H. M. Murdock dalam serial TV, The A-Team mengenakan jaket bomber A-2 yang pada bagian belakang dicetak gambar harimau bersama dengan kata-kata ‘DA NANG 1970‘. Juga, dalam anime Hetalia: Axis Powers, karakter Amerika selalu terlihat mengenakan model A-2 dengan angka ‘50‘ berwarna putih di bagian belakang.

Selama tahun 1980-an jaket bomber MA-1 memiliki eksposur yang luas di majalah fashion seperti The Face dan i-D, serta ketika itu sering di konsep ulang oleh desainer pakaian. Steve McQueen juga terlihat mengenakannya dalam Film The Hunter pada tahun 1980.

Jaket Bomber Steve Mcqueen The Hunter

source: squire.com

Pada tahun 1986, jaket bomber G-1 menjadi populer oleh Film Top Gun yang dibintangi oleh Tom Cruise. Hal ini sangat meningkatkan penjualan dari model G-1, sehingga memunculkan para kolektor bomber jacket dan mengukuhkannya sebagai fashion item.

Jaket Bomber G-1 Tom Cruise Top Gun

source: crossroadstrading.com

Popularitas Jaket Bomber Pada Tahun 1990-an

Pada tahun 1993, jaket bomber dipakai sebagai “kostum nasional” Amerika Serikat untuk pertemuan APEC yang diselenggarakan di Seattle, Washington.

Popularitas Jaket Bomber Pada Tahun 2000-an

Pada awal tahun 2000-an, jaket bomber populer sebagai pakaian kasual di fashion hip-hop. Lalu bomber jacket A-2 menjadi pakaian populer kepresidenan, baik George W. Bush dan Barack Obama telah mengenakannya untuk photo ops pada pelantikan militer. Kedua presiden terlihat cukup fit untuk memakai model A-2 sebagai jaket regulasi.

Popularitas Jaket Bomber Sekarang

Jaket bomber memiliki kebangkitan popularitas selama tahun 2010-an di street fashion dan menjadi “iconic fashion” selebriti dunia seperti Kanye West. Arnold Schwarzenegger terlihat mengenakan bomber jacket A-2 dengan lencana polisi di film The Last Stand (2013).

Jaket Bomber Influencer

source: pinterest.com

Popularitas jaket bomber sekarang ini, tidak terlepas dari turut andilnya para selebriti dunia yang yang menjadi “influincer”. Selebriti ini diantaranya adalah Kanye West dan David Beckham. Dua artis fenomel tersebut masing-masing memiliki Brand Fashion sendiri. Juga selebriti sekelas Brooklyn Beckham, Kendal Jenner dan Gigi Hadid memakai bomber jacket sebagai daily outfit mereka.

Jaket Bomber Selebriti

source: thefashionisto.com, whowhatwear.com

Selain oleh selebriti dunia, bomber jacket juga banyak dikenakan oleh artis-artis Drama Korea yang notabene sekarang masyarakat kita sedang menggandrungi tren fashion korea atau istilah kerennya “K-Pop”.

Jaket Bomber K-Pop

source: kpopmap.com

Selama tahun 2016 di seluruh dunia, model jaket bomber ini menjadi “Fashion Trend of The Year”. Salah satu buktinya adalah Google yang setiap tahunnya merilis laporan “Fashion Trend” berdasarkan kata kunci, “Bomber Jacket” merupakan yang paling banyak dicari. Di Inggris, angka pencariannya meningkat hingga 297 persen. Fantastisnya di Amerika, angka pencarian mencapai 612 persen.

Sekarang ini, jaket bomber biasanya dikaitkan dengan tipe MA-1 yang menjadi fashion essential mode di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat dan Jepang. Banyak produsen pakaian Amerika, yang sejak dahulu menjadi kontraktor militer kini memproduksi bomber jacket MA-1 dengan berbagai warna dan bahan jaket.

Demikianlah artikel tentang jaket bomber. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan Jaket Bomber, silahkan untuk mengunjungi Konveksi Jaket.

Semoga bermanfaat.

Model Jaket Sukajan

Model Jaket SukajanGalerikonveksi51.com – Model jaket sukajan merupakan jenis souvenir jacket yang berasal dari negara Sakura, Jepang. Dengan beragam desain pakaian, model jaket sukajan termasuk salah satu pakaian yang telah berkembang dari budaya asli dan mengukuhkan keberadaannya di dalam budaya populer. Dengan kebangkitan popularitas dari stylehigh fashion” dan “streetwear”, membuat model jaket sukajan menjadi pilihan bagi yang ingin berpenampilan dengan style tersebut.

Model Jaket Sukajan

Model jaket sukajan memiliki warna-warna kontras yang mencolok dan terdapat bordir khas desain Jepang dengan bentuk jaketnya yang menyerupai letterman, varsity atau bomber. Dikarenakan keunikannya tersebut menjadikan model jaket sukajan mudah dikenali dan menyorot perhatian. Oleh karena itu model jaket sukajan sering muncul di film atau fashion runways dan menjadi representasi simbolis dari pemberontakan sampai hari ini.

Sejarah Jaket Sukajan

Asal usul sukajan (スカジャン) berasal dari penggabungan dua singkatan kata, yaitu “suka” dari kata “Yokosuka” dan “jan” dari kata “Janpaa” yang merupakan pelafalan Bahasa Jepang untuk kata “Jumper”, sehingga pengertian sukajan adalah sebuah jaket yang berasal dari Kota Yokosuka, Jepang.

Sejarah jaket sukajan bermula dari kekalahan Jepang pada perang dunia ke-2. Lalu terjadi pendudukan tentara AS di Kota Yokosuka, Greater Tokyo, Jepang, sebagai pangkalan untuk kegiatan Angkatan Laut.

Pada pasca perang dunia ke-2, tentara AS yang berpangkalan di Pacific Theater menginginkan souvenir yang bisa dibawa ke negara asal mereka untuk mengenang masa-masa selama mereka berada di Jepang. Lalu kemudian mereka memiliki inisiatif untuk menghiasi jaket yang diperkirakan model letterman atau varsity dengan bordiran khas desain Jepang pada bagian belakangnya.

Sukajan Souvenir Jacket

source: japanlover.me

Desain yang populer digunakan pada saat itu adalah motif harimau, naga, pohon sakura, koi, peta Jepang, hingga geisha. Dikarenakan jaket ini merupakan perpaduan dua budaya dengan model dan desain yang memiliki ciri khas menonjol pada motif bordiran nya, ditambah warna-warna kontras yang mencolok, menjadikannya sebagai jaket khas yang populer.

Karena awal mula jaket tersebut berasal dari Kota Yokosuka, maka disebutlah sebagai “Jaket Sukajan”. Selain itu karena jaket ini awal munculnya adalah sebagai souvenir, maka sering disebut juga dengan istilah “Souvenir Jacket”. Dan hingga saat ini model jaket sukajan dapat ditemukan di daerah wisata Kota Tokyo, Jepang.

Perkembangan Jaket Sukajan

Dikarenakan popularitas model jaket sukajan di mata para wisatawan, mengakibatkan banyak bermunculan produsen dan toko di daerah wisata yang menjual jaket tersebut. Salah satu perusahaan pembuat jaket sukajan yang terkenal saat itu adalah TOYO Enterprises, yang masih aktif hingga saat ini.

Okuma Shoukai di Ameyoko Market

source: supermerlion.com

Juga terdapat outlet Okuma Shoukai yang mengklaim sebagai toko Sukajan tertua di Jepang yang berada di kawasan pasar Ameyoko di Ueno. Okuma Shoukai menjadi distributor utama untuk Sukajan, baik lokal maupun ekspor. Perusahaan tersebut menikmati sejumlah besar publisitas dari banyaknya keterkaitan lainnya dengan dunia selebriti Jepang.

Jaket Sukajan Jepang

source: kotaku.com

Tomohiko Sato mengenakan salah satu Sukajan untuk karakternya dalam drama Voice, Erika Toda terlihat mengenakannya di film Death Note dan Rika Ishikawa muncul di sampul buku photobook-nya, Shiawase no Ashiato Happy. Okuma Shoukai juga menjadi merek yang mensponsori jaket untuk “four heavenly queens” dari AKB48.

Selain itu model jaket sukajan dapat ditemukan di Kanagawa yang ditawarkan sebagai souvenir. Jaket sukajan menjadi hasil ciptaan kebanggaan Kanagawa yang telah disambut baik oleh penduduk lokal dan para wisatawan berkat citra Yazuka-nya. Hal ini dikarenakan pada tahun 1960-an, jaket sukajan sering dikenakan oleh mereka yang tidak mau mematuhi aturan dan dianggap sebagai seragam para pemberontak. Oleh karena itu, jaket sukajan menjadi identik dengan geng kriminal di Jepang dan juga Yakuza.

Popularitas Jaket Sukajan

Setelah jaket sukajan dibawa kembali ke Amerika dan menyebar ke seluruh Eropa, orang-orang di luar militer mulai mencari dan menginginkan jaket tersebut. Kemudian jaket sukajan menjadi sebuah simbol, terlihat ketika bintang rock seperti Mick Jagger memilih untuk memakainya pada tur Rolling Stones. Lalu jaket sukajan dengan jelas ditampilkan pada karakter Ryan Gosling di Film Drive (2011). Pengadopsian jaket oleh budaya ikon pop dan para selebriti dalam beberapa tahun terakhir telah membantu membawa jaket sukajan kembali ke dalam fashion mode mainstream.

Jaket Sukajan Stussy

source: hypebeast.com/2016/12/stussy-tailor-toyo-hand-embroidered-reversible-sukajan-jacket

Sekarang ini, model jaket sukajan menjadi hot fashion item yang harus dimiliki oleh penggemar mode. Hal ini terlihat dari produsen high-end brand, seperti Supreme, Stussy, Saint Laurent, Adidas. Juga Louis Vuitton, Valentino, YSL, Alexander McQueen memunculkan jaket sukajan dalam fashion runway mereka di Fashion Week. Juga sekarang ini jaket sukajan sering terlihat dikenakan oleh selebriti dunia, seperti Kendall Jenner, Katy Perry, Pharell Williams, Drake dan lain-lain.
Jaket Sukajan Selebriti

Jaket Sukajan Indonesia

Jaket Sukajan yang kini banyak digemari di Indonesia adalah motif Bunga, Gunung, Awan dan Naga, yang juga banyak sekali digemari oleh para pecinta kostum jepang baik perempuan maupun laki-laki. Kebanyakan dikenakan oleh anggota suatu klub atau komunitas pecinta Sukajan pada saat “hangout” atau nonton bareng.

Jaket sukajan yang produksinya berasal dari Jepang, memiliki harga yang fantastis dikarenakan adanya proses impor untuk masuk ke Indonesia. Oleh karena itu terdapat beberapa negara yang memproduksi dengan harga yang lebih murah, seperti Cina dan Indonesia dengan versinya masing-masing.

Jaket sukajan pabrikan Indonesia biasanya disebut sebagai sukajan fan made, dengan harga yang lebih murah tetapi dengan kualitas motif dan bordiran yang jauh berbeda dengan aslinya. Untuk membedakan negara asal produsen jaket sukajan tersebut biasanya dapat dilihat pada kode mereknya.

Di Indonesia terkenal beberapa jaket sukajan merek Jepang, seperti Regulus, Satori, Karakuri, Dogtown, Japanese Script, dan Horishime. Merek-merek tersebut memiliki level nya masing-masing, dari low-end sampai high-end.

Jenis Jaket Sukajan

source: japanlover.me

Selain bahan jaket, motif bordir pun mempengaruhi harga jaket sukajan. Untuk motif rumit seperti perpaduan beberapa objek memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan motif satu objek.

Demikianlah ulasan mengenai model jaket sukajan. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan jaket silahkan untuk mengunjungi Konveksi Jaket.

Semoga bermanfaat.

Jenis Jaket Varsity

Jenis Jaket VarsityGalerikonveksi51.com – Jenis jaket varsity dikenal juga sebagai model baseball jacket, pada awalnya dikenakan oleh letterman di kampus sebagai bentuk pencapaian prestasi tertentu dalam bidang olahraga, akademik atau kegiatan tertentu. Sekarang ini jenis jaket varsity banyak digunakan secara umum yang tidak menunjukkan pencapaian prestasi saja tetapi penggunaannya lebih kepada fashion.

Jenis Jaket Varsity

Jenis jaket varsity adalah sebuah model jaket yang memiliki ciri khas dua warna yang berbeda antara bagian lengan sampai pergelangan tangan dengan badan bagian depan dan belakang. Pada jenis jaket varsity biasanya di dada sebelah kiri memiliki inisial huruf “letter” dari patch kain.

Karakteristik Jaket Varsity

Berikut adalah karakteristik umum jenis jaket varsity.

  • Jaket dengan panjang ukuran sepinggang,
  • Biasanya bahan dari sejenis katun, wool (badan) dan kulit (leather atau sintetis di lengan) atau bahan lain sesuai keinginan,
  • Memiliki ciri khas warna yang berbeda antara bagian badan dan lengan,
  • Memiliki inisial huruf atau desain tertentu di dada sebelah kiri dari patch kain atau bordir,
  • Memiliki kancing (resleting untuk opsi) sebagai tutupan jaket di depan dari ujung bawah sampai ujung leher,
  • Biasanya memiliki motif yang sama di bagian kerah, manset dan pinggang,
  • Memiliki dua kantong miring tanpa penutup di kedua sisi perut.

Sejarah Jaket Varsity

Sejarah Jaket Varsity

source: pinterest.com

Jenis jaket varsity di ambil dari kata “varsity” yang berarti universitas, karena pada awalnya dikenakan oleh pelajar sekolah menengah atas dan universitas. Jenis jaket varsity digunakan dengan maksud sebagai identitas dan jaket yang merepresentasikan sekolah. Biasanya jenis jaket varsity dibuat mengikuti warna utama sekolah pada bagian badan dan warna sekunder pada bagian lengan.

Asal Usul Jaket Baseball

Jenis Jaket Baseball

source: pinterest.com

Jenis jaket varsity juga dikenal sebagai jaket bisbol (baseball jacket) dalam referensi budaya Amerika, dikarenakan pada awalnya dipopulerkan oleh tim bisbol Universitas Harvard pada Tahun 1865. Dimana ketika itu tim bisbol menambahkan huruf ‘H‘ di dada depannya. Tim football Harvard mulai menggunakan huruf ‘H’ sekitar sepuluh tahun kemudian. Selama dua puluh lima tahun ke depan hanya ada satu orang yang diizinkan untuk memakai huruf pada baju olahraga mereka yaitu kapten tim.

Kemudian pihak kampus mulai memberikan penghargaan berupa kaos jersey dengan huruf ‘H’ kepada para pemain yang berprestasi atau berpartisipasi dalam permainan yang signifikan. Lalu dari sini muncullah istilah “letterman”, yang dalam kegiatan atau olahraga di AS adalah siswa sekolah menengah atas atau universitas yang telah memenuhi partisipasi tingkat tertentu atau kinerja pada sebuah tim universitas.

Asal Usul Jaket Letterman

Jenis Jaket Letterman

source: zumiez.com

Asal usul istilah letterman berasal dari pemberian kain berbentuk huruf “letter” berupa inisial sekolah atau nama tertentu kepada setiap partisipan, yang biasanya untuk ditempatkan di jaket atau sweater. Pemberian kain berbentuk huruf tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan penghargaan atau prestasi tertentu. Sehingga jaket varsity yang disematkan kain berbentuk huruf tersebut dikenal sebagai “Jaket Letterman”.

Pemberian penghargaan pun dapat berupa jaket atau sweater yang disematkan inisial sekolah atau nama orang yang memperoleh prestasi tersebut. Sehingga untuk jenis jaket letterman terkadang tidak memiliki ciri khas warna yang berbeda antara badan dan lengan seperti pada jaket varsity.

Bukti pertama dari huruf di jaket varsity untuk tim SMA terlihat dalam buku tahunan Phoenix Union High School di Arizona. Sejak itu, popularitas jaket varsity terus berkembang sampai saat ini dan sekarang banyak orang yang menggunakan jaket varsity custom.

Sekarang ini, untuk membedakan seorang “lettermen” dari anggota lainnya dalam suatu tim, biasanya sekolah menetapkan tingkat partisipasi atau kinerja minimum dalam kegiatan tim agar bisa memperoleh kain berbentuk huruf (letter) tersebut.

Perkembangan Jaket Varsity

Penggunaan jenis jaket varsity selain sebagai kebanggaan tim untuk menunjukkan peraihan prestasi individu dalam atletik, akademis atau pun kegiatan tertentu juga dimaksudkan untuk mewakili sekolah. Dikarenakan jenis jaket varsity telah menjadi ikon untuk merepresentasikan suatu organisasi, maka masyarakat mulai mengadopsi penggunaannya berdasarkan kepentingannya tersendiri.

Seiring dengan perkembangan fashion, sekarang jenis jaket varsity banyak digunakan baik secara kelompok maupun individu. Dengan berbagai jenis bahan kain jaket varsity yang dipilih berdasarkan selera dan model desainnya.

Demikianlah ulasan singkat mengenai jenis jaket varsity. Bila anda tertarik untuk membuat jaket varsity silahkan untuk mengunjungi Konveksi Jaket.

Semoga bermanfaat.

Model Jaket Windbreaker

Model Jaket WindbreakerGalerikonveksi51.com – Model jaket windbreaker dikenal juga sebagai windcheater, secara harfiah merupakan jenis lapisan pelindung dari terpaan angin. Selain dari itu, model jaket windbreaker dapat melindungi tubuh dari hujan rintik. Model jaket windbreaker sering memakai bahan parasut, walaupun tidak semua modelnya menggunakan bahan tersebut.

Windbreaker adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk menahan angin. Sedangkan istilah jaket windbreaker adalah sebuah jaket yang digunakan untuk menahan terpaan angin dan hujan rintik yang memiliki bahan tidak terlalu tebal dan tipis.

Model Jaket Windbreaker

Jenis Jaket Windbreaker

source: zumiez.com

Model jaket windbreaker atau windcheater adalah mantel tipis yang dirancang untuk menahan angin dingin dan hujan gerimis (waterproof), versi lebih ringan dari jaket. Biasanya model jaket windbreaker terbuat dari bahan jaket yang ringan, namun sekarang karakteristiknya terbuat dari beberapa jenis bahan sintetis. Pada model jaket windbreaker sering terdapat tali elastis di pinggang, pergelangan tangan dan resleting (zipper) sebagai adjuster untuk kondisi cuaca tertentu.

Pada jaket biasa, mantel dan lainnya mungkin terdapat tipe windbreaker sebagai lapisan dalam yang dapat dilepaskan bila diinginkan. Model jaket windbreaker kadang-kadang memiliki tudung (hoodie) yang bisa dilepas. Banyak model jaket windbreaker yang memiliki kantong besar di bagian dalam atau luar yang memungkinkan untuk melindungi barang-barang dari cuaca seperti angin atau hujan.

Model jaket windbreaker dikenakan terutama di musim hangat, ketika angin atau hujan bisa saja datang atau bisa dipakai sebagai penambah lapisan (layering) selama musim dingin.

Jaket windbreaker memiliki bahan ringan yang bisa melindungi tubuh lebih daripada sweater tetapi tidak lebih dari mantel. Model jaket windbreaker berwarna cerah biasa dipakai oleh pelari sebagai pakaian reflektif yang melindungi dan menjaga dari berbagai unsur yang berbahaya, seperti pengendara kendaraan.

Sebuah studi 2012 menunjukkan bahwa mengenakan jaket windbreaker walaupun memiliki bahan ringan, tetapi efektif menunda hipotermia jika pemakainya sedang berjalan di luar dan secara tidak terduga datang suhu yang rendah.

Sejarah Dan Asal Usul Istilah Windbreaker

Jenis jaket windbreaker pertama kali populer sebagai pakaian luar informal pada Tahun 1970-an. Namun bila dikaitkan sejarahnya dapat ditelusuri kembali hampir 500 tahun, karena model jaket windbreaker ini mirip dengan jaket parka. Jaket windbreaker sering dianggap sebagai perkembangan dari jaket parka yang dikenakan oleh suku Inuit di Antartika.

Macam Macam Jaket Windbreaker

left: windbreaker by patagonia.com, right: windcheater by tdffashion.co.uk

Istilah “windbreaker” digunakan terutama di Amerika Utara dan Jepang, dalam prosesnya mungkin menjadi “genericized trademark”, tetapi masih terdaftar di Kantor Merek Dagang AS. Istilah ini pertama kali digunakan oleh perusahaan John Rissman dari Chicago untuk jaket gabardin nya.

Sedangkan istilah “windcheater” digunakan di Inggris dan negara-negara Persemakmuran (Commonwealth) tertentu, termasuk Australia dan India. Istilah ini juga mengacu pada setiap bahan sintetis mengkilap yang digunakan sebagai bahan untuk membuat jaket windbreaker.

Atasan jaket windcheater juga dikenal sebagai cagoules atau “wind jammers” di Inggris Raya. Sedangkan di Australia, nama cagoule merupakan istilah untuk jaket parka.

Sebenarnya istilah “windcheater” mendahului istilah “windbreaker” dan pada awalnya digunakan untuk menggambarkan semacam pakaian yang lebih mirip dengan jaket pull-over daripada jaket windbreaker modern. Tidak seperti model jaket windbreakers yang memiliki panjang sepinggang, model jaket windcheater cenderung lebih panjang sampai ke paha yang lebih sedikit rajutannya atau lapisannya.

Selain istilah ‘windcheater’ pada jaket, istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan benda-benda lainnya yang digunakan di pantai dan berkemah untuk mencegah gangguan angin dari aktivitas sosial. Biasanya terbuat dari bahan katun, nilon, kanvas dan kain layar yang di daur ulang.

Perkembangan Model Jaket Windbreaker

Seiring perkembangan dunia fashion, maka terdapat beberapa jaket yang termasuk ke dalam jenis jaket windbreaker.

Coach Jacket

Jenis Coaches Jacket

source: zumiez.com

Coach jacket adalah sebuah jaket windbreaker dengan ciri khas karet di pergelangan tangannya dan biasanya berkerah. Jaket ini menjadi populer ketika sering dikenakan oleh para pelatih dari berbagai cabang olahraga.

Jenis Jaket Windrunner

Jenis Jaket Windrunner

source: famewatcher.com

Jaket Windrunner adalah sebuah jaket berbahan kain parasut tipis yang memiliki tali pada bagian tudungnya. Jenis jaket windrunner biasanya digunakan untuk olahraga ringan seperti lari, namun cocok juga digunakan sebagai fashion.

Jenis Jaket Cagoule

Jenis Jaket Cagoule

source: weirdfish.global.ssl.fastly.net

Jaket cagoule adalah sebuah jaket yang memiliki tudung bulat, elastis dengan tali dan resleting pendek di leher, serta biasanya memiliki kantung di bagian perut. Jaket cagoule merupakan istilah Inggris Raya untuk jaket windcheater, sedangkan di Australia merupakan istilah untuk jaket parka. Seperti jaket parka anorak aslinya, Jaket Cagoule tidak terbuka sepenuhnya di depan dan harus ditarik ke atas kepala.

Demikianlah ulasan singkat mengenai model jaket windbreaker. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan jaket windbreaker silahkan untuk mengunjungi Konveksi Jaket.

Semoga bermanfaat.

Sejarah Kaos

Sejarah KaosGalerikonveksi51.com – Sejarah kaos (t-shirt) asal usul nya bermula dari baju oblong yang dikenakan sebagai pakaian dalaman oleh angkatan laut AS. Pada permulaan sejarah kaos oblong polos di ambil dari atasan baju dalaman union suit yang dipotong menjadi pakaian terpisah. Hingga saat ini perkembangan sejarah kaos telah memiliki desain dan bentuk yang beraneka ragam.

Kaos dikenal juga dengan istilah T-shirt (tee shirt atau tee) adalah sebuah jenis baju atasan yang dapat digunakan baik oleh pria maupun wanita yang namanya diambil dari bentuk badan dan lengan yang menyerupai huruf T. Biasanya kaos dikaitkan dengan lengan pendek, garis leher yang bulat tanpa kerah dan kancing. umumnya kain kaos terbuat dari bahan yang ringan, terjangkau dan mudah dibersihkan.

Sejarah Kaos

Kaos oblong merupakan evolusi dari baju dalaman yang digunakan pada abad ke-19. Awalnya berasal dari baju dalaman union suit (baju dalaman panjang yang menutupi seluruh tubuh, tangan sampai kaki), yang dipotong menjadi pakaian terpisah atas dan bawah, dengan atasan yang cukup panjang untuk diselipkan di bawah pinggang bagian bawah. Dengan dan tanpa kancing, baju tersebut diadopsi dari penambang dan buruh kapal pada akhir abad ke-19 sebagai penutup yang cocok untuk cuaca panas.

Asal Usul Kaos

Sebagai pakaian pull-over tanpa kancing, kaos oblong yang pertama kali muncul yaitu pada perang antara Spanyol dan Amerika sekitar Tahun 1898-1913. Ketika itu Angkatan Laut AS mulai menyatakannya sebagai baju dalaman. Yaitu sebuah baju dengan leher bulat, berlengan pendek dan berwarna putih yang dikenakan sebagai dalaman seragam. Lalu ketika awal menggunakan kapal selam dan pada cuaca tropis, menjadi umum dikenakan oleh para pelaut dan marinir dengan membuka baju seragamnya dan hanya mengenakan baju kaos tersebut.

Baju kaos segera menjadi populer sebagai lapisan bawah pakaian untuk pekerja di berbagai industri, termasuk pertanian. Kaos sangat mudah dikenakan, mudah dibersihkan serta terjangkau dan karena alasan tersebut menjadi baju yang dipilih oleh anak-anak muda. Baju anak laki-laki terbuat dalam berbagai warna dan pola. Kata “T-shirt” menjadi bagian dari Bahasa Inggris Amerika pada tahun 1920 dan muncul dalam kamus Merriam-Webster.

Pada masa Great Depression (keadaan depresi ekonomi dunia parah sekitar Tahun 1930-an), kaos merupakan pakaian standar yang sering dikenakan saat melakukan pekerjaan pertanian atau peternakan. Pada waktu yang lain dapat dikatakan sebagai penutup tubuh yang ketika itu disebut sebagai bahan kain ringan. Setelah Perang Dunia ke-2, t-shirt menjadi umum dikenakan oleh veteran untuk baju dalaman seragam mereka sebagai pakaian kasual.

Sejarah Popularitas Kaos

Kaos Yang Dikenakan Marlon Brando

source: executivestyle.com.au

Kaos menjadi semakin populer pada Tahun 1950-an, setelah Marlon Brando mengenakan t-shirt berwarna abu-abu yang begitu pas dan melekat di tubuhnya. Juga sesuai dengan karakter tokoh Stanley Kowalsky yang diperankannya pada pentas teater yang berjudul “A Streetcar Named Desire”, karya Tenesse William di Broadway, AS.

Akibat pementasan teater dan film tersebut, banyak masyarakat yang dilanda demam kaos seiring banyak juga yang mengemukakan pernyataan negatif. Mereka beranggapan bahwa kaos yang merupakan baju dalaman, tidaklah pantas untuk dikenakan sebagai baju luar dan menjadi polemik. Di sisi lain kaos dianggap sebagai lambang kebebasan anak muda.

Bagi anak muda, ketika itu kaos oblong bukanlah semata-mata suatu mode atau tren, melainkan merupakan bagian dari keseharian mereka. Seringkali anak laki-laki memakainya saat melakukan kegiatan dan bermain di luar, akhirnya membentuk kaos sebagai pakaian kasual. Sehingga kaos pada akhirnya mencapai status sebagai pakaian luar modis yang berdiri sendiri.

Akibat hal tersebut menaikkan publisitas dan popularitas kaos dalam fashion mode. Dan mengakibatkan beberapa perusahaan konveksi mulai memproduksi kaos secara besar-besaran dengan berbagai warna dan bentuk. Walaupun pada permulaannya meragukan prospek bisnis dari kaos. Popularitas kaos semakin meningkat ketika Marlon Brando menjadi bintang iklan untuk kaos tersebut yang dipadukan dengan jeans dan jaket kulit.

Sejarah Kaos Sebagai Sebuah Fashion

Pada pertengahan tahun 1950-an, kaos sudah mulai menjadi bagian dari dunia fashion. Namun baru pada tahun 1960-an ketika kaum hippies mulai merajai dunia, kaos benar-benar menjadi state of fashion itu sendiri. Sebagai sebuah simbol anti kemapanan, para hippies ini menggunakan kaos sebagai salah satu simbolnya.

Disaat yang bersamaan kelompok-kelompok tertentu lainnya, seperti komunitas punk atau organisasi politik, juga menyadari bahwa kaos dapat menjadi media propaganda yang sempurna selain dari media yang telah ada. Suatu bentuk ekspresi apapun dapat dicetak di atasnya, tahan lama dan penyebarannya mampu melewati batas-batas yang tidak dapat dicapai oleh media lainnya seperti poster.

Dikarenakan mewabahnya demam kaos dan menjadi polemik di kalangan masyarakat, pada tahun 1961 sebuah organisasi yang menamakan dirinya “Underwear Institute” (Lembaga Pakaian Dalam) menuntut agar kaos diakui sebagai baju luaran seperti halnya baju-baju lainnya. Mereka mengatakan, kaos juga merupakan karya busana yang telah menjadi bagian budaya mode.

Sejarah Perkembangan Model Kaos

Pada awalnya jenis model kaos ini hanya memiliki satu macam, berupa pakaian dalaman yang dinyatakan oleh Angkatan Laut AS pada perang antara Spanyol dan Amerika sekitar Tahun 1898-1913. Yaitu jenis model kaos dengan leher bulat, berlengan pendek dan berwarna putih yang dikenakan sebagai dalaman seragam. Namun sekarang ini model kaos tersedia dalam berbagai desain, bahan kain dan bentuk seperti kaos v-neck, turtleneck, ringer, raglan, henley dan polo.

Model kaos biasanya memiliki panjang sampai ke pinggang, akan tetapi terdapat fashion hip hop yang dikenal dengan tall-T shirts, memiliki panjang sampai ke lutut. Model kaos panjang juga kadang-kadang dikenakan oleh wanita sebagai baju tidur. Pada tren busana wanita Tahun 1990-an, terdapat model cropped T-shirt atau kaos yang dipotong pendek sehingga terlihat bagian perutnya.

Selain itu terdapat tren yang kurang populer, yaitu model kaos lengan pendek berwarna kontras dengan dalaman baju tangan panjang yang dikenal dengan istilah layering. Kaos yang ketat dengan tubuh disebut sebagai fitted, tailored atau baby doll t-shirt. Sekarang kaos sering dipakai sebagai satu-satunya pakaian untuk tubuh bagian atas. Kaos juga sering dikenakan sebagai bentuk ekspresi diri dan media iklan, dengan dipajangkan ilustrasi kombinasi antara kata-kata, seni dan foto.

Pada tahun 1960-an, kaos ringer muncul dan menjadi simbol fashion bagi musik rock ‘n roll dan para pemuda pemudi. Dari beberapa dekade juga terlihat munculnya tie-dyeing dan screen-printing pada kaos standar yang menjadikannya sebagai media untuk mengekspresikan seni, iklan komersial, souvenir dan bentuk protes.

Sejarah Kaos Printing

Sejarah kaos printing diawali ketika model kaos print digunakan terbatas pada Tahun 1942, ketika kaos Air Corps Gunnery School muncul di sampul Majalah Life. Pada tahun 1960, kaos yang dicetak mendapatkan popularitas sebagai bentuk ekspresi diri dan juga untuk kegiatan iklan, protes dan souvenir.

Salah satu contoh awal dari kaos dengan logo atau hiasan dapat ditemukan pada Tahun 1939 di Film The Wizard of Oz. Tiga orang menghadiri acara Scarecrow di Wash & Brushup Company di Emerald City yang terlihat mengenakan Kaos berwarna hijau dengan print di depan baju yang bertuliskan kata “Oz“.

Desainer poster seni psychedelic, Warren Dayton adalah pioneer beberapa karya seni print besar dan berwarna yang berbau politik, protes dan pop-culture pada kaos. Menampilkan gambar Cesar Chavez, kartun berbau politik dan ikon budaya lainnya dalam sebuah artikel di majalah Los Angeles Times pada akhir Tahun 1969. Ironisnya perusahaan pakaian dengan cepat membatalkan eksperimen tersebut dikarenakan takut tidak laku di pasaran.

Sejarah Kaos Printing Dalam Dunia Industri

Sejarah kaos printing dalam dunia industri dimulai ketika para penggiat bisnis menyadari bahwa T-shirt dapat menjadi media promosi yang amat efektif serta efesien. Segala persyaratan sebagai media promosi yang baik terdapat pada kaos, seperti fungsional, mobile, dapat dijadikan suvenir dengan harga terjangkau.

Pada awal Tahun 1950-an, beberapa perusahaan yang berbasis di Miami, Florida, mulai menghiasi Kaos dengan beberapa nama resor dan berbagai karakter. Perusahaan yang pertama kali memproduksinya adalah Tropix Togs, di bawah pendiri Sam Kantor, di Miami. Mereka adalah pemegang lisensi asli untuk karakter Walt Disney pada tahun 1976, termasuk Mickey Mouse dan Davy Crockett.

Kemudian, perusahaan lain memperluas bisnisnya ke bidang t-shirt printing, termasuk Sherry Manufacturing Company, yang juga berbasis di Miami. Perusahaan ini dimulai pada tahun 1948 oleh pendiri dan pemiliknya, Quinton Sandler sebagai bisnis syal screen print yang berkembang menjadi salah satu resor screen printed terbesar dan perusahaan pakaian berlisensi di Amerika Serikat.

Pada akhir 1960-an, Richard Ellman, Robert Pohon, Bill Kelly dan Stanley Mouse mendirikan Monster Company di Mill Valley, California, untuk memproduksi khusus desain seni rupa untuk kaos. Kaos yang diproduksi Monster Company sering menampilkan lambang dan motif yang terkait dengan Grateful Dead dan budaya ganja. Selain itu, salah satu simbol paling populer yang muncul dari kekacauan politik pada Tahun 1960-an adalah kaos bergambar wajah Che Guevara seorang revolusioner berpaham Marxisme.

Sejarah Perkembangan Kaos

Sejarah Perkembangan KaosSaat ini dapat diamati sejarah kaos terkenal dan dikenang yang diproduksi pada 1970-an telah menjadi bagian dalam budaya pop. Contohnya adalah termasuk kaos “happy face“, kaos “tounge and lips” logo Rolling Stones dan kaos dengan ikon “I ♥ NY” yang di desain oleh Milton Glaser. Pada pertengahan tahun 1980-an, kaos putih menjadi modis setelah aktor Don Johnson memakainya dengan setelan Armani di Film Miami Vice.

Pertumbuhan online shopping pada awal pertengahan Tahun 2000-an, menyebabkan perkembangan dari ide dan tren baru kaos. Sementara banyak produsen kaos telah menyertakan pakaian tersebut dalam persediaan mereka, akan tetapi kebanyakan dari kaos tersebut dipelopori oleh usaha start-up online. Inovasi tersebut seperti flip-up T-shirt, yang pemakainya bisa mengangkat dan meletakkannya di atas kepala mereka untuk menampilkan interior print dan semua print kaos.

Seiring perkembangan dunia fashion, maka bermunculanlah kaos yang lebih berwarna. Sekarang ini dapat kita temui berbagai jenis model kaos, seperti kaos v-neck, u-neck, turtleneck, raglan, henley dan lainnya dengan desain dan bahan yang beragam. Umumnya model baju kaos diberi hiasan tambahan berupa gambar atau tulisan menggunakan sablon maupun bordir meskipun jarang.

Sejarah Kaos Di Indonesia

Sejarah kaos di Indonesia dimulai ketika dibawanya pakaian ini oleh orang-orang Belanda. Namun karena ketika itu Indonesia belum memiliki teknologi pintal yang baik sehingga baju kaos ini kurang berkembang pesat dan mahal.

Sekitar awal tahun 1970-an, kaos oblong mulai menunjukan perkembangan yang signifikan hingga merambah ke pelosok pedesaan. Ketika itu modelnya masih sederhana, berwana putih dengan bahan katun halus tipis yang melekat ketat di badan dan hanya diperuntukkan bagi kaum pria. Tren kaos oblong direkam oleh Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaos Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).

Pada tahun 1980-an dunia kaos oblong dikuasai oleh industri kreatif. Muncul merek-merek terkenal dengan desainnya yang unik dan menarik. Lalu pada tahun 1990-an, dunia kaos Indonesia diramaikan oleh maraknya insan-insan kreatif yang memproduksi dan menjual kaos desain sendiri serta menjualnya di toko sendiri. Mereka inilah yang dikenal sebagai Distro (Distribution Outlet) Clothing.

Seiring perkembangan teknologi, sekarang ini telah banyak bermunculan berbagai macam desain dan bentuk kaos yang dijual secara online. Baik menggunakan toko-toko online, media sosial maupun website sebagai alat promosinya. Para calon konsumen bisa dengan lebih mudah dan leluasa untuk memilih berbagai produk yang diinginkan tanpa harus mengunjungi toko fisiknya. Mereka inilah yang dikenal sebagai online store.

Demikianlah ulasan mengenai sejarah kaos oblong (t-shirt). Bila anda membutuhkan jasa pembuatan kaos, silahkan untuk mengunjungi Konveksi Kaos.

Semoga bermanfaat.

Jenis Model Sweater

Jenis Model Sweater
Galerikonveksi51.com – Jenis model sweater bagi pria dan wanita terbaru, biasanya hadir dengan macam macam jenis desain keren pada pola gambar ataupun tulisan yang dirajut. Secara umum berbagai jenis model sweater memiliki bentuk pola yang sama, hanya saja terdapat variasi desain yang menghiasi modelnya. Dengan banyaknya jenis model sweater, bisa menjadi salah satu alternatif pilihan untuk menghangatkan tubuh dari cuaca dingin selain jaket.

Sweater adalah pakaian atasan yang terbuat dari bahan rajutan yang menutupi tubuh bagian atas sampai sebatas pinggang beserta seluruh lengan dan berfungsi untuk menghangatkan tubuh dari cuaca yang tidak terlalu dingin. Untuk pilihan bahan sweater dapat anda temui di jenis kain sweater.

Jenis Model Sweater

Perkembangan fashion menghadirkan berbagai sweater pria model terbaru serta model sweater wanita terbaru. Bila kita perhatikan macam macam sweater pria, sebenarnya memiliki kemiripan dengan jenis sweater wanita. Hanya saja pada macam macam sweater wanita, di desain dengan model yang lebih feminim. Juga jenis sweater wanita biasanya memiliki warna yang lebih “girly”.

Jenis model sweater keren dapat kita temui pada berbagai model sweater terbaru distro, dengan berbagai variasi rajutan desain gambar dan tulisan. Selain memiliki berbagai macam desain, juga terdapat berbagai baju penghangat yang termasuk ke dalam jenis model sweater. Berikut adalah beberapa jenis model sweater yang secara umum sering digunakan.

Model Sweatshirt

Sweatshirt adalah jenis sweater yang terbuat dari bahan kain dan memiliki potongan mirip dengan celana olahraga (sweatpants). Sweatshirt biasanya dikenakan dengan celana olahraga sebagai suatu kesatuan pakaian olahraga. Model baju sweatshirt dirancang untuk meningkatkan suhu tubuh dan mengeluarkan keringat.

Biasanya sweatshirt terbuat dari sejenis bahan katun tebal dan selain dari model pullover juga terdapat model dengan resleting dan hoodie. Sweatshirt dapat digunakan sebagai pakaian kasual dengan variasi desain bergambar atau tulisan menggunaakan aplikasi sablon ataupun bordir. Jenis model sweatshirt ini dapat digunakan baik oleh pria maupun wanita.

Model Model SweaterSerupa dengan sweater, pada jenis model sweatshirt ini memiliki pola lubang leher yang sama, yaitu crewneck, v-neck dan turtleneck.

Sweater crew neck

Sweater Crew Neck adalah sebuah sweater yang memiliki lubang leher bulat. Jenis sweater crew neck ini merupakan model sweater yang paling sering ditemui karena simple dan cocok untuk digunakan untuk tampilan kasual.

Sweater V Neck

Sweater v neck adalah jenis sweater dengan lubang leher berbentuk huruf V dengan sudut siku di dada atas tengah.

Sweater Turtleneck

Sweater turtleneck adalah sebuah sweater yang memiliki model leher bulat dengan ribs panjang mendekati kerongkongan.

Cardigan

Cardigan

source: collegehillcustomthreads.com

Cardigan adalah jenis pakaian rajutan serupa dengan sweater tetapi memiliki depan terbuka yang biasanya memiliki kancing. Jenis model cardigan memiliki versi terbaru dengan depan yang terbuka tanpa kancing. Cardigan bisa disebut juga sebagai jaket sweater wanita, karena biasanya banyak dikenakan oleh wanita dan jarang menjadi pilihan baju sweater pria.

Hoodie

Hoodie adalah sebuah sweatshirt yang memiliki tudung juga disebut sebagai hooded sweatshirt. Hoodie kadang memiliki muff yang dijahit pada bagian bawah depan dan juga tali untuk menyesuaikan bukaan tudung.

Jenis Model Hoodie

source: hoodie by farm-wardrobe.com, zip up hoodie by aliexpress.com, full zip up hoodie by bugsonsteroids.com

Secara umum model hoodie ini terbagi menjadi :

Hoodie Jumper

Hoodie jumper adalah sebuah model hoodie tanpa bukaan depan dan resleting sehingga termasuk ke dalam jenis pullover.

Zip Up Hoodie

Zip Up Hoodie adalah sebuah model hoodie yang memiliki bukaan depan dengan resleting dari mulai bawah pinggang sampai bagian leher.

Full Zip Hoodie

Full Zip Hoodie adalah sebuah model hoodie yang memiliki bukaan depan dengan resleting dari mulai bawah pinggang sampai bagian tudung sehingga dapat menutupi seluruh wajah.

Demikianlah ulasan mengenai jenis model sweater. Bila anda membutuhkan jasa pembuatan sweater, silahkan untuk mengunjungi Konveksi Jaket.
Semoga bermanfaat.

Jenis Model Kaos

Jenis Model KaosGalerikonveksi51.com – Jenis model kaos yang sering kita temui biasanya memiliki macam-macam desain, mulai dari jenis baju sampai penerapan aplikasi tambahan. Selain itu, jenis model kaos pun biasanya memiliki potongan yang simple sehingga nyaman untuk dikenakan sehari-hari. Dikarenakan kepraktisannya, maka banyak tersedia jenis model kaos pria dan wanita.

Kaos dikenal juga dengan istilah T-shirt (tee shirt atau tee) adalah sebuah jenis baju yang dapat digunakan oleh pria dan wanita yang namanya diambil dari bentuk badan dan lengan menyerupai huruf T. Biasanya dikaitkan dengan lengan pendek, garis leher yang bulat (crew neck) tanpa kerah. T-shirt umumnya terbuat dari bahan yang ringan, terjangkau dan mudah dibersihkan.

Jenis Model Kaos

Pada awalnya jenis model kaos ini hanya memiliki satu macam, berupa pakaian dalaman yang dinyatakan oleh angkatan laut AS pada perang antara Spanyol dan Amerika sekitar Tahun 1898-1913. Yaitu jenis model kaos dengan leher bulat, berlengan pendek dan berwarna putih yang dikenakan sebagai dalaman seragam. Lalu menjadi umum dikenakan oleh para pelaut dan marinir, pada awal menggunakan kapal selam dan cuaca tropis untuk membuka baju seragam dan hanya mengenakan baju kaos tersebut.

Tak lama kemudian jenis model kaos ini menjadi populer sebagai pakaian dalaman untuk para pekerja di berbagai industri. Dikarenakan kepraktisannya, model baju kaos ini menjadi banyak dikenakan oleh berbagai kalangan dan tidak lagi menjadi pakaian dalaman. Lalu muncul macam macam kaos lengan panjang, sebagai evolusi dari kaos lengan pendek ini.

Seiring perkembangan dunia fashion, maka bermunculanlah jenis model kaos yang lebih berwarna. Sekarang ini dapat kita temui macam macam kaos distro, seperti V-Neck, U-Neck, Turtleneck, Raglan dan lainnya dengan macam macam desain kaos dan bahan kaos yang beragam. Umumnya model baju kaos diberi hiasan tambahan berupa gambar atau tulisan menggunakan sablon maupun bordir meskipun jarang.

Di antara berbagai jenis model kaos tersebut, terdapat kaos yang umumnya sering digunakan. Yuk, mari kita simak model-modelnya.

Kaos Crew Neck

Kaos Crew NeckKaos Crew Neck atau crew neck t-shirt merupakan sebuah jenis kaos yang sering ditemukan biasa disebut dengan kaos oblong adalah kaos yang memiliki garis leher yang bulat tanpa kerah dan biasanya berlengan pendek.

Kaos V-Neck

Kaos V-NeckKaos v-neck adalah sebuah jenis kaos yang memiliki lubang leher bagian depan berbentuk huruf “V” dengan garis ribs yang bersiku pada bagian dada atas.

Kaos TurtleNeck

Kaos TurtleneckKaos TurtleNeck adalah sebuah jenis kaos yang memiliki lubang leher bulat dengan ribs yang panjang mendekati kerongkongan. Kaos ini juga memiliki model kaos turtleneck wanita dan pria.

Kaos Ringer

Kaos RingerKaos Ringer atau ringer t-shirt adalah sebuah kaos yang memiliki tambahan bahan yang berbeda dengan badan pada keliman tepi leher dan tangan.

Kaos Raglan

Kaos RaglanKaos raglan adalah sebuah jenis kaos yang memiliki potongan warna yang berbeda antara badan dan lengan, serta jahitan yang menyatukan antara lengan dan badan berpola miring dari ketiak sampai leher sebelah bahu.

Kaos Henley

Kaos HenleyKaos henley adalah sebuah jenis kaos tanpa kerah, dengan karakteristik memiliki placket dibawah bulatan leher dengan panjang sekitar 3-5 inci (8-13 cm) dan biasanya memiliki 2-5 buah kancing. Kaos Henley pada dasarnya menyerupai kaos Polo tanpa kerah yang bisa berlengan pendek atau panjang. Jenis kaos henley sangat bagus ketika dikenakan dengan jenas, celana bahan, celana khaki, kargo atau celana untuk acara-acara resmi kasual dan semi-formal.

Kaos Polo

Kaos PoloKaos polo atau dikenal juga sebagai polo shirt adalah sebuah jenis kaos dengan kerah, memiliki placket dengan dua atau tiga kancing dan saku di dada kiri sebagai opsi tambahan. Ketiga istilah tersebut merupakan ciri khas yang dapat digunakan untuk menggambarkan pengertian dari kaos polo. Pada umumnya kaos polo dikenal sebagai baju golf dan tenis.

Demikianlah ulasan mengenai jenis model kaos. Apabila anda ingin membuat salah satu model baju di atas silahkan untuk mengunjungi Konveksi Kaos.
Semoga bermanfaat.

Jenis Jenis Topi

Jenis Jenis Topi
Galerikonveksi51.com – Jenis jenis topi memiliki macam-macam model yang terkadang terdapat kemiripan ragam dengan nama yang berbeda. Untuk istilah penyebutan nama jenis jenis topi pun bisa berbeda di beberapa daerah. Dikarenakan ragam jenis topi terkadang memiliki kemiripan, maka untuk membedakan satu dengan yang lainnya dibutuhkan pengetahuan tentang nama nama topi dan gambarnya.

Topi adalah suatu jenis penutup kepala yang berfungsi untuk melindungi kepala dari panas terik matahari ataupun udara dingin, serta dapat dijadikan sebagai pelengkap pakaian yang dapat memiliki tujuan seperti fashion maupun kegiatan atau acara tertentu.

Penggunaan topi dimaksudkan untuk beberapa alasan. Umumnya digunakan sebagai aksesoris pakaian. Dalam beberapa upacara seremonial dan keagamaan penggunaan jenis topi tertentu menjadi keharusan. Di dunia militer, fungsi dari jenis jenis topi dapat menyatakan tingkat dan kepangkatan seorang pasukan.

Jenis Jenis Topi

Keragaman jenis jenis topi terjadi seiring dengan banyaknya kebudayaan dan perkembangan fashion. Setiap jenis topi memiliki keragaman karakteristik tersendiri, namun secara umum bentuk sebuah topi, yaitu:

  • Memiliki penutup kepala bagian atas,
  • Dapat memiliki bagian tepi topi yang dapat berjumlah satu atau lebih.
Bagian Bagian Topi

Bagian-Bagian Topi

Dikarenakan banyaknya jenis jenis topi dan perkembangan fashion selalu menghadirkan model topi terbaru , maka pada kesempatan ini kita hanya akan membahas model yang sering digunakan saja.

Jenis-Topi-Baseball-Snapback-Trucker

Jenis Topi Baseball

Topi bisbol atau baseball cap adalah sebuah topi yang lentur dengan bagian atas topi melingkar dan terdapat kancing di tengahnya serta memiliki lidah (visor) melengkung yang kaku di depan. Pada model topi bisbol biasanya pada bagian atas depan topi (crown) terdapat bordir logo tim olahraga, nama brand atau desain tertentu. Pada bagian belakang topi bisbol dapat dipasang pengencang seperti karet, gesper berlubang atau velcro.

Jenis Topi Snapback

Topi snapback adalah sebuah topi yang memiliki lingkaran kepala sedikit besar, lidah topinya datar dan pada bagian belakangnya terdapat gesper berlubang sejajar satu atau dua baris yang berfungsi untuk mengatur besaran lingkaran topi.

Jenis jenis topi snapback termasuk ke dalam topi baseball, tetapi memiliki kain keras pada bagian depan topinya yang biasanya menggunakan kain keras impor. Karena bagian depannya yang keras apabila akan dipasang bordir membuat prosesnya cukup rumit, sehingga jenis topi keren ini biasanya ditemui pada etalase jenis jenis topi distro dengan harga yang relatif.

Jenis Topi Trucker

Topi trucker juga dikenal sebagai topi jala atau jaring adalah sebuah topi yang memiliki ciri khas jaring berlobang lima, tiga atau bulat pada panelnya dan tombol di bagian atasnya, dengan lidah topi yang melengkung dan bagian depan (crown) terbuat dari bahan busa.

Pada model topi trucker biasanya terdapat logo atau tulisan-tulisan pada bagian depannya dengan bahan busa yang berdiri tegak dan kaku, sehingga membuat trucker hat lebih tinggi dari kebanyakan topi baseball. Ada gesper yang terbuat dari plastik di belakang. Desain topi trucker dimaksudkan untuk kenyamanan pemakainya yang membuat topi lebih sejuk dari matahari atau cuaca panas.

Jenis Topi Kupluk

Jenis Topi Kupluk

source: pinterset.com

Kupluk adalah sebuah topi yang melingkari kepala secara penuh dan tidak bertepi atau tanpa lidah (visor), berfungsi untuk melindungi kepala dari cuaca dingin. Belum diketahui secara pasti dari mana masyarakat kita mengenal istilah “kupluk”.

Di negara-negara barat, jenis jenis topi kupluk ini dikenal dengan istilah beanie, knit cap / knit hat, skully, touques dan masih banyak nama-nama lainnya mengacu kepada kebiasaan penamaan di negara tertentu. Setelah ditelusuri mereka pun tidak mempermasalahkan istilah-istilah tersebut, akan tetapi yang menjadi dasar penamaannya adalah dari cara pembuatan, bentuk, tujuan dan kekencangan lingkar penutup kepala tersebut (disadur dari berbagai sumber).

Jenis Topi Bowler-Fedora-Porkpie-Homburg-Trilby

source: baileyhats.com,  optimo.com, hatsandcaps.co.uk, villagehatshop.com

Jenis Topi Fedora

Topi fedora adalah sebuah topi yang biasanya terbuat dari bahan felt (kain tebal dari bulu halus) dengan pinggiran (brim) lebar dan bagian crown berlekuk yang biasanya berkerut memanjang ke bawah crown sebatas bagian depan di kedua sisinya.

Jenis Topi Trilby

Jenis Topi Trilby

source: myfcso.us

Topi Trilby adalah sebuah topi yang memiliki brim pendek yang pada bagian depannya miring ke bawah dan bagian belakangnya miring ke atas. Model topi trilby mirip dengan topi fedora, tetapi memiliki brim yang lebih pendek.

Jenis Topi Bowler

Jenis Topi Bowler

source: fashiontrendseeker.com

Topi bowler (bowler hat) adalah sebuah topi yang terbuat dari bahan felt (kain tebal dari bulu halus) dengan brim yang melingkar sedikit mengangkat dan memiliki fungsi proteksi serta memiliki daya tahan yang lama. Model topi bowler ini juga dikenal di US sebagai Bob Hat, Bombin atau Derby Hat.

Jenis Topi Homburg

Topi homburg adalah topi resmi berbahan felt dengan ciri memiliki bagian tengah atas crown yang penyok (disebut “gutter crown”), brim menyatu yang kaku berbentuk “kettle curl” dan tipis. Model topi homburg memiliki band yang terbuat dari bahan grosgrain.

Jenis Topi Porkpie

Topi Porkpie adalah sebuah topi yang memiliki crown berbentuk oval dan datar serta terdapat band. Model topi pork pie berasal dari pertengahan abad ke-19 dan sering dikaitkan dengan pemain Jazz. Topi pork pie disebut juga sebagai Be-Bop Hat.

Jenis Bucket Hat dan Topi Rimba

source: theodysseyonline.com, amazon.com

Bucket Hat

Bucket hat adalah sebuah topi yang didesain dengan pinggiran (brim) lebar dan miring ke bawah. Biasanya bucket hat terbuat dari bahan katun tegas seperti denim atau kanvas, dengan dua lubang logam yang dipasang pada setiap sisi topi untuk ventilasi. Topi bucket hat juga dikenal sebagai session hat, fisherman’s hat atau irish country hat.

Jenis Topi Rimba

Topi rimba adalah sebuah topi dengan bentuk pinggiran (brim) lebar yang biasa digunakan oleh pasukan militer, desainnya mirip dengan bucket hat tetapi dengan brim yang lebih kaku. Seringkali terdapat band kain yang dijahit di sekitar crown topi dan terdapat lubang logam yang dimaksudkan untuk mengikatkan alat kamuflase seperti dedaunan. Terdapat tali untuk mencegah topi terlepas. Topi rimba disebut juga sebagai boonie hat atau giggle hat.

Jenis Topi Ascot Flat Cap Newsboy

source: bluemaize.net, aliexpress.com, mysweetcharity.com

Flat Cap

Flat cap adalah sebuah topi bulat dengan brim kecil yang kaku di depannya. Flat cap juga dikenal sebagai Cabbie Cap, Longshoreman’s Cap, Cloth Cap, Scally Cap, Wigens Cap, Ivy Cap, Derby Hat, Jeff Cap, Duffer Cap, Duckbill Cap, Driving Cap, Bicycle Cap, Irish cap, Newsboy Cap, Crook Cap, Joao’s Hat, Sixpence atau Paddy Cap dan di beberapa negara dikenal sebagai Bunnet, di Wales sebagai Dai Cap dan di New Zealand sebagai Cheese-Cutter.

Jenis Topi Ascot

Topi Ascot adalah sebuah topi yang mirip dengan driver cap, tapi dengan bentuk lebih kokoh dan bulat. Topi Ascot kadang-kadang disebut sebagai Cuffley Caps.

Jenis Topi Newsboy

Topi newsboy adalah sebuah topi dengan brim kecil yang kaku di depannya namun lebih bulat dan penuh daripada flatcap dan memiliki tombol di atasnya serta terkadang memiliki kancing untuk merekatkan bagian brim dengan bagian atas topi (crown).

Topi newsboy disebut juga sebagai Baker Boy, Bandit Cap, Apple Cap, Eight Piece Cap, Eight Panel, , Cabbie, Jay Gatsby (dari film The Great Gatsby), Fisherman’s Cap, Pageboy, Applejack Hat, Lundberg Stetson, Chiz Hat, dan Poor Boy Cap.

Jenis Topi Panama dan Boater

souce: thegenuinepanamahats.com, pinterest.com

Jenis Topi Panama

Topi Panama adalah sebuah topi tradisional dengan brim yang terbuat dari jerami tradisional (toquilla) berasal dari Ekuador. Model topi panama biasanya berwarna terang, ringan dan sejuk. Topi panama sering dipakai sebagai aksesori untuk pakaian musim panas, seperti yang terbuat dari linen atau sutra. Dimulai sekitar pergantian abad ke-20, jenis topi panama mulai dikaitkan dengan pantai dan daerah tropis.

Jenis Topi Boater

Topi Boater adalah sebuah topi musim panas resmi untuk pria, yang terbuat dari jerami sennit kaku dan memiliki crown dan brim yang datar serta kaku dan biasanya dengan band berbahan grosgrain di sekitar crown. Model topi boater populer sebagai tutup kepala santai untuk musim panas di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama untuk berperahu atau berlayar sesuai namanya.

Topi boater juga dikenal dengan istilah Straw Boater, Basher, Skimmer, Cady, Katie, Canotier, Somer, Sennit Hat dan di Jepang dikenal sebagai Can-Can Hat.

Jenis Topi Cowboy

Jenis Topi Cowboy

source: ranker.com

Topi koboi adalah sebuah topi yang memiliki crown yang tinggi dengan brim yang melingkar lebar dan dikenal untuk mendefinisikan bagian dari pakaian koboi Amerika Utara. Bentuk crown dan brim pada topi koboi sering diubah oleh pemakainya untuk fashion dan untuk melindungi terhadap cuaca.

Demikianlah ulasan mengenai jenis jenis topi. Bila ingin menambah wawasan mengenai bahan topi silahkan untuk lihat di jenis kain topi.

Semoga informasi mengenai jenis jenis topi dapat menjadi bahan referensi bagi anda. Apakah sedang mencari model-model topi untuk pria dan wanita. Atau sedang mencari jenis topi pria yang cocok untuk wajah bulat atau tirus. Atau mungkin biasanya bagi wanita sedang mencari model topi wanita terbaru.

Bila anda membutuhkan jasa pembuatan topi, silahkan untuk mengunjungi Konveksi Topi.

Semoga bermanfaat.